• Tentang Kami
Friday, May 1, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Ilmu, Ruh, dan Adab: Paradigma Baru dalam Risalah Frikatifisasi Ilmu

Anna Rizatil by Anna Rizatil
January 26, 2026
in Resensi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilmu, Ruh, dan Adab: Paradigma Baru dalam Risalah Frikatifisasi Ilmu
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : ANDRI SAFRIZAL, S.AB
Alumnus STIAPEN

RISALAH PARADIGMA
Frikatifisasi Ilmu

BACA JUGA

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, Ph.D. adalah akademisi dan intelektual publik asal Aceh yang menyelesaikan pendidikan Sarjana Agama (cumlaude) di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, kemudian memperoleh gelar M.A. dalam Ilmu Politik Islam di University of Malaya, serta menyelesaikan Ph.D. dalam bidang Sosiologi dan Antropologi Sosial di La Trobe University, Australia, dengan disertasi tentang Islam transnasional dan radikalisme di Asia Tenggara. Sejak 2010 ia mengajar di UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Hukum. Ia telah menerbitkan lebih dari 30 buku dan 50 artikel ilmiah internasional mengenai Islam kontemporer, etnografi politik Aceh, dan kajian agama, termasuk monograf From Islamic Revivalism to Islamic Radicalism in Southeast Asia (2015).

Buku ini tidak ditulis sebagai pernyataan akhir, melainkan sebagai sebuah ajakan awal, sebuah undangan untuk memandang ilmu dengan rasa, bukan semata-mata dengan logika. Ia mengajak pembaca untuk belajar mendengarkan, bukan hanya suara yang terdengar, tetapi juga bisikan makna yang tersembunyi; untuk berpikir tidak hanya tentang struktur pengetahuan, melainkan juga tentang tujuan keberadaannya. Melalui gagasan frikatifisasi ilmu, penulis mengundang pembaca merasakan kembali getaran spiritual dalam setiap lembar pengetahuan yang dibaca, diajarkan dan diwariskan.

Buku ini menempatkan frikatifisasi ilmu sebagai sebuah paradigma keilmuan baru yang berangkat dari kesadaran bahwa ilmu tidak hanya beroperasi melalui struktur rasional dan metodologis, tetapi juga melalui gerak batin, energi ruhani, dan intensionalitas yang membentuk proses pencarian dan pewarisan pengetahuan. Paradigma ini mengoreksi pendekatan keilmuan modern yang cenderung memisahkan ilmu dari ruh, serta menantang cara pandang yang menjadikan ilmu sebagai instrumen teknis semata.

Baca Juga:  Lembaga Adat Laot, Visi Poros Maritim Dunia, dan Implementasi Tak Terbantahkan

Dengan merumuskan ilmu sebagai cahaya, hembusan, dan gelombang yang memancar dari kesadaran, frikatifisasi ilmu membuka kembali hubungan antara pengetahuan, kemanusiaan dan ketuhanan. Buku ini mengurai bagaimana ilmu dapat menjadi kekuatan konstruktif yang menghidupkan kesadaran, sekaligus dapat berubah menjadi kekuatan destruktif yang memadamkan nilai dan adab. Bergantung pada bagaimana ia diposisikan, dimaknai, dan diamalkan.

Melalui penelusuran metafisika, struktur disiplin ilmu, teori pengetahuan, konstruksi keilmuan baru, hingga relasi ilmu dengan kemanusiaan, Risalah Paradigma Frikatifisasi Ilmu memperlihatkan bahwa fondasi keilmuan yang kokoh harus kembali pada kesadaran tauhidik, adab intelektual, serta pemahaman bahwa ilmu tidak netral. Ilmu selalu bergerak antara menerangi dan meredupkan, antara membentuk peradaban atau menghancurkannya.

Karya ini menawarkan kerangka konseptual yang dapat mengarahkan pengembangan keilmuan di perguruan tinggi-khususnya PTKIN-menuju bangunan epistemik yang lebih peka terhadap dimensi ruhani, lebih terbuka pada tradisi keilmuan Nusantara dan lebih jujur terhadap tujuan tertinggi dari proses mengetahui. Buku ini menjadi pijakan penting bagi siapa pun yang ingin memahami ilmu bukan hanya sebagai sistem penalaran, tetapi sebagai paradigma yang membentuk arah peradaban dan kualitas kemanusiaan.

Judul Buku : Risalah Paradigma Frikatifisasi Ilmu
Penulis : Prof. Kamaruzzaman Bustamam
Editor : Mukhlisuddin Ilyas & M. Adli Abdullah
Sambutan : Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag.
Pengantar : Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf, S.Ag.,MA
Penerbit : Bandar Publishing
ISBN : 978-623-449-669-7
Cetak : Pertama, 2026
Jumlah Halaman : xxiv + 390 Halaman
Pemesanan Buku : +62811-688-801 []

Tags: FrikatifisasiIlmuMakin Tahu IndonesiaParadigmaresensiRisalah
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Membaca kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh
Resensi

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

by Anna Rizatil
February 13, 2026
Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah
Resensi

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

by Anna Rizatil
February 11, 2026
Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat
Resensi

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

by Anna Rizatil
February 7, 2026
Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh
Resensi

Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh

by Anna Rizatil
February 6, 2026
Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi
Resensi

Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi

by Anna Rizatil
February 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

April 25, 2026
Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

April 29, 2026
Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh

Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh?

April 26, 2026
Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

May 1, 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

April 24, 2026
Bunyi Sederhana, Kerja yang Tidak Sederhana

Bunyi Sederhana, Kerja yang Tidak Sederhana

April 25, 2026
Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Tayang di 11 Kota Mulai 8 Mei

Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Tayang di 11 Kota Mulai 8 Mei

April 25, 2026
94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

April 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025

EDITOR'S PICK

Musabaqah Dalail Khairat Aceh Besar

Kadis DSI Aceh Besar Buka Musabaqah Dalail Khairat di Lam Bheu

February 18, 2025
Universitas Almuslim Resmi Kantongi Izin Buka Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter

Universitas Almuslim Resmi Kantongi Izin Buka Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter

May 19, 2025
Muzakir Manaf Minta BLK Spesifikasi Khusus di Aceh, Siapkan Lahan 5 Hektare di Dekat Bandara SIM

Muzakir Manaf Minta BLK Spesifikasi Khusus di Aceh, Siapkan Lahan 5 Hektare di Dekat Bandara SIM

September 27, 2025
Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Wisudawan Jaga Shalat

Rektor Dukung Instruksi Gubernur Aceh soal Shalat Berjamaah dan Pengajian di Sekolah

March 17, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.