• Tentang Kami
Tuesday, July 28, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Memaknai Warung Kupi di Aceh

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
March 24, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Memaknai Warung Kupi di Aceh
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sulaiman Tripa
Dosen Universitas Syiah Kuala, Kopelma Darussalam Banda Aceh.

Kebetulan, saya memiliki pengalaman di warung kopi. Dalam bahasa Aceh disebut dengan warong kupi. Kurang lebih empat tahun. Ada pengalaman yang saya rekam sampai sekarang. Sensitifitas pelanggan sangat terasa. Orang-orang yang datang ke warung kopi, memang ingin diperlakukan sebagai raja. Tidak perlu lagi tanya ia akan minum apa. Begitu ia duduk, kita sebagai penjaga warung, sudah harus tahu dan ingat, ia akan minum jenis minuman apa, dengan kadar gula dan kekentalan yang bagaimana.

Banyak warung kopi yang sudah menyediakan orang yang memahami ini secara khusus. Ia akan berdiri di depan, jalur keluar masuknya pelanggan. Orang yang khusus ini, yang akan mengatur dan berbisik ke pembuat kopi. Orang yang berdiri di depan ini mirip pengontrol, yang akan memberitahu kebutuhan apa yang harus disediakan untuk pelanggan yang baru saja datang ke warung mereka.

BACA JUGA

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Warung kopi yang letaknya di kampung, sensitifnya lebih tinggi. Wajar saja, karena jumlah orang di sana sedikit. Pemilik warung harus ingat semua orang akan minum di warungnya. Berbeda dengan penjual kopi di kota, yang jumlah orangnya sangat banyak. Makanya butuh tenaga khusus yang mengontrol ini.

Implikasinya kepada kesetiaan. Untuk warung yang berada di kampung, orang yang merasa tidak diperlakukan secara sempurna, dengan mudah berpindah dari satu warung ke warung lain. Kondisi ini pula yang berbeda dengan warung di kota, perpindahan pelanggan tidak selalu ditentukan karena pelayanan.

Banyak hal lain yang juga menentukan perpindahan pelanggan di kota. Fasilitas semakin lengkap dan tenang akan dikunjungi banyak orang. Posisi tempat yang strategis juga menentukan. Termasuk rasa juga menjadi penentu, maka tak heran sejumlah warung di sudut kota, walau dengan fasilitas biasa-biasa saja, tidak mengurangi jumlah pelanggannya.

Ada hal yang tidak enak terekam di benak saya sampai sekarang.  Terutama di kampung. Orang-orang yang selalu terlihat di warung kopi, sangat berpotensi dipandang sebagai orang yang malas. Khususnya pada jam kerja, yang digambarkan bahwa semut pun ketika pagi ia akan bergerak, maka manusia yang tidak bergerak dianggap sebagai pemalas. Di kampung, semua orang beraktivitas. Orang yang paling malas di rumah pun, ia akan keluar dari rumah pada waktu pagi.

Kondisi ini jauh berbeda. Sekarang ini berbagai fasilitas tersedia di warung kopi di perkotaan di Aceh. Mereka yang bekerja dengan basis internet, wifi tersedia di hampir semua warung kopi, begitu juga dengan tempat shalat. Orang mencari duit dengan hanya duduk di warung kopi. Namun ada yang duduk dengan kreativitas yang bagus. Pun tidak jarang, mereka yang menggunakan jaringan internet untuk berjudi, atau semacamnya.

Dengan aktivitas yang dilakukan, bukankah sudah tidak dipermasalahkan orang yang duduk di warung kopi berlama-lama? Apalagi banyak pemberi pelayanan akhirnya juga duduk di sini. Dengan pakaian seragam, seolah-olah semua bisa dilayani di warung kopi. Ini tidak seharusnya terjadi.

Tidak semua hal bisa diselesaikan atau dilayani dengan fasilitas wifi. Hanya untuk jenis tertentu saja yang musti harus hadir secara fisik. Apalagi orang yang memiliki kontrak khusus dengan pihak yang membayar, tentu harus melayani secara sempurna. Apabila mensyaratkan duduk di ruang, maka pelayanan harus diberikan dari ruang yang ditentukan.

Orang berbicara transformasi virtual yang sedang berlangsung. Warong kopi di Aceh telah tumbuh subur di berbagai sudut kota hingga kampung. Ada yang berkembang pesat dalam waktu singkat. Tak jarang, ada yang dalam sekejap jatuh bahkan untuk mengembalikan modalnya sudah tidak mampu.

Pengalaman ini memberi banyak pembelajaran. Kesetiaan pemilik warong untuk para pelanggannya patut dijadikan contoh, terkait bagaimana pelayanan yang seharusnya diberikan sepenuh hati. Pelayanan tidak mungkin hanya dengan menggerakkan lahir. Orang yang secara fisik memberi senyum, dalam batinnya remuk, akan terlihat lewat wajahnya. Sebaliknya, keikhlasan yang terbentuk sejak dari dalam batin, ia akan memancar bersinar kepada siapapun yang menjadi pelanggannya. []

Tags: pelayanan publikpembelajaranvirtualwarung kopi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Putri Saleh ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Bidang perlindungan Khusus Anak.

Jangan Biarkan Masa Depan Anak Berjalan Sendiri

July 23, 2026
Risnawati Ridwan ASN Pada Dinas Sosial Kota Banda Aceh

Film Teach You a Lesson: Sebab yang Perlu Dididik Kadang Bukan Anak, tetapi Orang Dewasa

July 21, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
BPMA dan TNI AD Perkuat Pengamanan Blok A Medco di Aceh Timur

BPMA dan TNI AD Perkuat Pengamanan Blok A Medco di Aceh Timur

July 23, 2026
Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

July 6, 2025
Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak Analisis Postur Anggaran Terhadap Janji Visi & Program Muzakir Manaf-Fadhlullah

Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak

July 11, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Menggunting dalam Lipatan

Menggunting dalam Lipatan

May 16, 2026
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Medan dan Aceh Barat Daya

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Medan dan Aceh Barat Daya

July 22, 2026

EDITOR'S PICK

PHRI Diminta Promosikan Wisata Aceh, Wagub: Dari Pantai Indah hingga Pariwisata Halal

PHRI Diminta Promosikan Wisata Aceh, Wagub: Dari Pantai Indah hingga Pariwisata Halal

August 12, 2025
Kemenag Resmikan Aceh Tengah Sebagai Kota Wakaf

Kemenag Resmikan Aceh Tengah Sebagai Kota Wakaf

November 15, 2024
Update Donasi untuk Bencana Sumatera 2025 via SAGOETV

Update Donasi untuk Bencana Sumatera 2025 via SAGOETV

February 6, 2026
Forum konsultasi publik penyusunan rancangan awal RKPD Banda Aceh 2026 dan kick off meeting penyusunan RPJM 2025-2029.

Berkolaborasi dengan Segenap Elemen Kota, Pemko Susun RPJM 2025-2029

February 18, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.