• Tentang Kami
Monday, September 14, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Allah dan CCTV, Menata Kesadaran Moral di Era Digital

SAGOE TV by SAGOE TV
February 5, 2025
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Allah dan CCTV, Menata Kesadaran Moral di Era Digital
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Tgk. Faisal Kuba, S.Pd.I

Akademisi STISNU Aceh dan Sekjend PB RTA  Aceh 

BACA JUGA

Hari Literasi, AI, dan Cara Berpikir

Lulusan Seni 2026-2030: Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh

 “Ketika diminta menjual seekor kambing secara diam-diam dengan dalih dapat berbohong kepada majikannya, sang anak menjawab, “Jika aku berbohong kepada majikanku, lalu di mana Allah?” Jawaban sederhana ini menyentak Umar dan menjadi bukti kuat bahwa iman yang tertanam sejak dini akan melahirkan kesadaran moral yang otentik”

Di era modern, pengawasan manusia telah mencapai tingkat presisi yang mengesankan. Kamera pengintai atau Closed-Circuit Television (CCTV) terpasang hampir di setiap sudut ruang publik: perkantoran, pusat perbelanjaan, lampu merah, hingga institusi pendidikan. Keberadaannya kerap dianggap sebagai alat efektif dalam mencegah pelanggaran hukum serta memastikan transparansi. Namun, fenomena yang lebih menarik muncul ketika kesadaran akan pengawasan ini dikaitkan dengan konsep teologis ihsan dan muraqabah dalam Islam.

Di kalangan generasi muda, muncul analogi bahwa pegawasan Allah merupakan CCTV Ilahi yang tidak pernah berhenti mengawasi makhluk-Nya, baik dalam keramaian maupun kesunyian. Sayangnya, dalam praktiknya, banyak individu lebih takut kepada pengawasan kamera ketimbang pengawasan Tuhan. Sebagai contoh, seorang pengendara patuh pada rambu lalu lintas saat ada kamera, tetapi dengan santai melanggar ketika tidak ada pemantauan. Fenomena ini mirip dengan slogan iklan rokok yang sinis, taat cuma kalau ada yang lihat.

Konsep ini menggambarkan adanya celah besar dalam kesadaran moral masyarakat. Jika kamera mampu mengontrol perilaku manusia di ruang publik, seharusnya kesadaran akan pengawasan Allah dapat menata akhlak dan moral individu dari akar yang paling mendalam. Dalam Islam, konsep muraqabah menekankan bahwa seorang mukmin harus senantiasa merasa diawasi oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda, “Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia pasti melihatmu.” (HR. Muslim).

Ketimpangan antara kesadaran akan pengawasan manusia dan pengawasan ilahi bukanlah fenomena baru. Sejarah mencatat bahwa kejujuran sejati hanya dapat lahir dari iman yang kokoh, bukan dari ancaman hukuman semata. Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang menguji seorang anak penggembala di padang pasir adalah contoh nyata. Ketika diminta menjual seekor kambing secara diam-diam dengan dalih dapat berbohong kepada majikannya, sang anak menjawab, “Jika aku berbohong kepada majikanku, lalu di mana Allah?” Jawaban sederhana ini menyentak Umar dan menjadi bukti kuat bahwa iman yang tertanam sejak dini akan melahirkan kesadaran moral yang otentik.

Dalam konteks kekinian, pendekatan serupa perlu ditanamkan dalam sistem pendidikan dan dunia kerja. Konsep muraqabah seharusnya diajarkan sejak dini, bukan sekadar dalam kurikulum agama, tetapi sebagai filosofi kehidupan. Anak-anak dan siswa harus memahami bahwa berperilaku baik bukan hanya karena takut dihukum atau diawasi manusia, tetapi karena ada dimensi spiritual yang lebih tinggi.

