• Tentang Kami
Saturday, May 2, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Etika Digital untuk Generasi Emas Aceh

SAGOE TV by SAGOE TV
March 15, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Etika Digital untuk Generasi Emas Aceh
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Adam Juliandika

(Mahasiswa Pascasarjana Magister Hukum Tata Negara, Universitas Abulyatama Aceh)

BACA JUGA

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

“Dunia digital ibarat lautan luas: penuh peluang, tapi juga badai. Membatasi akses bukanlah solusi, melainkan menyiapkan layar agar generasi muda berlayar dengan bijak. Literasi digital, pengawasan orang tua, dan dakwah bermakna menjadi mercusuar, menerangi perjalanan agar tak tersesat di arus deras informasi tanpa etika.” ( Editor )

Wacana pembatasan usia dalam pembuatan akun media sosial yang digagas Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid pada 2025 memicu perdebatan sengit. Kebijakan ini bertujuan melindungi generasi muda dari paparan konten negatif: kekerasan, pornografi, dan ujaran kebencian yang marak di dunia maya. Namun, pertanyaannya: apakah pembatasan usia cukup efektif, ataukah sekadar solusi instan yang menutup lubang tanpa benar-benar memperbaiki fondasi?

Senator Aceh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Tgk Ahmada MZ, menegaskan bahwa tingginya penetrasi media sosial di Indonesia belum diiringi literasi digital yang memadai. Data We Are Social (2024) menunjukkan bahwa dari 167 juta pengguna internet di Indonesia, 125 juta aktif di media sosial. Angka ini mencerminkan realitas baru: dunia digital bukan sekadar ruang hiburan, melainkan arena utama interaksi sosial anak-anak dan remaja.

Pembatasan usia mungkin dapat mengurangi paparan terhadap konten berbahaya, tetapi tanpa pendekatan holistik, ia hanya akan menjadi kebijakan tambal sulam. Dalam konteks Aceh—provinsi yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman—pendekatan berbasis edukasi dan pengawasan orang tua jauh lebih fundamental dibanding sekadar melarang anak membuat akun media sosial.

Bukan Sekadar Melarang

Pertama, meningkatkan Literasi Digital Pemerintah, sekolah, dan keluarga harus berkolaborasi membangun kesadaran digital sejak dini. Edukasi tentang memilah informasi, memahami dampak media sosial, dan menghindari konten negatif lebih efektif daripada sekadar membatasi akses.

Baca Juga:  Pemulangan Jemaah Haji Aceh Dimulai, PPIH Harap Semua Kloter Tepat Waktu

Kedua, peran Aktif Orang Tua Orang tua tidak cukup hanya menetapkan batasan waktu penggunaan gadget. Mereka harus menjadi teman diskusi bagi anak-anak mereka, membimbing tanpa mengontrol secara berlebihan. Pendidikan digital harus dimulai dari rumah, bukan hanya di sekolah.

Ketiga, mendorong Konten Positif Platform digital harus lebih agresif dalam mempromosikan konten edukatif dan islami yang relevan bagi generasi muda. Para kreator konten lokal di Aceh memiliki peran strategis dalam menyediakan alternatif hiburan yang tidak hanya menarik tetapi juga berisi.

Keempat, pemanfaatan Teknologi Pengawasan Aplikasi parental control dan fitur keamanan digital dapat menjadi alat bantu bagi orang tua dalam mengawasi aktivitas daring anak-anak mereka. Namun, teknologi ini hanya akan efektif jika digunakan dengan pendekatan komunikasi yang terbuka dan sehat.

Kelimat, keterlibatan Komunitas, Lingkungan dan Masyarakat harus berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman. Kampanye literasi digital, gerakan anti-hoaks, serta peningkatan kesadaran akan etika bermedia sosial harus menjadi agenda bersama.

Akhlak di Dunia Maya

Di Aceh, media sosial bisa menjadi alat dakwah yang ampuh jika digunakan dengan bijak. Islam mengajarkan kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi. Sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Isra’ ayat 36:  “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.”

Begitu pula hadis Rasulullah SAW:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dakwah di dunia digital tidak hanya berarti menyebarkan ayat dan hadis, tetapi juga membentuk ekosistem daring yang positif. Para pendakwah, akademisi, dan influencer muslim di Aceh harus aktif berkontribusi dalam membangun kesadaran digital yang selaras dengan nilai-nilai Islam.

Baca Juga:  Belajar Inovasi Layanan Perpustakaan Dari University of North Texas

Untuk Generasi Muda dan Tua

Untuk anak-anak yang bermedia sosial agar mengunakan media sosial untuk hal-hal produktif, Jangan sembarangan membagikan informasi pribadi, berhati-hatilah dalam memilih teman daring, serta laporkan konten negatif kepada orang tua atau guru.

Untuk orang tua, agar menjadi orang tua teladan dalam bermedia sosial, dampingi anak dalam memilih konten yang sesuai, batasi penggunaan gadget secara bijak, bukan otoriter, dan bangun komunikasi terbuka tentang dunia digital.

Membatasi akses media sosial bagi anak-anak adalah langkah awal, tetapi tidak cukup untuk menghadapi kompleksitas dunia digital. Solusi yang lebih berkelanjutan adalah membangun generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran moral dan etika dalam penggunaannya.

Negara, orang tua, dan masyarakat harus bersinergi dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat. Hanya dengan pendekatan yang seimbang—regulasi, edukasi, dan pengawasan—Aceh dapat melahirkan generasi emas yang cerdas digital sekaligus berakhlak mulia. Karena pada akhirnya, dunia maya adalah cerminan dunia nyata, apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai. []

 

Tags: acehdigitalEtikaGenerasi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

April 29, 2026
Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh

Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh?

April 26, 2026
Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

May 1, 2026
Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

April 25, 2026
94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

April 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

May 1, 2026
Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana hingga Juli 2026

April 28, 2026
Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry Harus Jadi Kekuatan Strategis

Idrus Marham Pimpin IKA PTKIN, Rektor UIN Ar-Raniry: Harus Jadi Kekuatan Strategis

April 26, 2026

EDITOR'S PICK

KKJ Aceh Kecam Penganiayaan Jurnalis di Pidie Jaya

KKJ Aceh Kecam Penganiayaan Jurnalis di Pidie Jaya

January 27, 2025
sulaiman tripa

Hukum bagi Orang Kecil

March 20, 2025
Abu Madinah Meninggal Dunia, Pj Gubernur Aceh Sampaikan Dukacita Mendalam

Abu Madinah Meninggal Dunia, Pj Gubernur Aceh Sampaikan Dukacita Mendalam

December 17, 2024
Lapor SPT Pajak Kini Bisa di Warung Kopi, KPP Pratama Banda Aceh Hadirkan Pojok Pajak

Lapor SPT Pajak Kini Bisa di Warung Kopi, KPP Pratama Banda Aceh Hadirkan Pojok Pajak

April 28, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.