• Tentang Kami
Sunday, October 4, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Iqbal Alfajri; Jejak Pemain Aceh di Paraguay dan Kiprah Baru di Dunia Bahasa

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
March 26, 2025
in Podcast
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Iqbal Alfajri; Jejak Pemain Aceh di Paraguay dan Kiprah Baru di Dunia Bahasa
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Mantan pesepak bola asal Aceh, Iqbal Alfajri, mengungkapkan kisahnya saat mengikuti program pelatihan sepak bola di Paraguay yang digagas oleh Gubernur Aceh saat itu, Irwandi Yusuf. Program tersebut mengirim 30 pemain muda Aceh berusia sekitar 15 tahun untuk menimba ilmu sepak bola di Amerika Selatan pada 2008.

Iqbal bersama rekan-rekannya menjalani pelatihan intensif selama tiga tahun di Paraguay, dari 2008 hingga 2011. Menurutnya, Paraguay dipilih sebagai destinasi pelatihan karena memiliki biaya hidup yang lebih terjangkau serta kompetisi sepak bola yang cukup kompetitif di tingkat internasional.

BACA JUGA

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

“Saat itu, Paraguay merupakan salah satu negara dengan sepak bola yang berkembang pesat. Bahkan, mereka pernah masuk dalam jajaran tim terbaik dunia. Selain itu, biaya hidup di sana juga lebih murah dibandingkan negara lain di Amerika Selatan,” ujar Iqbal yang dalam acara Podcast di Sagoetv, Rabu (19/03/2025) kemarin, dipandu Muhazier Salda, sebagai Host.

Selama di Paraguay, para pemain tidak hanya berlatih teknik sepak bola, tetapi juga mendapatkan pendidikan formal, termasuk kursus bahasa Spanyol. Iqbal menilai ada perbedaan signifikan dalam gaya bermain sepak bola antara Paraguay dan Aceh. Di Aceh, pemain cenderung mengandalkan skill individu, sementara di Paraguay penekanan lebih pada teknik dasar seperti kontrol bola dan passing.

“Anak-anak di Aceh umumnya sudah memiliki kemampuan menggiring bola dan berlari cepat sejak kecil. Namun, dalam hal mengoper bola, sering kali masih kurang akurat. Sementara itu, di Paraguay, sejak dini mereka sudah dilatih teknik kontrol bola dan passing yang baik,” jelasnya.

Menurutnya, anak-anak di Paraguay sudah mulai bermain bola sejak usia lima tahun dan berkompetisi di level usia enam hingga tujuh tahun. Mental kompetitif mereka juga sangat kuat sejak usia dini.

“Sebelum bertanding, mereka sudah memiliki tekad kuat untuk menang dan tidak ingin kalah. Sementara di sini, anak-anak lebih cenderung bermain sepak bola untuk bersenang-senang,” tambahnya.

Iqbal juga menuturkan bahwa pengalaman di Paraguay tidak hanya mengajarkannya soal sepak bola, tetapi juga nilai-nilai disiplin dan etika, baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Kami diajarkan untuk menjadi pribadi yang baik sebelum menjadi pemain hebat. Misalnya, saat makan bersama, kami diajarkan untuk tertib, tidak serakah, dan selalu menghormati orang lain. Begitu juga di lapangan, kami harus tetap sportif meskipun menghadapi permainan keras,” kenangnya.

Sepulang dari Paraguay pada 2011, Iqbal sempat bergabung dengan PSSB Bireuen yang saat itu didukung oleh Irwandi Yusuf. Namun, kariernya di dunia sepak bola terhenti akibat cedera lutut yang cukup parah. Ditambah dengan sanksi FIFA terhadap PSSI pada 2016, ia akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan karier profesionalnya di sepak bola.

Fokus di Dunia Bahasa Spanyol

Kini, Iqbal lebih fokus pada pengajaran bahasa Spanyol dan berbagi pengalaman tentang sepak bola Amerika Latin. Ia mengelola Genio Course, tempat belajar bahasa Spanyol secara daring. Karena jadwalnya yang padat, saat ini ia hanya menerima kelas privat secara online.

Menurutnya, bahasa Spanyol memiliki tingkat kesulitan tersendiri, tetapi lebih mudah dibanding bahasa Inggris dalam hal pelafalan. “Bahasa Spanyol bersifat fonetik, artinya cara membaca kata sesuai dengan cara menulisnya. Berbeda dengan bahasa Inggris yang sering kali pelafalannya tidak sesuai dengan ejaan,” jelasnya.

