• Tentang Kami
Tuesday, October 20, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jangan Kirim Kami Makanan, Kirim Saja Kain Kafan

SAGOE TV by SAGOE TV
December 9, 2025
in BENCANA SUMATERA 2025, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Jangan Kirim Kami Makanan, Kirim Saja Kain Kafan

Dampak banjir bandang di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh. Foto: IG Muzakir Manaf

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Adnan Daud

Dalam beberapa hari terakhir, rakyat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat dicekik oleh bencana yang seharusnya bisa dicegah. Video-video yang beredar di medsos bukan lagi sekadar dokumentasi duka, tapi bukti telanjang bahwa negara ini telah gagal total. Orang-orang terperangkap, desa-desa hilang ditelan banjir, jalan putus, warga bertahan hidup dari sisa-sisa peradaban yang rubuh.

BACA JUGA

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa?

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

Ada keluarga yang tidak makan berhari-hari. Ada yang terpaksa meneguk air banjir hanya untuk memastikan tubuhnya tidak mati kering. Lumpur menenggelamkan rumah sampai pada atapnya.

Sementara itu, pemerintah masih santai berdiri di podium dan menyebut bencana ini “belum darurat nasional.”

Kita semua berhak marah. Kita semua pantas muak.

Negara ini dulu bisa bergerak cepat, tapi sekarang kenapa lumpuh?

Tahun 2004, tsunami meluluhlantakkan Aceh. Negara bergerak. Dunia bergerak. Hari ini, ketika kerusakan ekologis jauh lebih luas, ketika puluhan ribu warga kehilangan rumah, ketika tanah longsor merobek gunung dan lembah, negara justru seolah kehilangan nyali.

Jumlah korban jiwa memang tak sebanyak tsunami. Tapi apakah kemanusiaan harus dihitung seperti angka statistik? Apakah penderitaan rakyat kini dianggap diskon karena jumlah mayatnya belum “cukup banyak” untuk disebut darurat nasional?

Rakyat sedang tenggelam, pemerintah malah sibuk berenang dalam birokrasi.

Rumor yang tercium: ada yang disembunyikan?

Di tengah kepanikan publik, beredar bisik-bisik: pemerintah takut menetapkan status darurat nasional karena takut persoalan ini membesar. Takut dunia melihat akar masalahnya. Takut ketahuan siapa yang merobek hutan, menguras sungai, dan menjual masa depan rakyat demi keuntungan sekelompok elite.

Mari kita bicara apa adanya, tanpa kamuflase:

Ini bukan lagi bencana alam. Ini bencana yang lahir dari kerakusan manusia, kerakusan yang dilegalkan, dilindungi dan bahkan dipelihara.

  • Penebangan hutan yang brutal
  • Perampokan kawasan hutan oleh korporasi
  • Pembukaan lahan sawit yang tak pernah kenyang
  • Ekonomi ekstraktif yang menghisap habis tanah dan air rakyat

Para ahli sudah mengingatkan. Aktivis lingkungan sudah berteriak bertahun-tahun. Tapi negara sibuk menutup telinga dan memoles citra.

Hari ini, semua peringatan itu kembali ke wajah kita, dalam bentuk banjir yang membawa mayat, lumpur, dan bau busuk.

Pemerintah harus mengubah arah, atau mundur dari panggung

Negara ini tidak butuh pidato indah. Tidak butuh seremoni. Tidak butuh janji yang pekat aroma kebohongannya.

Negara ini butuh pemerintah yang berani mengakhiri ekonomi yang menghancurkan rakyat dari hulu ke hilir.

Sudah waktunya negara:

  • Menghentikan ekonomi ekstraktif yang menjadikan rakyat korban permanen.
  • Mencabut izin-izin rakus yang merampas hutan dan membunuh sungai.
  • Menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas tertinggi, bukan angka pertumbuhan ekonomi yang palsu.

