• Tentang Kami
Tuesday, November 3, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pertamax Naik, Ojol Aceh Kian Terjepit di Tengah Sepinya Orderan

Zuhri Noviandi by Zuhri Noviandi
June 11, 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertamax Naik, Ojol Aceh Kian Terjepit di Tengah Sepinya Orderan

Ilustrasi. (AI)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi Rp16.650 per liter mulai 10 Juni 2026 kian memperpanjang napas terengah-engah para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Banda Aceh, Aceh. Kebijakan ini menjadi pukulan telak di tengah kondisi lapangan yang kian tidak berpihak pada kantong mereka.

Bagi para driver, kendaraan operasional mereka sangat bergantung pada pasokan BBM seperti Pertamax dan Pertalite. Namun kini, jangankan Pertamax yang harganya melambung, untuk menggunakan Pertalite saja mereka sudah kepayahan akibat sepinya orderan.

BACA JUGA

UIN Ar-Raniry Gandeng Indosat, Siapkan Talenta Aceh Hadapi Era AI

Mualem-Dek Fadh Minta Pusat Tuntaskan Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Blang Padang

Kenaikan harga BBM ini secara drastis mengubah pola kerja para pengemudi di lapangan. Jika dahulu mereka bisa leluasa berpindah-pindah titik untuk menjemput bola mencari penumpang, kini ruang gerak itu terpaksa dipangkas demi menghemat bahan bakar.

“Kalau sekarang otomatis harus banyak perkiraan, dengan harga Pertamax naik kita kan tidak berani untuk pindah-pindah lokasi. Tidak cocok biaya pengeluaran sama pemasukan,” kata Ketua Payung Ojol Aceh, Norman, Rabu (10/6/2026).

Kondisi krisis ini kian diperparah oleh karakteristik geografis dan sosial Kota Banda Aceh yang berbeda jauh dari megapolitan seperti Jakarta. Di kota besar, ojol telah menjelma menjadi kebutuhan primer masyarakat untuk membelah kemacetan, sehingga limpahan orderan selalu tersedia.

Sementara di Banda Aceh, jumlah pengguna aplikasi tergolong terbatas dan ekosistem kuliner seperti restoran tidak sepadat kota-kota besar. Di sisi lain, ruang gerak yang sempit itu harus diperebutkan oleh jumlah pengemudi ojol yang justru semakin ramai.

Bagi pengemudi yang sudah berkeluarga, target harian bukan lagi soal mengejar kuantitas orderan, melainkan berapa nominal bersih yang bisa dibawa pulang ke rumah. Untuk mencapai target bersih Rp100.000 atau Rp200.000 per hari, kalkulasi pengeluaran harus dihitung secara ketat.

Dengan estimasi biaya operasional harian mencapai Rp100.000—terdiri dari modal bensin sekitar Rp30.000 serta biaya makan dan minum Rp80.000—para driver harus memeras keringat lebih lama. Mereka rata-rata harus mengaspal sejak pukul 08.00 WIB hingga larut malam pukul 22.00 WIB. Itu pun, pendapatan bersih Rp180.000 hingga Rp200.000 belum tentu bisa didekap setiap hari.

Mirisnya, perjuangan ekstra keras ini tidak diimbangi dengan skema insentif yang bersahabat. Pendapatan dari ongkos kirim (ongkir) dinilai terlampau murah. Korporasi penyedia aplikasi juga telah menghapus kebijakan bonus harian.

“Dari perusahaan juga kalau dulu ada bonus, 20 orderan kita per harinya ada subsidi dari perusahaan 80 ribu. Tapi sekarang tidak ada lagi, bonusnya sudah hilang,” ujarnya.

Saat ini, para pengemudi ojol di Banda Aceh merasa seperti berdiri di tepi jurang dilema yang tak berujung. Menyerah dan berhenti bekerja berarti membiarkan kebutuhan rumah tangga dan anak-anak telantar. Namun, terus menarik pedal gas pun membuat mereka pusing dengan perhitungan modal yang kerap tekor.

Kebingungan di tingkat tapak ini diperparah oleh regulasi payung hukum tentang ojek online yang dinilai belum rampung dan jelas. Akibatnya, para pengemudi merasa berjalan tanpa arah perlindungan yang pasti.

