• Tentang Kami
Sunday, April 19, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Malam Puasa 11, Selalu Merawat Daya

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
March 13, 2025
in Ramadhan
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Pandai Merasa Bukan Merasa Pandai

Dr. Sulaiman Tripa. Foto: Dok Bandar Publishing

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu tampilan ibadah saat bulan Puasa adalah pada shalat tarawih –shalat sunat yang hanya ada di bulan ini. Ada masjid yang semakin padat. Tidak sedikit masjid yang semakin sepi. Sedang menunjukkan performa menurun. Jika didalami lebih jauh, ada peran lain yang sepertinya didesain, yakni soal kreativitas. Mengapa ada masjid yang jamaahnya bertahan, atau malah bertambah, karena ada sesuatu yang diikat oleh para takmirnya. Ada rumus yang dioperasionalkan.

Dari seorang pengelola masjid, saya mendapat bisikan, bahwa mereka berusaha menyesuaikan apa yang diharapkan jamaah, lalu disandingkan apa yang menjadi program masjid. Mereka yang mengelola masjid, tetap berusaha memahami aspirasi seperti apa yang diinginkan –walau tidak semua berbasis pada jamaah. Misalnya, jika jamaah masjid anak muda, diusahakan penceramah memahami persoalan anak muda. Mengajak ke masjid dengan bahasa anak muda. Demikian juga dengan imam shalat.

Kadangkala ada sesuatu yang dipadukan agar jamaah tidak berkurang. Dan yang lebih penting, menarik dan memberi rasa percaya diri ke semua orang bahwa ke masjid itu keren. Mereka yang beribadah itu keren. Bukan sebaliknya, mereka berpikir justru ketika nongkrong di luar sana, saat orang lain beribadah, dianggapnya sebagai keren.

BACA JUGA

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

Tantangan lain dalam menjaga kondisi ini adalah pada semangat. Harus dipikirkan stimulus apa yang memungkinkan tiap waktu orang akan hadir ke masjid. Maka kondisinya tidak lepas dari kondisi fisik dan mental yang naik turun. Seseorang memiliki fisik dan mental yang naik turun. Selalu harus ada yang dilakukan ketika fisik dan mental itu berada di bawah. Kebutuhan penting untuk menjaga agar fisik dan mental berjalan sebagaimana diinginkan dan bisa diatur, namanya daya.

Baca Juga:  DKMA Banda Aceh Gelar Santunan Meugang untuk 300 Anak Yatim dan Fakir Miskin

Kondisi daya tidak boleh dianggap sederhana. Dengan berbagai hal yang kita alami, daya menurun. Akibatnya bisa saja kreativitas yang berkurang. Kualitas lalu menjadi rendah. Daya atau energi yang diperbarui akan menambah semangat baru dalam beribadah. Dalam berbagai hal, semangat ini sangat dibutuhkan. Stamina yang standar harus dijaga, agar apa yang disebut sebagai standar kualitas juga akan terjaga.

Saya memiliki pengalaman sederhana. Suatu kali, ketika pulang ke kampung halaman, saya transit di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Jakarta. Dari berbagai jalur penerbangan, ketika mau ke pulau kita, rasanya harus melewati bandar udara ini. Kondisi bandara sudah sangat padat. Dengan antre pesawat yang mau turun dan terbang, apalagi pada jam-jam sibuk, membutuhkan waktu lama. Untuk menunggu antre, ketika pada jam-jam sibuk, bisa hampir satu jam dalam pesawat. Apalagi kondisi penumpang kebanyakan di tempat kita yang sedikit susah diatur. Diminta naik lewat pintu belakang ia naik lewat pintu depan, dan sebaliknya. Akhirnya seperti papasan angkutan kota di jalan terminal yang sedang ramai, antrean terjebak dengan kondisi penumpang yang berjalan dua arah. Kondisi terlambat pesawat juga menambah kondisi fisik berlipat-lipat.

Saya punya pengalaman menarik dari satu maskapai. Mereka mengatur penumpang yang naik sangat apik. Dengan hanya menyediakan satu pintu depan, kru mereka bisa mengarahkan agar nomor kursi paling jauh yang naik terlebih dahulu. Maka di tangga atau di jalur tengah kursi, tidak terjadi penumpukan orang. Semua berjalan tertib. Untuk maskapai semacam ini, tidak butuh waktu lama mengatur posisi penumpang. Tetapi sekali lagi, catatannya, penumpang juga harus mengikuti pengaturan ini. Jika saja ada satu atau beberapa orang yang tidak mau mengikuti apa yang diatur seperti ini, maka kondisi juga bisa kacau.

Baca Juga:  Kapolda Aceh: Ramadhan Momentum Perkuat Keimanan dan Keamanan

Kondisi ini menandakan bahwa perwujudan hidup tertib bisa dilakukan dalam berbagai ruang. Seharusnya, untuk hidup tertib tidak perlu ada intervensi pihak lain. Jika semua orang sadar akan kegunaan tertib, maka semua bisa berjalan sebagaimana garisnya. Tidak perlu sikat-sikut.

