LOKOP | SAGOE TV – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meresmikan dua Puskesmas yang dibangun kembali pascabencana di Aceh, masing-masing di Kecamatan Lokop, Kabupaten Aceh Timur dan wilayah Jambur Lak-Lak, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (13/2/2026). Fasilitas kesehatan yang sebelumnya hancur total itu berhasil dirampungkan hanya dalam waktu tiga minggu, sebagai bagian dari percepatan pemulihan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Ada dua Puskesmas yang hancur total di Aceh, satu di Lokop, Aceh Timur, dan satu lagi di Jambur Lak-Lak, Aceh Tenggara. Alhamdulillah, keduanya bisa dibangun dan diselesaikan dalam waktu tiga minggu, dan hari ini kita resmikan agar bisa langsung melayani masyarakat,” ujar Menkes Budi Gunadi dilansir laman resmi Kemenkes.
Menkes menjelaskan bahwa pembangunan cepat kedua Puskesmas tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), yang berperan dalam percepatan pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah terdampak bencana.
“Kami berterima kasih kepada Kementerian PU yang telah membangun Puskesmas ini dengan sangat cepat. Kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting agar layanan kesehatan masyarakat bisa segera pulih,” lanjutnya.
Selain pembangunan dan peresmian fasilitas kesehatan, Menkes Budi mengapresiasi dukungan para mitra, PT Pegadaian dan PT Jayamas Medica Industri Tbk, dalam penyediaan alat kesehatan dan perabotan sehingga kedua Puskesmas dapat segera beroperasi, serta dukungan Yayasan Amanah Bakti Negeri yang memperkuat layanan kesehatan darurat di Aceh.
Bantuan tersebut meliputi tiga unit ambulans, tiga unit motor layanan kesehatan, 35 unit Starlink, 35 genset, serta 35 unit filter air bersih yang telah didistribusikan ke berbagai wilayah di Aceh.
“Kami menerima dan menyalurkan bantuan dari Yayasan Amanah Bakti Negeri berupa ambulans dan berbagai sarana pendukung layanan kesehatan. Bantuan ini sangat membantu memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di daerah terdampak,” kata Menkes.
Dalam kesempatan tersebut, Menkes Budi Gunadi juga menekankan perhatian pemerintah terhadap pemulihan hunian tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana. Kemenkes secara berkala melakukan pemantauan agar proses penggantian biaya dan perbaikan rumah nakes dapat segera terealisasi.
“Kami rutin memantau setiap dua minggu agar rumah para tenaga kesehatan bisa mendapatkan biaya perbaikan. Harapannya sebelum Ramadhan dan Lebaran, mereka sudah bisa kembali ke rumah, beristirahat dengan nyaman, dan bekerja optimal melayani masyarakat,” ujar Menkes.
Sudah Bisa Digunakan Melayani Kesehatan Masyarakat
Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky yang mendampingi Menkes pada peresmian Puskesmas Lokop, menyampaikan bahwa Lokop merupakan salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir yang melanda Aceh Timur beberapa waktu lalu.
“Puskesmas ini kita bangun di lokasi yang lebih aman, di atas bukit di samping Kompi Lokop, dan sudah bisa digunakan untuk melayani kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Al-Farlaky memastikan tidak ada kendala terkait tenaga medis. Dokter umum, bidan, dan perawat tetap bertugas seperti biasa. Jika diperlukan penambahan tenaga medis, pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.
Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat Lokop untuk menjaga fasilitas Puskesmas yang telah dibangun kembali tersebut, termasuk peralatan kesehatannya. []



















