BENER MERIAH | SAGOE TV – Harapan masyarakat Kecamatan Bukit terhadap pemulihan akses transportasi dari Pante Raya menuju Simpang Tiga Redelong akhirnya terwujud. Jembatan Bailey yang berada di jalur Batalion 114 Satria Musara resmi dibuka untuk umum, Senin (2/2/2026).
Peresmian jembatan darurat tersebut berlangsung di Kampung Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Jembatan Bailey dibangun oleh jajaran TNI dari Yonzipur 16 melalui kerja cepat dan terukur guna memulihkan konektivitas wilayah yang sempat terputus.
Prosesi peresmian dilaksanakan secara khidmat dengan mengedepankan kearifan lokal. Aparatur Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama jajaran TNI menggelar doa bersama dan adat Peusijuk sebagai bentuk rasa syukur serta permohonan keselamatan bagi pengguna jalan.
Camat Bukit, Syahrian, secara simbolis melakukan pemotongan pita sebagai tanda resmi dibukanya jembatan untuk akses publik. Dalam sambutannya, Syahrian menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah bekerja keras siang dan malam. Dedikasi ini sangat berarti bagi masyarakat agar akses transportasi dapat kembali digunakan,” ujar Syahrian.
Sementara itu, perwakilan Yonzipur 16, Letnan Reza, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan Jembatan Bailey tepat waktu tanpa kendala berarti. Ia menegaskan keberhasilan pembangunan jembatan merupakan hasil sinergi antara TNI dan pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat.
Mengingat keterbatasan daya dukung Jembatan Bailey, Camat Bukit mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan saat melintas. Warga diminta tertib, tidak berdesakan, serta menggunakan jembatan sesuai peruntukannya agar usia pakai jembatan dapat terjaga.
Dibukanya Jembatan Bailey ini diharapkan dapat memulihkan mobilitas warga sekaligus mendorong kembali aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Bukit dan wilayah sekitarnya. []



















