• Tentang Kami
Sunday, July 19, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Membaca Masa Depan Dayah dari Budaya Akademiknya

Anna Rizatil by Anna Rizatil
February 2, 2026
in Resensi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Membaca Masa Depan Dayah dari Budaya Akademiknya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: ANDRI SAFRIZAL
Alumnus STIAPEN

Tulisan ini lahir dari pemikiran Sila huddin, seorang pakar sekaligus praktisi yang secara konsisten menekuni bidang pendidikan Islam. Ia lahir di Aceh Besar pada 14 Agustus 1976. Pendidikan tingginya dimulai dengan menyelesaikan program Sarjana (S1) Bahasa Arab di IAIN Ar-Raniry pada tahun 2000. Ketertarikannya yang kuat terhadap pengembangan keilmuan mendorongnya melanjutkan studi Magister (S2) di Program Pascasarjana IAIN Ar-Raniry, hingga akhirnya menuntaskan pendidikan Doktor (S3) pada tahun 2016 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Latar belakang akademik tersebut membentuk kerangka berpikir Silahuddin yang kokoh, kritis, dan kontekstual dalam melihat dinamika pendidikan Islam.

BACA JUGA

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

Dalam perjalanan karier akademiknya, Silahuddin diangkat menjadi dosen di IAIN Sumatera Utara (IAIN SU) pada tahun 2009. Seiring dengan kebutuhan pengembangan institusi dan kontribusinya di daerah asal, sejak tahun 2014 ia pindah tugas ke UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Di kampus tersebut, ia tidak hanya aktif dalam pengajaran dan pengembangan keilmuan, tetapi juga dipercaya memegang tanggung jawab struktural. Pada tahun 2014 ia menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, dan pada tahun 2017 dipercaya menjadi Ketua Jurusan Program Studi Pendidikan Teknik Elektro. Peran-peran tersebut menegaskan komitmen Silahuddin dalam mengintegrasikan keilmuan, manajemen akademik, dan pengabdian bagi kemajuan pendidikan.

Hadirnya karya ini merupakan kelanjutan dari komitmen keilmuan dan pengalaman akademik penulis dalam melihat tantangan pendidikan Islam kontemporer, khususnya pendidikan dayah salafiyah. Karya ini berupaya menjawab persoalan mendasar mengenai bagaimana sistem budaya akademik seharusnya dibangun dalam lingkungan dayah, agar lembaga pendidikan tradisional tersebut tidak hanya mampu bertahan di tengah perubahan zaman, tetapi juga berkembang secara dinamis dan berdaya saing.

Pada buku ini, penulis menyebutkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan budaya akademik di dayah masih berada dalam kondisi stagnasi. Pertama, budaya akademik di dayah berlangsung secara turun-temurun, yakni budaya dari satu dayah diwariskan kepada dayah berikutnya tanpa banyak perubahan. Kedua, dayah masih menggunakan kurikulum yang bersifat tradisional. Ketiga, metodologi pengajaran yang dianut oleh dayah juga masih bersifat konvensional. Yang terakhir, organisasi dayah belum dikelola dengan manajemen yang sistematis. Faktor-faktor tersebut berdampak pada terhambatnya perkembangan budaya akademik, yang meliputi budaya belajar, budaya memberi dan menyampaikan pendapat, pengembangan keilmuan, serta budaya organisasi.

Akan tetapi, penulis juga menegaskan bahwa budaya akademik yang dilaksanakan oleh dayah memiliki sejumlah nilai positif yang patut dipertahankan. Di antaranya adalah kuatnya tradisi belajar, kedisiplinan santri dalam menuntut ilmu, penghormatan yang tinggi kepada guru, serta konsistensi dalam menjaga tradisi keilmuan Islam klasik. Nilai-nilai positif ini menjadi modal penting bagi pengembangan budaya akademik dayah ke depan. Oleh karena itu, menurut penulis, upaya pembaruan budaya akademik tidak dimaksudkan untuk menghilangkan tradisi yang telah mengakar, melainkan untuk memperkuat dan mengembangkannya agar lebih relevan dengan tuntutan zaman tanpa kehilangan jati diri dayah.

Judul Buku : Aktualisasi Sistem Budaya Akademik Pendidikan Dayah Di Aceh
Penulis : Dr. Silahuddin, M.Ag
Editor : Mukhlisuddin Ilyas
Penerbit : Bandar Publishing
ISBN : 978-623-1632-71-0
Cetakan : 2016
Jumlah Halaman : x + 262 Halaman
Pemesanan Buku : +62811-688-801

Tags: acehAkademikBandar PublishingBudayaBukuDayahresensi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Membaca kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh
Resensi

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

by Anna Rizatil
February 13, 2026
Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah
Resensi

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

by Anna Rizatil
February 11, 2026
Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat
Resensi

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

by Anna Rizatil
February 7, 2026
Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh
Resensi

Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh

by Anna Rizatil
February 6, 2026
Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi
Resensi

Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi

by Anna Rizatil
February 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
UIN Ar-Raniry Tambah 6 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini Capai 66 Orang

UIN Ar-Raniry Tambah 6 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini Capai 66 Orang

July 14, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak Analisis Postur Anggaran Terhadap Janji Visi & Program Muzakir Manaf-Fadhlullah

Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak

July 11, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Risman Rachman.

Manajemen Solusi, Bagaimana Menerapkannnya?

March 15, 2025

EDITOR'S PICK

Kodam Iskandar Muda dan PT Acehlink Media Luncurkan Internet Gratis di Lapangan Blang Padang

Kodam Iskandar Muda dan PT Acehlink Media Luncurkan Internet Gratis di Lapangan Blang Padang

January 25, 2025
Bunda PAUD Aceh Berbaur dengan Anak-anak di Posko Pengungsian Banjir Bireuen

Bunda PAUD Aceh Berbaur dengan Anak-anak di Posko Pengungsian Banjir Bireuen

December 15, 2025
Menag: Arab Saudi Siap Beri Perhatian Khusus Jemaah Haji Indonesia

Menteri Agama: Alhamdulillah, Tambahan Kuota Petugas Haji Sudah Masuk E-Hajj

April 13, 2025
Pesawat Boeing 737 Jadi Wahana Manasik Haji dan Umrah, Aceh Perkuat Layanan Jamaah

Pesawat Boeing 737 Jadi Wahana Manasik Haji dan Umrah, Aceh Perkuat Layanan Jamaah

February 6, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.