• Tentang Kami
Tuesday, June 16, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Monolog ‘Tubuh yang Tak Pernah Takluk’ akan Dipentaskan di Rumah Cut Nyak Dhien

SAGOE TV by SAGOE TV
August 28, 2025
in Entertainment
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Monolog ‘Tubuh yang Tak Pernah Takluk’ akan Dipentaskan di Rumah Cut Nyak Dhien

Seniman teater asal Banda Aceh, Zikrayanti, akan mementaskan monolog tubuh berjudul ‘Cut Nyak’ dengan tema ‘Tubuh yang Tak Pernah Takluk’ di Museum Rumah Cut Nyak Dhien, pada 6 September 2025. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | BANDA ACEH – Seniman teater asal Banda Aceh, Zikrayanti, akan mementaskan monolog tubuh berjudul “Cut Nyak” di Museum Rumah Cut Nyak Dhien, Lampisang, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, pada Sabtu, 6 September 2025. Pertunjukan ini mengangkat tema “Tubuh yang Tak Pernah Takluk” sebagai simbol semangat juang pahlawan nasional Cut Nyak Dhien yang hingga kini dikenang sebagai ikon perlawanan perempuan Aceh

Zikrayanti menyebut, pementasan ini sengaja dikemas dengan bentuk monolog tubuh, yakni pertunjukan yang minim kata namun sarat ekspresi gerak. “Monolog tubuh dengan minim kata namun kaya ekspresi gerak akan menyampaikan perjuangan, penderitaan, dan kekuatan batin seorang perempuan yang menjadi ikon perlawanan nasional,” ujarnya.

BACA JUGA

Monolog ‘Tubuh yang Tak Pernah Takluk’ Hidupkan Semangat Cut Nyak Dhien di Rumah Sejarahnya

Sutradara Daniel Rudi Haryanto Dampingi Peserta Balee Komunitas di Aceh Film Festival 2025

Cut Nyak Dhien adalah salah satu tokoh perempuan paling berpengaruh dalam sejarah perjuangan bangsa. Ia tidak hanya dikenal karena keberanian memimpin perlawanan rakyat Aceh melawan Belanda tetapi juga karena keteguhan hati dan kecerdasannya dalam strategi perang gerilya. Hingga akhir hayatnya dalam pengasingan, Cut Nyak Dhien tetap menolak menyerah.

Bagi Zikrayanti, mengenang sosok tersebut tidak cukup hanya lewat buku pelajaran atau dokumen sejarah. Ia menilai seni pertunjukan adalah medium yang lebih emosional dan reflektif. “Pementasan monolog tubuh ini bertujuan menghadirkan kembali semangat perjuangan Cut Nyak Dhien melalui pendekatan pertunjukan yang lebih simbolik dan emosional.”

Pertunjukan berdurasi sekitar 30-45 menit ini disutradarai oleh Nazar Shah Alam dan akan dibagi ke dalam lima bagian dramatik. Elemen artistik dirancang oleh Arifa Safura sebagai seniman rupa perempuan dari Aceh yang telah sering memamerkan karyanya baik di dalam maupun di luar negeri. Kemudian, musik akan digarap oleh Dana Maulana yang dikenal sebagai salah satu komposer ternama di Aceh.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi ruang kreatif lintas disiplin seni. “Pementasan ini juga menjadi bentuk pemberdayaan narasi perempuan dalam sejarah, di mana kisah Cut Nyak Dhien sebagai tokoh sentral akan disuarakan dari perspektif tubuh yang menyimpan trauma, keteguhan, keimanan dan ketegangan dalam diam,” kata Zikrayanti.

Ia berharap pementasan ini tidak hanya menjadi tontonan, melainkan juga ruang refleksi. “Lewat tubuh Cut Nyak Dhien, kita belajar bahwa perjuangan tidak selalu bersenjata; kadang, keberanian dan keteguhan adalah bentuk perlawanan yang paling dalam,” ujarnya.

Pementasan ini dipandang penting dalam memperkaya khazanah seni pertunjukan Aceh sekaligus menghadirkan cara baru dalam mengajarkan sejarah kepada generasi muda. Dengan pendekatan tubuh sebagai medium ekspresi, tema besar yang diusung menegaskan posisi perempuan dalam sejarah bangsa. Tubuh perempuan justru ditampilkan sebagai sumber kekuatan. Pesan ini selaras dengan semangat pemberdayaan perempuan dalam kehidupan kontemporer Aceh maupun Indonesia.

Pementasan “Cut Nyak” di museum Rumah Cut Nyak Dhien juga memiliki makna simbolis. Rumah peninggalan pahlawan perempuan itu menjadi saksi bisu perjuangan masa lalu, sekaligus panggung untuk menghidupkan kembali semangat juang lewat seni. Dengan menggabungkan kekuatan sejarah, seni pertunjukan, dan narasi perempuan, monolog tubuh Cut Nyak menjadi upaya kreatif untuk menjaga ingatan kolektif bangsa.