Di ranah birokrasi dan pemerintahan, kesadaran ini juga menjadi krusial. Korupsi, nepotisme, dan berbagai penyimpangan administratif kerap terjadi karena lemahnya kontrol internal serta absennya kesadaran spiritual dalam bekerja. Jika setiap individu dalam pemerintahan menerapkan prinsip ihsan, mereka akan bekerja dengan integritas bukan karena takut tertangkap audit trail, tetapi karena memahami bahwa Allah Maha Mengetahui segala hal yang mereka lakukan.

Di sinilah letak urgensi membangun budaya spiritual yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Menjadikan pengawasan Allah sebagai prinsip hidup akan melahirkan individu yang bertanggung jawab, jujur, dan bermoral tanpa perlu takut kepada CCTV atau aparat hukum. Sejarah telah membuktikan bahwa kehancuran moral suatu bangsa tidak selalu disebabkan oleh kurangnya teknologi pengawasan, melainkan oleh rapuhnya fondasi iman dan etika dalam diri individu.

Jika umat manusia lebih takut pada rekaman digital ketimbang pengawasan ilahi, maka ada yang keliru dalam sistem pendidikan, pola asuh, serta budaya sosial kita. Mengembalikan kesadaran akan keberadaan Allah dalam setiap aspek kehidupan bukan hanya perkara religius, tetapi juga kunci bagi terbentuknya masyarakat yang adil, bermartabat, dan berintegritas. CCTV hanya mampu merekam apa yang tampak, tetapi Allah menyaksikan hingga ke kedalaman niat manusia.

Kesadaran inilah yang seharusnya menjadi fondasi utama dalam menata moralitas individu di era digital. Sebab tanpa itu, manusia akan terus berputar dalam siklus kepatuhan semu—taat ketika diawasi, tetapi bebas melanggar saat merasa aman dari pantauan. Sementara, moral sejati hanya lahir dari ketundukan kepada Allah yang Maha Melihat, tanpa perlu dipaksa atau ditakut-takuti oleh kamera buatan manusia. []

Tags: akhlakArtikelEra Digitalmoralopini
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Hari Literasi, AI, dan Cara Berpikir
Opini

Hari Literasi, AI, dan Cara Berpikir

by SAGOE TV
September 9, 2026
Lulusan Seni 2026-2030 Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh
Opini

Lulusan Seni 2026-2030: Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh

by SAGOE TV
September 7, 2026
Risnawati Ridwan
Opini

Desil di Atas Kertas, Akses Pendidikan dan Kesehatan menjadi Taruhan

by SAGOE TV
September 6, 2026
Sekolah Gratis, Bersekolah Tidak: Refleksi Hardikda 2026
Opini

Sekolah Gratis, Bersekolah Tidak: Refleksi Hardikda 2026

by SAGOE TV
September 2, 2026
Setelah Dislokasi Epistemik Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK
Opini

Setelah Dislokasi Epistemik: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK?

by SAGOE TV
August 31, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

September 11, 2026
Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

September 11, 2026
Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara? Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

September 10, 2026
Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

September 12, 2026
Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

September 12, 2026
Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

September 11, 2026
Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

September 12, 2026
Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

September 11, 2026
Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Pengurus ICMI Orda Aceh Besar Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

September 7, 2026

EDITOR'S PICK

Pemain Asing Akan Ramaikan Turnamen Lantak Laju Byond Cup 2025 di Stadion H Dimurthala

Pemain Asing Akan Ramaikan Turnamen Lantak Laju Byond Cup di Stadion H Dimurthala

June 13, 2025
Banda Aceh Tegaskan Komitmen Kota Sehat di APCAT Summit

Banda Aceh Tegaskan Komitmen Kota Sehat di APCAT Summit

January 29, 2026
Inflasi Aceh Maret 2026 Capai 5,31 Persen, Dipicu Harga Pangan dan Tarif Listrik

Inflasi Aceh Maret 2026 Capai 5,31 Persen, Dipicu Harga Pangan dan Tarif Listrik

April 2, 2026
Wapres Gibran Titip Pesan untuk Pemuda Aceh Saring Informasi dan Gunakan Teknologi Digital secara Positif

Gibran Titip Pesan untuk Pemuda Aceh: Saring Informasi dan Gunakan Teknologi Digital secara Positif

August 8, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.