• Tentang Kami
Saturday, August 8, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Alam Peudeung: Simbol Kedaulatan dan Marwah Aceh yang Tak Lekang Zaman

SAGOE TV by SAGOE TV
June 23, 2026
in Podcast
Reading Time: 2 mins read
A A
0
M Adli Abdullah

M Adli Abdullah. Foto: dok. Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BACA JUGA

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

BANDA ACEH | SAGOETV –  Di antara berbagai warisan sejarah yang dimiliki Aceh, Alam Peudeung menempati posisi yang sangat istimewa. Bagi sebagian orang, ia mungkin hanya tampak sebagai selembar bendera merah dengan simbol pedang, bulan sabit, dan bintang. Namun bagi masyarakat Aceh, Alam Peudeung jauh lebih dari itu: ia adalah representasi identitas, kedaulatan, dan marwah yang diwariskan sejak masa Kesultanan Aceh Darussalam.

Alam Peudeung bukan sekadar simbol masa lalu. Ia merekam perjalanan panjang Aceh sebagai sebuah bangsa yang pernah berdiri tegak sebagai kekuatan penting di kawasan Asia Tenggara. Warna merah yang menyala dan lambang pedang yang melintang mengandung pesan keberanian, kehormatan, serta tekad untuk menjaga jati diri.

Secara etimologis, kata alam berasal dari bahasa Arab yang berarti bendera atau panji, sementara peudeung dalam bahasa Aceh berarti pedang. Perpaduan keduanya melahirkan simbol yang tidak hanya merepresentasikan kekuatan fisik, tetapi juga kekuatan moral dan spiritual rakyat Aceh.

Warna merah pada Alam Peudeung melambangkan keberanian dan semangat juang yang tak pernah padam. Pedang menjadi simbol kesiapan mempertahankan kehormatan dan kedaulatan. Sedangkan bulan sabit dan bintang menegaskan eratnya hubungan identitas Aceh dengan nilai-nilai Islam yang menjadi fondasi kehidupan masyarakatnya.

Dalam perspektif sejarah, Alam Peudeung juga memiliki keterkaitan erat dengan hubungan diplomatik antara Kesultanan Aceh dan Kesultanan Utsmaniyah pada abad ke-16. Pada masa itu, Aceh menjalin kerja sama strategis dengan Turki Utsmani untuk menghadapi ancaman Portugis di Selat Malaka. Hubungan tersebut membawa dukungan teknologi militer, persenjataan, hingga legitimasi politik yang memperkuat posisi Aceh di panggung internasional.

Dengan demikian, Alam Peudeung tidak hanya menjadi simbol lokal, tetapi juga bukti bahwa Aceh pernah menjadi bagian penting dalam jaringan geopolitik dunia Islam. Simbol ini menyimpan memori kolektif tentang bagaimana Aceh membangun relasi internasional, mempertahankan kedaulatan, dan memainkan peran strategis dalam percaturan global.

Dalam podcast Sagoe TV, akademisi dan pakar adat Aceh, M. Adli Abdullah menjelaskan bahwa Alam Peudeung dapat dipahami melalui tiga pilar utama.

“Pertama adalah pilar kedaulatan, yang menunjukkan eksistensi dan kekuatan politik Aceh sebagai entitas yang merdeka. Kedua, pilar legitimasi, yang menggambarkan keberadaan struktur kekuasaan yang sah dan diakui. Ketiga adalah pilar marwah, yakni kehormatan, harga diri, dan identitas kolektif masyarakat Aceh,” ujarnya.

Menurutnya, ketiga pilar itu menjadikan Alam Peudeung lebih dari sekadar artefak sejarah. Ia terus hidup dalam kesadaran masyarakat Aceh, menghubungkan masa lalu dengan masa kini, sekaligus menjadi inspirasi untuk masa depan.

Di era modern, nilai-nilai Alam Peudeung tidak lagi diwujudkan dalam bentuk peperangan atau ekspansi kekuasaan. Semangat itu kini dapat diterjemahkan melalui kepemimpinan yang berintegritas, penguatan identitas budaya, pembangunan pendidikan, serta keberanian menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar lokal.

“Generasi muda harus meneruskan semangat Alam Peudeung ini dengan menjadikannya sebagai manifesto perjuangan di berbagai bidang, terutama ekonomi. Belajarlah dari masa lalu, lalu terapkan secara global dengan tetap menjaga nilai-nilai lokal,” kata Adli.

Alam Peudeung pada akhirnya bukan hanya lambang kejayaan Kesultanan Aceh di masa silam, tetapi juga pengingat bahwa marwah, kedaulatan, dan legitimasi harus terus dijaga oleh generasi Aceh hari ini. Sebab sebuah bangsa akan tetap kuat selama mampu menjaga identitas, kehormatan, dan nilai-nilai yang menjadi fondasi keberadaannya.

Tags: AcehAlam PeudeungIndonesiaMakin Tahu IndonesiaMarwah AcehpodcastsejarahSimbol Kedaulatan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia
Podcast

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

by SAGOE TV
August 3, 2026
Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri
Podcast

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

by SAGOE TV
June 30, 2026
Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan Pageu Gampong dan Benteng Keluarga
Podcast

Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan ‘Pageu Gampong’ dan Benteng Keluarga

by SAGOE TV
June 30, 2026
Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh
Podcast

Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh

by SAGOE TV
June 30, 2026
Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data
Podcast

Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data

by SAGOE TV
June 26, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

Kemiskinan di Aceh Naik Jadi 12,34 Persen, Jumlah Penduduk Miskin Bertambah 10.400 Orang

August 6, 2026
Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan_Risnawati Ridwan

Pengadilan Digital dan Krisis Literasi Ketenagakerjaan

August 3, 2026
Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

Ketika Banyak Orang Mengeluh, SPS Revival Memilih Membangun

August 7, 2026
Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA, Pimpin Pengelolaan Migas Aceh

August 5, 2026
Calvin Ho

Paradoks Aceh: Mengapa Kekayaan Alam Tidak Menjadi Kemakmuran?

August 7, 2026
Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

Makna Cinta, di Antara Cut Nyak Dhien & Kahlil Gibran

August 6, 2026
MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

MTsN 2 Banda Aceh Luncurkan Tujuh Buku Karya Siswa dan Guru, Cetak Generasi Penulis Sejak Dini

August 7, 2026
Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

August 1, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026

EDITOR'S PICK

Setelah 44 Tahun, Aceh Kembali Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2028

Setelah 44 Tahun, Aceh Kembali Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2028

November 1, 2025
Sepeda Listrik GOGO Bakal Wira-wiri di Lingkungan Universitas Syiah Kuala

Sepeda Listrik GOGO Bakal Wira-wiri di Lingkungan Universitas Syiah Kuala

March 14, 2025
Gubernur Aceh Mualem Bentuk Satgas Rumah Layak Huni untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Gubernur Aceh Mualem Bentuk Satgas Rumah Layak Huni untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

July 27, 2025
Muzakir Manaf Tunjuk Bang Jack Libya sebagai Juru Bicara KPA Pusat

Muzakir Manaf Tunjuk Bang Jack Libya sebagai Juru Bicara KPA Pusat

August 6, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.