• Tentang Kami
Monday, July 20, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Malam Puasa 3, Jemput Ramadhan dengan Persiapan dan Keikhlasan

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
March 4, 2025
in Ramadhan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Dr Sulaiman Tripa

Dr. Sulaiman Tripa. Foto: Dokpri

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sulaiman Tripa
Penulis Buku dan Akademisi USK

Malam ini saya shalat wajib Isya dan shalat sunah Tarawih di Masjid Lampineung. Kata yang baku dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah salat, sementara bentuk tidak bakunya antara lain solat, shalat, atau sholat. Kata salat memiliki arti: (1) rukun Islam kedua, berupa ibadah kepada Allah Swt. yang wajib dilakukan oleh setiap muslim mukalaf dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu, dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam; (2) doa kepada Allah.

Di masjid ini, jamaah terbagi antara yang melaksanakan shalat Tarawih delapan rakaat dan yang menyempurnakannya hingga 20 rakaat. Setelah shalat Isya, diumumkan bahwa shalat Tarawih akan dimulai dengan delapan rakaat, dilengkapi dengan witir tiga rakaat. Saya melihat bahwa jamaah yang ingin melanjutkan hingga 20 rakaat pun tetap mengikuti witir berjamaah. Mereka kemudian meneruskan shalat hingga genap 20 rakaat setelah witir bagi jamaah delapan rakaat selesai.

BACA JUGA

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

Pengalaman seperti ini pernah saya alami saat tinggal di Ajun. Prosesnya sama. Namun, akhir-akhir ini, praktik berbagi seperti yang saya temui di Lampineung mulai jarang terjadi. Memang ada masjid yang khusus mengadakan shalat Tarawih delapan rakaat, tetapi umumnya masjid melaksanakan 20 rakaat. Biasanya, jamaah yang hanya melaksanakan delapan rakaat akan mundur ke belakang setelah empat rakaat pertama. Untuk witir, mereka mengerjakannya masing-masing.

Bagaimanapun, pelaksanaan ibadah selama bulan puasa selalu menghadirkan kebahagiaan bagi yang menjalankannya. Bukankah kita sudah bisa merasakan kebahagiaan itu sejak awal menyambut Ramadhan? Pertanyaannya, bagaimana kebahagiaan itu kita gambarkan? Jika Ramadhan adalah tamu agung yang kita nantikan, tentu kita akan bersiap menyambutnya dengan penuh sukacita. Mereka yang benar-benar menantikan bulan ini pasti telah berdoa berbulan-bulan sebelumnya, berharap dapat kembali bertemu dengan Ramadhan. Layaknya seseorang yang menunggu sesuatu yang amat penting, mereka tidak hanya menunggu, tetapi juga melakukan berbagai persiapan.

Dahulu, apakah orang-orang yang menunggu Ramadhan juga melakukan persiapan-persiapan penting? Seyogianya, jika Ramadhan dianggap penting, maka berbagai persiapan pun dilakukan. Hal ini agar bulan suci lebih bermakna dan semangat ibadah semakin meningkat. Namun, apakah ada orang yang tidak merindukan Ramadhan? Tentu ada. Dalam kehidupan, selalu ada dua pilihan: jalan kebaikan dan jalan sebaliknya. Tidak semua orang memilih jalan kebaikan, meskipun mereka sadar sepenuhnya bahwa jalan yang tidak baik berimplikasi buruk bagi kehidupan mereka.

Seseorang yang menganggap sesuatu penting pasti akan menyiapkannya dengan baik. Kita bisa bercermin dari bagaimana kita bersiap ketika hendak bertemu dengan seseorang yang sangat berarti dalam hidup. Persiapan itu tidak hanya sebatas pakaian, tetapi juga mencakup banyak hal—pengaturan waktu, kendaraan yang digunakan, bahkan wewangian yang akan dikenakan. Apalagi jika yang dinanti jauh lebih penting daripada itu.