“Harapannya kita kenaikan harga BBM ini bisa normal lagi. Karena pendapatan kita tidak sesuai dengan pengeluaran,” pungkasnya penuh harap agar kondisi ekonomi dapat kembali stabil.[]

Tags: AcehBanda AcehBBMHargaOjekOjolPertamax
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Zuhri Noviandi

Zuhri Noviandi

Related Posts

UIN Ar-Raniry Gandeng Indosat, Siapkan Talenta Aceh Hadapi Era AI
News

UIN Ar-Raniry Gandeng Indosat, Siapkan Talenta Aceh Hadapi Era AI

by SAGOE TV
November 3, 2026
Mualem-Dek Fadh Minta Pusat Tuntaskan Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Blang Padang
News

Mualem-Dek Fadh Minta Pusat Tuntaskan Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Blang Padang

by SAGOE TV
November 2, 2026
Tgk Faisal Ali Anggota Majelis Masyayikh
News

Tgk Faisal Ali Dikukuhkan Jadi Anggota Majelis Masyayikh

by SAGOE TV
November 3, 2026
Seluruh Peserta UKJ AJI Angkatan 110 di Banda Aceh Dinyatakan Kompeten
News

Seluruh Peserta UKJ AJI Angkatan 110 di Banda Aceh Dinyatakan Kompeten

by SAGOE TV
November 3, 2026
Nezar Patria Dorong Kampus Ambil Peran dalam Pengembangan AI di Indonesia
News

Nezar Patria Dorong Kampus Ambil Peran dalam Pengembangan AI di Indonesia

by SAGOE TV
November 3, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Bandar Publishing-IKAPI Aceh Gelar Diskusi Buku Dr Baun, Sekaligus Lepas Tugas ke Kepri

Bandar Publishing-IKAPI Aceh Gelar Diskusi Buku Dr Baun, Sekaligus Lepas Tugas ke Kepri

November 3, 2026
Operasi Patuh Seulawah 2026 Aceh

Operasi Patuh Seulawah 2026 Dimulai, Pengendara di Aceh Perlu Waspadai 3 Pelanggaran Ini

October 26, 2026
Kendaraan Listrik Makin Diminati

Kendaraan Listrik Makin Diminati

October 31, 2026
Polres Lhokseumawe Sita 21 Motor, Warga yang Kehilangan Kendaraan Diminta Melapor

Polres Lhokseumawe Sita 21 Motor, Warga yang Kehilangan Kendaraan Diminta Melapor

October 28, 2026
Sebelum Punya Gedung, Fakultas Ini Sudah Punya Grup Percakapan

Sebelum Punya Gedung, Fakultas Ini Sudah Punya Grup Percakapan

November 2, 2026
Kita Bangga pada Budaya Aceh–Seberapa Banyak Kita Memahaminya

Kita Bangga pada Budaya Aceh–Seberapa Banyak Kita Memahaminya?

October 28, 2026
Tgk Faisal Ali Anggota Majelis Masyayikh

Tgk Faisal Ali Dikukuhkan Jadi Anggota Majelis Masyayikh

November 3, 2026
Rizwan dan Nadia Jadi Duta Literasi UIN Ar-Raniry 2026, Rektor Soroti Budaya Membaca

Rizwan dan Nadia Jadi Duta Literasi UIN Ar-Raniry 2026, Rektor Soroti Budaya Membaca

October 29, 2026
Pihak Swasta Ditantang Membangun SPKLU

Pihak Swasta Ditantang Membangun SPKLU

November 2, 2026

EDITOR'S PICK

Pemangku Kepentingan Diajak untuk Jadikan Aceh Laboratorium Ekonomi Syariah di Indonesia

Pemangku Kepentingan Diajak untuk Jadikan Aceh Laboratorium Ekonomi Syariah di Indonesia

October 25, 2024
Jemaah Haji Aceh 2025 Mulai Terbang ke Arab Saudi 18 Mei

Jemaah Haji Aceh 2025 Mulai Terbang ke Arab Saudi 18 Mei

April 8, 2025
Presdir Toyota Motivasi Mahasiswa USK, Bocorkan Rencana Produksi Mobil Listrik di Indonesia

Presdir Toyota Motivasi Mahasiswa USK, Bocorkan Rencana Produksi Mobil Listrik di Indonesia

August 8, 2025
pandemi covid19

Etnografi Kematian Selama Pandemi Covid-19

March 24, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.