Menariknya, banyak nama tempat di Aceh yang menggunakan bahasa Spanyol tanpa disadari oleh pemiliknya, seperti La Luna (bulan), Nasi Goreng Amor (cinta), El Dorado, dan Kupi Bisikleta (kopi sepeda).

Meski sudah tidak berkarier sebagai pemain profesional, Iqbal tetap menikmati bermain sepak bola dalam pertandingan persahabatan. Ia melihat bahwa anak-anak Aceh memiliki potensi besar dalam sepak bola, tetapi kurang mendapat eksposur yang memadai. Menurutnya, minat anak-anak terhadap sepak bola saat ini juga menurun dibandingkan generasinya dulu, kemungkinan karena pengaruh gawai dan media sosial.

Di luar aktivitas profesionalnya, Iqbal menikmati waktu bersama keluarganya, terutama dengan istrinya. “Tugas utama saya sekarang ya membawa istri jalan-jalan,” ujarnya sambil tertawa.

Informasi Kursus Bahasa Spanyol

Bagi yang tertarik belajar bahasa Spanyol bersama Iqbal Alfajri, bisa menghubunginya melalui:

  • Instagram: @geniocourse
  • TikTok: @iqbalalfajri19
  • WhatsApp: tersedia melalui tautan di akun TikTok

Kelas tersedia dalam bentuk reguler dan privat secara daring. Karena tingginya minat, pendaftaran dilakukan melalui pesan langsung (DM) di media sosialnya. []

Tags: AcehBahasaPemainpodcastProfilSepak Bola
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia
Podcast

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

by SAGOE TV
August 3, 2026
Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri
Podcast

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

by SAGOE TV
June 30, 2026
Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan Pageu Gampong dan Benteng Keluarga
Podcast

Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan ‘Pageu Gampong’ dan Benteng Keluarga

by SAGOE TV
June 30, 2026
Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh
Podcast

Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh

by SAGOE TV
June 30, 2026
Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data
Podcast

Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data

by SAGOE TV
June 26, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan Langkah Berikutnya bagi MACS di USK

Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan: Langkah Berikutnya bagi MACS di USK

September 30, 2026
609 Peserta di Aceh Ikuti Ujian TUNAS 2026 di USK Selama Tiga Hari

609 Peserta di Aceh Ikuti Ujian TUNAS 2026 di USK Selama Tiga Hari

September 28, 2026
Kenduri Sastra Aceh 2026 Hidupkan Kembali Karya Maestro hingga Ali Hasjmy untuk Generasi Muda

Kenduri Sastra Aceh 2026 Hidupkan Kembali Karya Maestro hingga Ali Hasjmy untuk Generasi Muda

September 28, 2026
Warga Soroti Rencana Pembebasan Lahan Jalan Syarif Thayeb-Seulanga Banda Aceh

Warga Soroti Rencana Pembebasan Lahan Jalan Syarif Thayeb-Seulanga Banda Aceh

October 2, 2026
Siti Murtiningsih, Istri Wamen Nezar Patria Dikukuhkan Jadi Guru Besar Filsafat Pendidikan UGM

Siti Murtiningsih, Istri Wamen Nezar Patria Dikukuhkan Jadi Guru Besar Filsafat Pendidikan UGM

February 24, 2025
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Dari Percakapan ke Meja Ngopi Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

Dari Percakapan ke Meja Ngopi: Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

September 25, 2026
Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Gilas Bangladesh 9-2

Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Gilas Bangladesh 9-2

October 1, 2026
150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

September 23, 2026

EDITOR'S PICK

Serangan Digital ke Web Tempo Setelah Liputan Judi Online

Serangan Digital ke Web Tempo Setelah Liputan Judi Online

April 10, 2025
Milad ke-57 YPI Darussa’adah, Gubernur Mualem Tegaskan Pentingnya Pendidikan Dayah bagi Masa Depan Aceh

Milad ke-57 YPI Darussa’adah, Mualem Tegaskan Pentingnya Pendidikan Dayah bagi Masa Depan Aceh

June 24, 2025
Marlina Usman Ikut Gladi Pelantikan Ketua TP PKK Aceh di Jakarta

Marlina Usman Ikut Gladi Pelantikan Ketua TP PKK Aceh di Jakarta

February 19, 2025
ASN Kemenag Aceh Diajak Tanam Satu Pohon di Lahan Wakaf

ASN Kemenag Aceh Diajak Tanam Satu Pohon di Lahan Wakaf

November 9, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.