• Tentang Kami
Saturday, March 7, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Tujuh Nelayan Aceh Kembali ke Tanah Air Usai Ditahan di Myanmar

SAGOE TV by SAGOE TV
February 2, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Setelah menjalani masa tahanan di Myanmar, tujuh nelayan asal Aceh yang sebelumnya dituduh melanggar batas perairan negara tersebut akhirnya mendapatkan amnesti dan dibebaskan. Pemerintah Aceh pun segera mengambil langkah untuk membiayai pemulangan mereka ke tanah air.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Aliman, S.Pi., M.Si., menyatakan rasa syukur atas pembebasan nelayan tersebut. “Kami sangat gembira dan bersyukur karena tujuh nelayan asal Aceh Timur ini akhirnya dibebaskan. Sesuai arahan Bapak Pj Gubernur, Pemerintah Aceh memfasilitasi pemulangan mereka dari Myanmar ke daerah asalnya,” ujar Aliman pada Senin (27/01/2025).

BACA JUGA

Aceh Ramadan Festival Masuk KEN 2026, Penutupan Dihadiri Mendagri Tito Karnavian

77 Ribu Rumah Rusak di Aceh, Pemerintah Salurkan Bantuan Hingga Rp60 Juta per KK

Aliman mengungkapkan bahwa semua dokumen perjalanan telah diselesaikan, termasuk Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). “Alhamdulillah, SPLP mereka sudah selesai. Berdasarkan koordinasi kami dengan pihak Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Insya Allah mereka akan diterbangkan dari Yangon ke Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada 1 Februari 2025,” tambahnya.

Menurut Aliman, ketujuh nelayan tersebut saat ini sudah berada di Yangon dan dalam kondisi baik. Pemerintah Aceh telah menyiapkan semua keperluan perjalanan mereka agar dapat segera kembali ke kampung halaman masing-masing. Biaya pemulangan mereka diperkirakan mencapai Rp 30 juta dan seluruhnya akan ditanggung oleh Pemerintah Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, Aliman juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam upaya pembebasan dan pemulangan nelayan Aceh. “Kami berterima kasih kepada KBRI di Myanmar, pihak Imigrasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta anggota DPD RI yang telah memberikan bantuan maksimal dalam proses ini. Semoga semua proses pemulangan ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Aceh Mualem Bentuk Satgas Rumah Layak Huni untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Salah satu pihak yang mendapat perhatian khusus dalam upaya pemulangan ini adalah anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman Haji Uma, S.Sos. Ia disebut sangat proaktif dalam mendukung DKP Aceh untuk memastikan pemulangan para nelayan berjalan dengan baik. “Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Haji Uma atas kepedulian dan upayanya dalam membantu nelayan kita kembali ke tanah air,” ujar Aliman.

Dalam pernyataannya, Aliman juga berharap agar kasus penangkapan nelayan Aceh di perairan negara lain tidak kembali terulang di masa mendatang. Ia mengingatkan para nelayan untuk lebih berhati-hati dalam menentukan wilayah tangkapan ikan dan selalu memperhatikan batas perairan internasional.

“Mohon doa dari masyarakat Aceh agar proses ini berjalan lancar dan para nelayan bisa tiba dengan selamat di tanah air. Kita juga berharap ke depannya tidak ada lagi nelayan kita yang tertangkap karena melewati batas teritorial negara lain saat melaut. Oleh karena itu, kami akan terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai batas wilayah perairan agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Aliman.