Kalau pemerintah tidak mampu, lebih terhormat untuk mundur daripada terus berpura-pura menjadi penyelamat.

Tapi rakyat juga harus jujur, kita semua punya andil

Kemarahan pada pemerintah itu sah. Tapi kita pun tidak sepenuhnya tidak bersalah. Kita membiarkan hutan digunduli. Kita diam ketika sungai dirusak. Kita menutup mata saat gunung dan hutan kita dirampas.

Kita hanya marah ketika banjir datang,tapi kembali diam ketika alat berat masuk hutan dan menancapkan kuku-kukunya.

Kita tidak bisa membiarkan siklus kebodohan ekologis ini berulang.

Kesimpulan: jeritan itu adalah pukulan untuk wajah negara

Ketika seorang korban berkata, “Jangan kirim kami makanan, kirim saja kain kafan.” Itu bukan sekadar kalimat putus asa. Itu adalah cermin retak yang memantulkan wajah sebenarnya dari negara ini: lamban, pasif, dan kehilangan empati.

Pemerintah boleh sibuk menjaga citra.Pejabat boleh sibuk berpidato.

Tapi kebenaran tak bisa disembunyikan: Selama hutan tetap ditebang, sungai terus disumbat, dan rakyat dibiarkan berteriak tanpa didengar, kain kafan akan terus menjadi simbol masa depan bangsa ini. Sebuah bangsa yang sedang menuju kepada kehancuran. []

Penulis adalah diaspora Aceh yang bermukim di Denmark dan bisa diraih melalui email namuda@live.com

Tags: AcehbencanaKain KafanMakananopini
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa
Opini

Mengapa Pelajaran Biologi Jauh dari Kehidupan Siswa?

by SAGOE TV
October 19, 2026
Risnawati Ridwan
Opini

Kabut Asap Sampai ke Aceh, Apa yang Sudah Kita Ajarkan kepada Anak-anak?

by Risnawati binti Ridwan
October 18, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan
Opini

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

by SAGOE TV
October 14, 2026
Publik dalam Bayang Militerisme Urban
Opini

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

by SAGOE TV
October 5, 2026
Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit
Opini

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

by SAGOE TV
October 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Arsip tabloid asAsi

asAsi: Nyawöung dalam Wujud Lain

October 16, 2026
Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

Luna Maya Kunjungi MIN 4 Aceh Besar, Beri Pesan untuk Siswa dan Guru

October 16, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi, Persiraja Didenda Rp20 Juta

October 15, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

Dek Fadh Sambut Pangdam Iskandar Muda yang Baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

October 18, 2026
Baun Thoib Soaloon Kepala Kantor Bahasa Kepri

Mendikdasmen Lantik 162 Pejabat, Baun Thoib Soaloon Jabat Kepala Kantor Bahasa Kepri

October 18, 2026
Ismail Rasyid Jadi Orang Tua Asuh, Bantu Mahasiswa Kurang Mampu di USK Lanjut Kuliah

Ismail Rasyid Jadi Orang Tua Asuh, Bantu Mahasiswa Kurang Mampu di USK Lanjut Kuliah

October 16, 2026

EDITOR'S PICK

Laga Eksibisi Oemar Diyan FC dan Pemkab Aceh Besar FC

Laga Eksibisi Oemar Diyan FC dan Pemkab Aceh Besar FC

January 16, 2025
25 Pengelola Perpustakaan SMA di Bener Meriah Dilatih Aplikasi Inlislite

25 Pengelola Perpustakaan SMA di Bener Meriah Dilatih Aplikasi Inlislite

April 24, 2025
Jalur RoRo Aceh-Penang Dipercepat, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Jalur RoRo Aceh-Penang Dipercepat, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

August 28, 2026
Sekda Aceh Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien, Terutama Penyakit Katastropik

Sekda Aceh: Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien, Terutama Penyakit Katastropik

May 8, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.