Pertunjukan ini tidak hanya memberi pengalaman teater yang reflektif, tetapi juga mengingatkan publik bahwa semangat perjuangan perempuan Aceh tetap relevan di masa kini. “Perjuangan Cut Nyak Dhien tidak hanya layak dikenang, tapi juga perlu terus dihidupkan dalam semangat seni yang membebaskan,” ujar Zikrayanti. [] Ikhsan Maulana, Founder Komunitas SISI BUKU

Tags: acehCut Nyak DhienMonologMuseumRumahTeater
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Monolog ‘Tubuh yang Tak Pernah Takluk’ Hidupkan Semangat Cut Nyak Dhien di Rumah Sejarahnya
Entertainment

Monolog ‘Tubuh yang Tak Pernah Takluk’ Hidupkan Semangat Cut Nyak Dhien di Rumah Sejarahnya

by SAGOE TV
September 7, 2025
Sutradara Daniel Rudi Haryanto Dampingi Peserta Balee Komunitas di Aceh Film Festival 2025
Entertainment

Sutradara Daniel Rudi Haryanto Dampingi Peserta Balee Komunitas di Aceh Film Festival 2025

by SAGOE TV
September 5, 2025
Aceh Film Festival 2025 Usung Tema Stratagem, Putar Film Dokumenter Pemenang Oscar
Entertainment

Aceh Film Festival 2025 Usung Tema Stratagem, Putar Film Dokumenter Pemenang Oscar

by SAGOE TV
September 1, 2025
Subur Dani Rilis Single ‘Calitra Udep’, Kidung Reflektif Tentang Liku-Liku Kehidupan
Entertainment

Subur Dani Rilis Single ‘Calitra Udep’, Kidung Reflektif Tentang Liku-Liku Kehidupan

by SAGOE TV
June 4, 2025
Film Dokumenter Take Lawe Diputar di Banda Aceh, Membawa Suara Kluet ke Tengah Kota
Entertainment

Film Dokumenter Take Lawe Diputar di Banda Aceh, Membawa Suara Kluet ke Tengah Kota

by SAGOE TV
May 18, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Aceh Butuh Tata Kelola, Bukan Sekadar Razia Kesenjangan Regulasi Hotel Syariah dan Jalan Keluarnya

Aceh Butuh Tata Kelola, Bukan Sekadar Razia: Kesenjangan Regulasi Hotel Syariah dan Jalan Keluarnya

June 10, 2026
Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 7, 2026
Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah, Kloter Pertama Tiba 15 Juni 2026

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah, Kloter Pertama Tiba 15 Juni 2026

June 15, 2026
Banda Aceh Kota Kolaborasi Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan

Banda Aceh Kota Kolaborasi: Menyatukan Nilai Syariah, Inovasi, dan Keberlanjutan untuk Masa Depan

June 13, 2026
Dari Meja yang Sama

Ketika Darussalam Kehilangan Keberanian Mencari yang Terbaik

June 13, 2026
Mungkin yang kurang bukan acara Catatan tentang Banda Aceh, ruang perjumpaan, dan hal-hal yang terus dimulai dari awal

Mungkin Yang Kurang Bukan Acara

June 10, 2026
Pelantikan PWNU Aceh 2026-2031 Akan Dihadiri Rais 'Aam dan Ketua Umum PBNU

Pelantikan PWNU Aceh 2026-2031 Akan Dihadiri Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU

June 9, 2026
Menyelamatkan Masa Depan LKMS: Membangun Kepercayaan dan Menguatkan Ekonomi Umat

Menyelamatkan Masa Depan LKMS: Membangun Kepercayaan dan Menguatkan Ekonomi Umat

June 8, 2026
Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia, Dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia, Dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman

June 15, 2026

EDITOR'S PICK

Final Liga 2 antara PSIM vs Bhayangkara FC Digelar di Stadion Manahan Solo

Final Liga 2 antara PSIM vs Bhayangkara FC Digelar di Stadion Manahan Solo

February 24, 2025
Rehabilitasi Sawah Pascabencana di Aceh Terus Dipercepat

Rehabilitasi Sawah Pascabencana di Aceh Terus Dipercepat

May 11, 2026
Orkestra Republik Indonesia di Jalan Raya: Touring 3563 KM Bali-Banda Aceh (Bagian 1)

Orkestra Republik Indonesia di Jalan Raya: Touring 3563 KM Bali-Banda Aceh (Bagian 2)

March 24, 2025
USK Dukung Transformasi IAIN Takengon Menjadi UIN

USK Dukung Transformasi IAIN Takengon Menjadi UIN

November 26, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.