• Tentang Kami
Friday, October 9, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Tambah 4, Kini Universitas Syiah Kuala Punya 181 Profesor

SAGOE TV by SAGOE TV
December 11, 2024
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Tambah 4, Kini Universitas Syiah Kuala Punya 181 Profesor

Pengukuhan empat profesor baru di Universitas Syiah Kuala, Selasa (10/12/2024). Foto: dok. USK

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE | BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala mengukuhkan empat profesor baru dari berbagai bidang keilmuan melalui sidang terbuka senat, Selasa (10/12/2024). Pengukuhan dipimpin oleh Ketua Senat Akademik Universitas, Prof Abubakar, di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Kota Banda Aceh.

Keempat profesor baru yang dikukuhkan tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Alfizar, M.Sc, Prof. Dr. dr. Azharuddin, Sp.OT., K-Spine. FICS, Prof. Dr. Ir. Gina Erida, M.Si, dan Prof. Dr. Ramayanty Bulan, S.T., M.Si.

BACA JUGA

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemerintah Aceh dan DPRA Siap Bahas RAPBA

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Marwan, mengaku bersyukur dengan laju pertumbuhan profesor, yang selama ini cukup tinggi. Saat ini jumlah profesor di USK sebanyak 181 orang atau 9,09 persen dari jumlah dosen secara keseluruhan.

“Alhamdulillah, beberapa hari lalu, kita mendapatkan informasi 22 calon profesor sudah mendapatkan rekomendasi dari 44 calon yang telah kita usulkan. Kita doakan selebihnya akan mendapatkan kabar baik juga dalam beberapa hari kedepan ini,” ujarnya.

Dia berharap bahwa para profesor di USK, termasuk yang baru dikukuhkan itu akan mampu mengangkat martabat kampus USK di pentas nasional dan internasional melalui kepakaran mereka masing-masing, untuk memecah masalah yang dihadapi masyarakat dan bangsa ini.

Dijelaskan bahwa, profesor pertama yang kepakarannya sangat dibutuhkan adalah Prof Alfizar. Risetnya menawarkan solusi yang paling efektif untuk mendukung ketahanan pangan nasional, serta upaya bersama mewujudkan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

“Prof Alfizar berupaya mengkaji inkorporasi endofit pada budidaya padi dengan System of Rice Intensification (SRI) Organik, untuk mencegah insiden penyakit tanaman sehingga mampu mendukung ketahanan pangan,” kata Marwan.

Kajian Prof Alfizar sangatlah penting untuk ditindaklanjuti. Apalagi saat ini tuntutan kebutuhan pangan terus meningkat, namun di sisi lain persoalan kerusakan lingkungan terus mengancam kita.

Selanjutnya, Prof Azharuddin. Melalui kepakarannya di bidang Ilmu Bedah Ortopedi dan Traumatology, dokter ini mencurahkan kepakarannya untuk menjaga ketahanan tubuh. Ia mengkaji tatalaksana holistic masalah tulang belakang (SPINE).

Tanpa penanganan yang holistik maka masa depan anak-anak yang menderita infeksi TBC tulang belakang akan suram. Mereka akan mengalami kelumpuhan sepanjang hidupnya, tidak jarang mengalami kematian.

“Kepakaran dan kajian Prof Azharuddin sangatlah penting bagi kita semua. Khususnya bagi Aceh yang saat ini hanya memiliki tiga orang dokter spesialis ortopedi subspesialis tulang belakang. Di mana satu di antaranya adalah Prof Azharuddin,” jelas Rektor USK.

Kemudian, Prof Gina yang pakar di Ilmu Gulma. Risetnya tentang alelopati sebagai alternatif pengendalian gulma pada pertanian berkelanjutan. Selama ini, pengendalian gulma lebih sering dilakukan secara konvensional atau dengan penggunaan herbisida.

“Prof Gina Erida menawarkan cara yang paling efektif dan lebih ramah lingkungan dalam mengendalikan gulma dengan menggali potensi senyawa yang berasal dari tumbuhan (alelokimia), melalui proses alelopati untuk dapat dimanfaatkan sebagai bioherbisida,” sebutnya.

Kajian Prof Gina ini dapat mendukung kelestarian lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Terakhir, Prof Ramayanty yang selama ini telah mendedikasikan hidupnya pada Bidang Ilmu Teknologi Rekayasa Mesin. Ia berupaya mengembangkan teknologi rekayasa mesin pertanian dan melakukan simulasi desain mesin berbasis sumber daya lokal Aceh.