Dengan padatnya penerbangan, ada hal lain yang juga sudah tertata. Banyak kebutuhan penumpang yang sudah diperkirakan. Satu kebutuhan kecil, tetapi fatal, misalnya adalah daya baterai telepon genggam –atau semacamnya. Kondisi kekurangan atau kehabisan baterai bisa dialami oleh siapa saja dan dalam waktu kapan saja. Bisa dibayangkan ketika baterai habis dalam kebutuhan santing. Ingin mengirim satu email penting untuk memberi jawaban surat penting kepada orang penting, lalu tiba-tiba baterainya habis, apa yang terjadi? Orang yang ditunggu deadline, ketika berjam-jam dihabiskan untuk mengetik laporan, namun habis baterai ketika mau mengirim.

Jelas bahwa kebutuhan baterai tidak boleh dianggap sederhana. Makanya di berbagai tempat umum, sudah disediakan tempat menambah daya baterai. Tempat charge. Termasuk di ruang tunggu bandar udara, banyak lubang-lubang penyedia arus disediakan. Pengguna tinggal mengoneksi kabelnya ke alat komunikasi. Dalam kondisi sedang menunggu, bisa dimanfaatkan untuk menambah daya ini. Sebagaimana kebutuhan energi yang lain, daya untuk energi baterai alat komunikasi juga sangat penting. Ia seperti kehidupan kita yang juga perlu ditambah energi dari hari ke hari.

Kebutuhan energi manusia dalam menjalani kehidupannya tidak boleh dianggap sederhana. Sangat penting, terutama untuk mencapai kualitas kehidupan yang selalu lebih baik dari sebelumnya. Kehidupan yang berkualitas yang selalu meningkat dari masa ke masa, selalu didukung oleh seberapa besar kita melakukan penambahan daya energinya untuk ini. Menambah energi akan membuat tenaga semakin kuat, tekad semakin kokoh, dan semangat menjadi lebih segar. Jangan anggap remeh.

Baca Juga:  Malam Puasa 29, Apa yang Membekas dari Puasa Kita?

Dengan demikian, daya itu selalu dibutuhkan. Kekuatan itu butuh penyegaran. Stamina yang kita miliki harus mampu terjaga sedemikian rupa. Dengan cara apa semua itu dijaga? Salah satu melalui recharge. Usaha ini butuh manajemen. Masing-masing bisa melakukannya, dengan kemauan yang keras. Orang-orang yang akan surut saat mentok, terbentur hambatan dan tantangan lalu memilih jalan pulang kembali, tidak bisa menjadi kekuatan penyegar semacam ini. Saat ada kekuatan sering orang bergerak luar biasa, namun saat yang lain, lemah lunglai tak berdaya. Kondisi inilah yang seyogianya tidak terjadi dalam beribadah.

Kita membutuhkan manajemen yang memahami bagaimana daya itu dikelola. Kreativitas muncul dengan kemampuan dan kemauan memahami orang-orang yang disekelilingnya. Menghadirkan orang ke masjid sangat penting, agar ada kesempatan untuk berbicara kepada semua orang dari hati ke hati.
Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.

[es-te, Senin, 10 Puasa 1446, 10 Maret 2025]

Tags: ArtikelDr Sulaiman TripaMalamPuasaRamadhan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari
Ramadhan

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

by Husaini
February 24, 2026
Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh
Ramadhan

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

by SAGOE TV
February 19, 2026
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 30, Selesaikanlah Urusan dengan Manusia

by Sulaiman Tripa
March 29, 2025
Dr Sulaiman Tripa
Ramadhan

Malam Puasa 29, Apa yang Membekas dari Puasa Kita?

by Sulaiman Tripa
March 28, 2025
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 28, Belajar Mengelola Nafsu

by Sulaiman Tripa
March 27, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

April 13, 2026
Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

April 18, 2026
PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

April 12, 2026
Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 2: Ketika Ruang Diuji, Bukan Hanya Diisi

April 11, 2026
Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

April 17, 2026
Prof Eka Srimulyani kuliah tamu di Seoul National University, Korea Selatan, membahas riset generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-Pop.

Prof Eka Srimulyani Kuliah Tamu di Seoul National University, Bahas Generasi Muda Muslim dan K-Pop

April 18, 2026
Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

April 16, 2026
Persiraja Kalah Dramatis 3-4 dari Adhyaksa FC, Jaya Hartono Soroti Tambahan Waktu

Persiraja Kalah Dramatis 3-4 dari Adhyaksa FC, Jaya Hartono Soroti Tambahan Waktu

April 13, 2026

EDITOR'S PICK

FTK UIN Ar-Raniry FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Konsulat KBRI Thailand Bahas Program PPKPM Internasionaldan Konsulat KBRI Thailand Bahas Program PPKPM Internasional

FTK UIN Ar-Raniry dan Konsulat KBRI Thailand Bahas Program PPKPM Internasional

February 8, 2026
Wakil Gubernur Aceh Naik Haji, Dilepas dengan Prosesi Peusijuek oleh Ulama

Wakil Gubernur Aceh Naik Haji, Dilepas dengan Prosesi Peusijuek oleh Ulama

June 2, 2025
Yayasan, Memberi, dan Salah Kaprah yang Terlanjur Akut

Yayasan, Memberi, dan Salah Kaprah yang Terlanjur Akut

May 23, 2025
Pj Gubernur Safrizal Ajak Pengurus Prima DMI Makmurkan Masjid di Aceh

Pj Gubernur Safrizal Ajak Pengurus Prima DMI Makmurkan Masjid di Aceh

January 25, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.