• Tentang Kami
Friday, September 4, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

KISSPOL Aceh: Situasi Darurat Kemanusiaan Menuntut Keberanian Negara dan Solidaritas Global

Anna Rizatil by Anna Rizatil
December 18, 2025
in BENCANA SUMATERA 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
KISSPOL Aceh: Situasi Darurat Kemanusiaan Menuntut Keberanian Negara dan Solidaritas Global

Direktur KISSPOL Aceh, Dr. Effendi Hasan. (Foto: dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Lembaga Kajian Sosial dan Politik (KISSPOL) Aceh menegaskan bahwa kondisi sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang sedang dihadapi masyarakat Aceh telah berada pada titik darurat multidimensi. Situasi ini menuntut respons cepat, terkoordinasi, dan berani dari seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Direktur KISSPOL Aceh, Dr. Effendi Hasan, menyatakan bahwa gerakan elemen masyarakat sipil Aceh yang mengibarkan bendera putih harus dipahami sebagai bahasa simbolik kemanusiaan, bukan tindakan politis. Simbol tersebut merupakan pesan moral kepada dunia internasional bahwa Aceh sedang menghadapi krisis serius dan membutuhkan perhatian serta solidaritas global.

BACA JUGA

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur

“Ini adalah isyarat darurat, sebuah teriakan sunyi dari masyarakat yang kehabisan cara untuk didengar. Dunia internasional perlu mengetahui bahwa Aceh sedang berjuang untuk bertahan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/12/2025).

Lebih lanjut, Direktur KISSPOL Aceh mendesak pemerintah pusat untuk segera menyelesaikan persoalan kelangkaan minyak, gas, dan ketidakstabilan pasokan listrik yang telah sangat mengganggu kehidupan masyarakat. Dampak krisis ini dirasakan paling berat oleh pedagang kecil dan pelaku usaha mikro, yang sebagian terpaksa menutup usaha bahkan gulung tikar akibat biaya operasional yang tak lagi tertanggungkan.

Menurutnya, keterlambatan penanganan krisis energi dan kebutuhan dasar berpotensi memperparah kerentanan sosial dan memperluas kemiskinan struktural di Aceh.

Dalam konteks ini, KISSPOL Aceh menilai bahwa pemerintah Aceh harus menunjukkan keberanian politik dan ketegasan moral untuk berdiri kokoh membela rakyatnya, terutama ketika respons pemerintah pusat berjalan lamban. Langkah pemerintah Aceh untuk membuka ruang komunikasi dan meminta dukungan dari lembaga internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), merupakan tindakan yang sah, konstitusional, dan tepat secara kemanusiaan.

“Ketika rakyat kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok untuk bertahan hidup, maka mencari bantuan internasional bukanlah kelemahan, melainkan tanggung jawab etis negara,” ujar Effendi.

Direktur KISSPOL Aceh juga menyerukan agar Gubernur, para Bupati, dan Wali Kota di seluruh Aceh menanggalkan sekat-sekat administratif dan kepentingan politik sempit, lalu bersatu dalam satu barisan kepemimpinan yang tegas dan berani. Dalam situasi bencana dan krisis kemanusiaan, keraguan adalah kemewahan yang tidak bisa dibayar oleh rakyat.

“Sekali pemimpin berdiri untuk rakyatnya, pantang untuk mundur. Keselamatan dan kemaslahatan rakyat Aceh harus ditempatkan di atas segalanya,” ujarnya.

Effendi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan publik, menyuarakan kepentingan masyarakat, serta mendorong lahirnya langkah-langkah nyata yang berkeadilan, berperikemanusiaan, dan berpihak pada keberlangsungan hidup rakyat Aceh.

Selain itu, KISSPOL Aceh mengapresiasi secara serius dan terbuka respons cepat yang ditunjukkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) atas surat permintaan bantuan yang disampaikan oleh Pemerintah Aceh. Respons awal tersebut dinilai sebagai wujud nyata komitmen lembaga-lembaga PBB dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan perlindungan kelompok rentan di wilayah terdampak bencana.

Direktur KISSPOL Aceh menyampaikan harapan besar agar UNDP dan UNICEF segera hadir langsung di Aceh untuk melihat secara faktual kondisi sosial, ekonomi, dan kemanusiaan masyarakat pascabencana, sehingga setiap bentuk intervensi dan bantuan yang diberikan benar-benar berbasis pada kebutuhan riil di lapangan.

“Kehadiran langsung sangat penting agar dunia internasional tidak hanya membaca laporan, tetapi menyaksikan sendiri bagaimana masyarakat Aceh bertahan di tengah keterbatasan dan dampak berkepanjangan dari bencana,” ujar Effendi.

KISSPOL Aceh juga berharap UNDP dan UNICEF dapat segera mengambil langkah konkret dalam mendukung pemulihan Aceh, khususnya pada sektor-sektor krusial seperti ketahanan ekonomi masyarakat, pemulihan layanan dasar, perlindungan anak, serta penguatan kapasitas sosial pascabencana. Dukungan internasional tersebut diyakini akan menjadi faktor penting untuk membantu rakyat Aceh keluar dari berbagai persoalan struktural yang muncul sebagai efek lanjutan dari bencana.

“Aceh tidak meminta dikasihani, tetapi membutuhkan solidaritas global agar rakyatnya dapat bangkit kembali secara bermartabat,” ujarnya. []

Tags: Acehbencanadarurat KemanusianGlobalKISSPOL AcehMenuntut
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana
BENCANA SUMATERA 2025

Lebaran di Huntara Aceh Tamiang, Prabowo Shalat Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana

by SAGOE TV
March 21, 2026
Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur
BENCANA SUMATERA 2025

Pemerintah Salurkan Santunan dan Bantuan Pemulihan untuk Korban Bencana Aceh Timur

by SAGOE TV
March 20, 2026
104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru
BENCANA SUMATERA 2025

104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Diresmikan, Warga Kini Punya Rumah Baru

by SAGOE TV
March 20, 2026
Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana untuk Ketiga Kalinya
BENCANA SUMATERA 2025

Aceh Tamiang Resmi Akhiri Tanggap Darurat Bencana, Masuk Masa Transisi Pemulihan 90 Hari

by SAGOE TV
February 27, 2026
Tito Karnavian: Aceh ‘Lautan Kayu’, SK Menhut Buka Jalan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana
BENCANA SUMATERA 2025

Tito Karnavian: Aceh ‘Lautan Kayu’, SK Menhut Buka Jalan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

by SAGOE TV
February 27, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

September 4, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026

EDITOR'S PICK

Wamendiktisaintek Apresiasi Pengabdian Nyata USK untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

Wamendiktisaintek Apresiasi Pengabdian Nyata USK untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

May 10, 2026
IAI Almuslim Aceh Wisuda 269 Mahasiswa

IAI Almuslim Aceh Wisuda 269 Mahasiswa

February 8, 2026
704 Peserta Lolos Seleksi CPNS Kemenag Aceh, Tidak Bisa Pindah Sebelum 10 Tahun

704 Peserta Lolos Seleksi CPNS Kemenag Aceh, Tidak Bisa Pindah Sebelum 10 Tahun

January 24, 2025
Perkuat Layanan Perlindungan Anak dan Perempuan, DP3A Aceh Barat Gelar Bimtek SIMFONI PPA v.3

Perkuat Layanan Perlindungan Anak dan Perempuan, DP3A Aceh Barat Gelar Bimtek SIMFONI PPA v.3

November 19, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.