Oleh karena itu, sulit dibayangkan jika seseorang yang mengaku menanti tamu agung justru tidak melakukan persiapan yang memadai. Persiapan yang dilakukan mencerminkan seberapa besar perasaan seseorang terhadap apa yang ia tunggu. Kita bisa saja mengatakan bahwa kita rindu, tetapi jika tidak tampak dalam tindakan nyata, apakah itu sepadan dengan perasaan rindu yang kita ungkapkan? Sebaliknya, mereka yang benar-benar mempersiapkan diri tidak perlu banyak bicara—persiapan mereka sendiri sudah menjadi bukti nyata dari kerinduan mereka.

Bagaimana kita mengalokasikan waktu selama bulan suci ini? Jangan sampai kita justru tidak memiliki rencana apa pun. Jangankan mencatat agenda secara ketat, bahkan mengingat saja tidak. Sikap seperti ini sulit digolongkan sebagai bagian dari orang-orang yang merindukan Ramadhan. Berbeda dengan mereka yang benar-benar merindukan bulan suci. Mereka sudah menyusun catatan ketat mengenai apa yang akan dilakukan selama sebulan penuh. Mereka telah menentukan target, menyusun daftar amalan, dan merencanakan agenda kunjungan ke berbagai tempat ibadah. Semua ini membutuhkan energi dan kesungguhan—itulah bentuk persiapan sejati.

Orang yang memiliki rencana jelas dapat selalu mengevaluasi pencapaiannya. Jika ada hal yang belum terwujud, mereka akan mencari tahu penyebabnya agar bisa diperbaiki. Dengan demikian, apa yang telah direncanakan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Jadi, siapa pun yang mengaku merindukan Ramadhan, hendaknya kita lihat sejauh mana mereka berusaha mengimplementasikan tekad mereka dalam aktivitas nyata. Implementasi itu akan lebih rapi jika disiapkan dengan matang, bukan sekadar harapan di angan-angan. Mereka yang benar-benar mempersiapkan diri tidak perlu mengumumkan kepada semua orang, karena kesiapan mereka sudah cukup menjadi bukti dari kerinduan mereka.

Orang-orang yang beribadah—setidaknya hingga malam ketiga ini—menggambarkan betapa mereka bahagia melaksanakannya. Wallahu A’lamu Bish-Shawaab. []

Tags: AkademisiArtikelDr Sulaiman TripaMalamPuasaRamadhansulaiman tripa
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari
Ramadhan

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

by Husaini
February 24, 2026
Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh
Ramadhan

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

by SAGOE TV
February 19, 2026
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 30, Selesaikanlah Urusan dengan Manusia

by Sulaiman Tripa
March 29, 2025
Dr Sulaiman Tripa
Ramadhan

Malam Puasa 29, Apa yang Membekas dari Puasa Kita?

by Sulaiman Tripa
March 28, 2025
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 28, Belajar Mengelola Nafsu

by Sulaiman Tripa
March 27, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
UIN Ar-Raniry Tambah 6 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini Capai 66 Orang

UIN Ar-Raniry Tambah 6 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini Capai 66 Orang

July 14, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak Analisis Postur Anggaran Terhadap Janji Visi & Program Muzakir Manaf-Fadhlullah

Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak

July 11, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026

EDITOR'S PICK

Aceh Besar Raih Juara Umum MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya

Aceh Besar Raih Juara Umum MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya

November 8, 2025
Pospera Aceh Meminta Jokowi Tetapkan Rumoh Geudong Sebagai Pusat Monumen HAM

Pospera Aceh Meminta Jokowi Tetapkan Rumoh Geudong Sebagai Pusat Monumen HAM

February 8, 2026
Pj Gubernur Aceh Terima Apresiasi Kinerja Kepala Daerah

Pj Gubernur Aceh Terima Apresiasi Kinerja Kepala Daerah

February 8, 2026
Wali Nanggroe (Bagian II): Menata Ulang Peran Strategis Wali Nanggroe di Era Kebudayaan Baru

Wali Nanggroe (Bagian II): Menata Ulang Peran Strategis Wali Nanggroe di Era Kebudayaan Baru

July 2, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.