“Dalam kajiannya, Prof Ramayanty mencontohkan penerapan teknologi rekayasa mesin untuk mendukung produksi pinang di Aceh,” ujarnya.

Sebab selama ini pinang adalah salah satu sumber daya lokal Aceh yang sangat potensial, namun para petani pinang masih menggunakan cara tradisional dalam proses produksinya.

Mulai dari pembelahan buah pinang segar dengan pisau atau “parang”, pengeringan yang langsung dengan matahari, hingga pengupasan yang dilakukan secara manual. Hal ini menjadikan kapasitas produksi pinang sangat terbatas dari setiap usaha tani tersebut.

“Kajian Prof Ramayanty ini patut menjadi perhatian, khususnya para pemangku kebijakan yang ingin meningkatkan kesejahteraan petani dari berbagai sektor komoditas unggulan khususnya di Aceh,” jelasnya.

Lebih jauh, Prof Marwan mengungkapkan, peran para profesor atau guru besar menjadi krusial dikarenakan keunggulan keilmuan yang dimiliki masing-masing.

Keunggulan individual profesor akan sangat berarti jika dapat berkolaborasi internal dan eksternal, membangun semangat kolektif institusional dalam berkarya. Melalui kerja keras, Universitas Syiah Kuala tidak hanya berkontribusi bagi Aceh dan Indonesia, tetapi juga turut membawa nama bangsa ke panggung global.

“Pencapaian ini diwujudkan dalam kontribusi nyata USK untuk pengembangan ilmu pengetahuan global. Bidang Earth and Planetary Science, Physics and Veterinary menjadi kontributor utama dalam peningkatan reputasi ini, termasuk 1000 besar global menurut Scimago Institution Rankings,” ujar Marwan. []

Tags: AcehGuru BesarkampusProfesorUniversitas Syiah KualaUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemerintah Aceh dan DPRA Siap Bahas RAPBA
News

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemerintah Aceh dan DPRA Siap Bahas RAPBA

by SAGOE TV
October 8, 2026
Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku
News

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

by SAGOE TV
October 8, 2026
Siswa SD IT Qur’ani Belajar Tim SAR Basarnas
News

48 Siswa SD IT Qur’ani Belajar Jadi Tim SAR, Coba Perahu Karet hingga Flying Fox di Basarnas

by SAGOE TV
October 8, 2026
Teknologi Satelit Jepang Diuji di Museum Tsunami Aceh, Antisipasi Lumpuhnya Komunikasi saat Bencana
News

Teknologi Satelit Jepang Diuji di Museum Tsunami Aceh, Antisipasi Lumpuhnya Komunikasi saat Bencana

by SAGOE TV
October 8, 2026
Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran
News

Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran

by SAGOE TV
October 6, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Tuntut Kejelasan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Tuntut Kejelasan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual

October 6, 2026
Mahasiswa UIA Juara 1 Lomba Melukis HUT ke-27 Bireuen

Mahasiswa UIA Juara 1 Lomba Melukis HUT ke-27 Bireuen

October 5, 2026
Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

October 8, 2026
Publik dalam Bayang Militerisme Urban

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

October 5, 2026
Kisah Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dengan IPK 3,80 dan 3,78

Kisah Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dengan IPK 3,80 dan 3,78

October 6, 2026
LPS bayar klaim nasabah BPRS Aceh

LPS Bayar Rp46,80 Miliar Klaim Nasabah 4 BPRS di Aceh

October 8, 2026
Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran

Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran

October 6, 2026
Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

October 4, 2026
Pickleball Aceh Sukses Gelar Kejurda Perdana, Bidik KONI dan Jaring Bibit Atlet

Pickleball Aceh Sukses Gelar Kejurda Perdana, Bidik KONI dan Jaring Bibit Atlet

October 5, 2026

EDITOR'S PICK

Pj Gubernur Dampingi Presiden Jokowi Resmikan 18 Venue PON XXI di Aceh

Pj Gubernur Dampingi Presiden Jokowi Resmikan 18 Venue PON XXI di Aceh

September 10, 2024
Magister PBA UIN Ar-Raniry Raih Akreditasi Unggul

Magister PBA UIN Ar-Raniry Raih Akreditasi Unggul

May 9, 2025
Selesai Bertugas di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, 450 Prajurit TNI Kembali ke Aceh

Selesai Bertugas di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, 450 Prajurit TNI Kembali ke Aceh

October 21, 2024
Persiraja Lolos ke Babak 8 Besar Liga 2

Persiraja Tetap Serius Jalani Dua Laga Sisa Meski Sudah Lolos Babak 8 Besar

December 30, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.