• Tentang Kami
Wednesday, July 15, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pasca Serangan AS dan Israel ke Iran, Indonesia Kaji Ulang Peran di Dewan Perdamaian BoP

Anna Rizatil by Anna Rizatil
March 14, 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pasca Serangan AS dan Israel ke Iran, Indonesia Kaji Ulang Peran di Dewan Perdamaian BoP

Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta. Foto: Kemlu RI

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA | SAGOE TV – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia tengah merancang skenario substitusi bagi peran Indonesia di Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian menyusul ketidakpastian legitimasi lembaga tersebut setelah serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) lalu.

Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kemlu RI, Muhammad Takdir, mengatakan agenda BoP untuk sementara waktu telah dihentikan.

BACA JUGA

Wagub Aceh Minta Baitul Mal Kelola Zakat Secara Transparan agar Dipercaya Masyarakat

Mengapa Perusahaan Perlu Daycare? Kemnaker Sebut Baru 1,23 Persen yang Menyediakannya

“Nah ini sudah diputuskan suspend (agenda BoP). Jadi kalau dilihat di sini, berarti harus disubstitusi ke dalam peran yang lain,” ujar Muhammad Takdir melalui keterangan resmi, Kamis (12/3/2026).

Salah satu opsi yang tengah dikaji di internal Kemlu adalah pembentukan utusan khusus atau special envoy untuk Palestina. Utusan tersebut nantinya bertugas mengkoordinasikan penyaluran bantuan dari Indonesia ke wilayah Gaza.

Muhammad Takdir menjelaskan, langkah tersebut merupakan tambahan dari peran yang sebelumnya telah diinisiasi mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui penunjukan konsul kehormatan di Ramallah.

“Langkah ini sebenarnya, tambahan dari peran yang sudah dilakukan Bu Retno sebelumnya yang menunjuk konsul kehormatan di Ramallah, yang diharapkan bisa membantu,” ujarnya.

Kajian strategis tersebut rencananya akan disampaikan kepada Menteri Luar Negeri untuk selanjutnya diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berharap inisiatif tersebut dapat memperkuat peran Indonesia dalam isu Palestina.

Muhammad Takdir juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo membuka sejumlah saluran alternatif dalam diplomasi, termasuk kemungkinan melibatkan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dinilai memiliki kapasitas sebagai juru runding perdamaian serta memiliki koneksi dengan pemimpin politik Hamas.

Ia mengakui bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran menjadi dinamika yang memperkuat kritik publik terhadap keterlibatan Indonesia di BoP. Meski demikian, ia menilai pendekatan yang cerdas tetap diperlukan untuk menyelesaikan isu Palestina yang memiliki kompleksitas tinggi.

Meski keanggotaan di BoP dinilai memiliki sejumlah kekurangan di permukaan, ia meminta publik untuk memberikan kepercayaan kepada pemerintah karena terdapat berbagai pertimbangan strategis yang belum dapat disampaikan sepenuhnya.

“Secara umum saya kira publik punya pandangan yang mesti kita jadikan salah satu bahan pertimbangan di dalam memperbaiki apa yang mungkin terlihat kurang terima oleh publik secara umum (terkait BoP),” ujarnya.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga tengah menyiapkan rekomendasi terkait posisi Indonesia dalam Dewan Perdamaian tersebut.

Ketua MUI Bidang Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, menyatakan pihaknya telah merampungkan kajian mengenai potensi mudarat dan manfaat keterlibatan Indonesia di BoP.

Rekomendasi tersebut akan memuat parameter yang jelas mengenai kapan Indonesia perlu tetap bertahan atau keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian agar kebijakan pemerintah selaras dengan dinamika geopolitik yang berkembang.

“Bahwa ada parameter yang harus digunakan, kapan exit, kapan tidak, kapan sementara, kapan tidak. Nah ini akan memberikan lebih kepastian, supaya publik juga memahami, lalu pemerintah juga memahami memang sesuai dengan dinamika yang ada,” ujarnya.

Desakan agar Indonesia keluar dari BoP menguat setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan pemerintah untuk menarik Indonesia dari Dewan Perdamaian apabila lembaga tersebut dinilai tidak lagi sejalan dengan tujuan perdamaian, khususnya terkait kemerdekaan Palestina.[]

Tags: Amerika SerikatBoPDewan perdamaianIndonesiaIranIsraelPemerintah
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Wagub Aceh Minta Baitul Mal Kelola Zakat Secara Transparan agar Dipercaya Masyarakat
News

Wagub Aceh Minta Baitul Mal Kelola Zakat Secara Transparan agar Dipercaya Masyarakat

by SAGOE TV
July 15, 2026
Terkena PHK Ini Manfaat JKP yang Bisa Beri Bantuan Tunai dan Pelatihan Kerja
News

Mengapa Perusahaan Perlu Daycare? Kemnaker Sebut Baru 1,23 Persen yang Menyediakannya

by SAGOE TV
July 15, 2026
UKM PA Leuser USK Eksplorasi Gunung Geureudong, Promosikan Jalur Pendakian via Desa Gemasih
News

UKM PA Leuser USK Eksplorasi Gunung Geureudong, Promosikan Jalur Pendakian via Desa Gemasih

by SAGOE TV
July 15, 2026
Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka'bah, Kemenag Aceh Ajak Masyarakat Cek Arah Kiblat
News

Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Kemenag Aceh Ajak Masyarakat Cek Arah Kiblat

by SAGOE TV
July 15, 2026
PFI Aceh Siap Gelar Roadshow Pameran Foto Sumatera Bangkit
News

PFI Aceh Siap Gelar Roadshow Pameran Foto “Sumatera Bangkit”

by SAGOE TV
July 15, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak Analisis Postur Anggaran Terhadap Janji Visi & Program Muzakir Manaf-Fadhlullah

Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak

July 11, 2026
UIN Ar-Raniry Tambah 6 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini Capai 66 Orang

UIN Ar-Raniry Tambah 6 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini Capai 66 Orang

July 14, 2026
Horor Perjalanan Belum Berakhir

Horor Perjalanan Belum Berakhir

July 10, 2026
BPMA dan Polda Aceh Perkuat Pengamanan Blok A Medco E&P Malaka

BPMA dan Polda Aceh Perkuat Pengamanan Blok A Medco E&P Malaka

July 10, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Risman Rachman.

Manajemen Solusi, Bagaimana Menerapkannnya?

March 15, 2025

EDITOR'S PICK

Pj Gubernur Aceh Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Simeulue

Pj Gubernur Aceh Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Simeulue

October 3, 2024
Eks Panglima GAM Sabang Harap Tengku Jamaica Wakili Aceh di Kementerian

Eks Panglima GAM Sabang Harap Tengku Jamaica Wakili Aceh di Kementerian

February 8, 2026
Diikuti 21 Kampus dari 4 Negara, Universitas Syiah Kuala Juara Umum IQRA-USK

Diikuti 21 Kampus dari 4 Negara, Universitas Syiah Kuala Juara Umum IQRA-USK

November 5, 2024
Persiraja Banda Aceh Akhiri Liga 2 dengan Kemenangan atas Deltras FC

Persiraja Banda Aceh Akhiri Liga 2 dengan Kemenangan atas Deltras FC

March 8, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.