Adapun tujuh nelayan yang dipulangkan dari Myanmar adalah sebagai berikut:

  1. Muhammad Nur (Aceh Timur) – Nahkoda
  2. Nasruddin Hamzaz (Langsa) – Anak Buah Kapal (ABK)
  3. Abdullah (Aceh Timur) – ABK
  4. Mustafa Kamal (Aceh Timur) – ABK
  5. Mola Zikri (Langsa) – ABK
  6. Zubir (Langsa) – ABK
  7. Muzakir (Aceh Utara) – ABK

Dengan kepulangan ketujuh nelayan ini, diharapkan mereka dapat kembali berkumpul dengan keluarga dan menjalani kehidupan seperti sedia kala. Pemerintah Aceh juga terus mengimbau agar nelayan lebih waspada dan mengikuti prosedur pelayaran yang sesuai dengan hukum internasional demi menghindari insiden serupa di masa mendatang. [CE/*]

Tags: acehInternasionalKelautanMyanmarNelayanPemerintah Aceh
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Aceh Ramadan Festival Masuk KEN 2026, Penutupan Dihadiri Mendagri Tito Karnavian
News

Aceh Ramadan Festival Masuk KEN 2026, Penutupan Dihadiri Mendagri Tito Karnavian

by Anna Rizatil
March 7, 2026
77 Ribu Rumah Rusak di Aceh, Pemerintah Salurkan Bantuan Hingga Rp60 Juta per KK
News

77 Ribu Rumah Rusak di Aceh, Pemerintah Salurkan Bantuan Hingga Rp60 Juta per KK

by Anna Rizatil
March 7, 2026
Jelang Idul Fitri, Pemerintah Dorong Pengungsi Aceh Segera Tempati Huntara
News

Jelang Idul Fitri, Pemerintah Dorong Pengungsi Aceh Segera Tempati Huntara

by Anna Rizatil
March 6, 2026
Mahasiswa Gambia Selesaikan Studi Magister Hidrografi di USK
News

Mahasiswa Gambia Selesaikan Studi Magister Hidrografi di USK

by Anna Rizatil
March 6, 2026
Program Magang Nasional Dinilai Jadi Jalan Masuk Kerja bagi Lulusan Baru
News

Program Magang Nasional Dinilai Jadi Jalan Masuk Kerja bagi Lulusan Baru

by Anna Rizatil
March 6, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Donasi 500 Ton Warga Aceh di Malaysia Siap Dipulangkan, KBRI Tekankan Skema NGO to NGO

Donasi 500 Ton Warga Aceh di Malaysia Siap Dipulangkan, KBRI Tekankan Skema NGO to NGO

February 6, 2026
UIN Ar-Raniry Buka Penjaringan Calon Rektor Periode 2026-2030

UIN Ar-Raniry Resmi Buka Penjaringan Calon Rektor Periode 2026-2030

March 3, 2026
YGO dan Agenda Kebudayaan Aceh di Tengah Tekanan Global

YGO dan Agenda Kebudayaan Aceh di Tengah Tekanan Global

March 3, 2026
Nyanyian 3.400 Tahun yang Masih Bisa Mengajarkan Aceh

Nyanyian 3.400 Tahun yang Masih Bisa Mengajarkan Aceh

March 7, 2026
Pendidikan Aceh Setelah Banjir Bandang: Antara Lumpur dan Harapan

Pendidikan Aceh Setelah Banjir Bandang: Antara Lumpur dan Harapan

February 24, 2026
Konflik Iran, Israel, AS Memanas, IKAT Aceh Data Warga Aceh di Timur Tengah

Konflik Iran, Israel, AS Memanas, IKAT Aceh Data Warga Aceh di Timur Tengah

March 3, 2026
Perang Timur Tengah dan Tameng APBN Kita

Perang Timur Tengah dan Tameng APBN Kita

March 3, 2026
Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

July 6, 2025
Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa

Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa

March 7, 2026

EDITOR'S PICK

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Pidie Jaya, Berpusat di Darat

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Pidie Jaya, Berpusat di Darat

June 15, 2025
Jelang Persiraja vs PSPS, Panpel Pastikan Persiapan Sudah Matang

Persiraja Ajukan Banding Terkait Sanksi 4 Laga Tanpa Penonton dari Komdis PSSI

March 20, 2025
Menjadi Pemimpin Rita Khathir

Menjadi Pemimpin

November 17, 2025
Abdya Ditunjuk Jadi Tuan Rumah MTQ Aceh ke-38 Tahun 2027

Abdya Ditunjuk Jadi Tuan Rumah MTQ Aceh ke-38 Tahun 2027

November 8, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.