• Tentang Kami
Tuesday, September 15, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Resiko Revisi Undang-Undang Pemerintah Aceh

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
August 24, 2024
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
sulaiman tripa

Dr Sulaiman Tripa

Share on FacebookShare on Twitter

Ada keinginan untuk melakukan revisi terhadap UUPA yang sekarang sudah memasuki proses di legislatif –program legislasi nasional. Jika ditilik lebih dalam, bahkan belum semua isinya dilaksanakan. Malah sejumlah pasal sudah diajukan yudisial review di Mahkamah Konstitusi dan dicabut (lihat misalnya opini Mawardi Ismail, “Menyelamatkan UUPA, Bagaimana Caranya?” Serambi, 6/10/2016).

Keinginan revisi bukan tanpa risiko. Proses politik di ruang politik gencar dengan tulak-tarek. Jangan sampai saat ingin memasukkan sesuatu yang masih kurang, justru kelebihan di dalamnya yang akan keluar dan tergerus. Ibarat burung dan sangkar, jangan-jangan justru burung di dalam yang banyak keluar sangkar (“Pertaruhan UUPA” (Serambi, 27/02/2020).

Lantas mengapa belum semua peraturan pelaksana tuntas? Pertanyaan ini penting sekaligus strategis. Sejumlah tim advokasi dibentuk, baik oleh legislatif maupun eksekutif. Masing-masing memiliki tim. Pusat dan daerah juga memiliki tim lain lagi. DPR RI secara khusus memiliki unit untuk melihat implementasi UUPA dan otonomi khusus.

BACA JUGA

Hari Literasi, AI, dan Cara Berpikir

Lulusan Seni 2026-2030: Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh

Walau dengan banyak tim, pertanyaan mengapa belum tuntas, tidak mudah juga dijawab. Secara politis, mungkin realitas tulak-tarek tidak terhindarkan. Sedangkan secara akademis, proses pemahaman dan pemaknaan menjadi dasar dalam pembentukan regulasi pelaksana.

Bagi saya sebagai orang yang berada di lingkungan kampus –akademis, pertanyaan di atas bisa dipahami. Sebuah teks, ketika dirumuskan, selalu memungkinkan berbeda saat dibaca oleh generasi sesudahnya. Bukan hanya orang yang berbeda periode, bahkan untuk satu periode pun, orang-orang bisa berbeda pendapat. Mereka yang berada dan sebagai pembentuk undang-undang, antarsesama mereka (anggota legislatif) pun bisa berbeda pendapat terhadap satu hal yang disusun bersama-sama. Apalagi dengan mereka yang sudah berda periode.

Dalam hukum, semuanya tidak terlepas dari bagaimana orang membaca teks undang-undang. Berdasar itu akan muncul pemahaman –yang sekali lagi biasanya sangat beragam. Berbasis pada pemahaman, langkah untuk implementasi diambil.

Ada satu catatan saya yang penting, bahwa UUPA itu sebagai undang-undang yang mendapat perhatian khusus. Sejak dari proses pembentukan hingga pelaksanaan. Lantas bagaimana dengan undang-undang yang tidak seseksi dengan UUPA ini?

Ceritanya akan lain dengan proses advokasi yang bisa berbeda. Zaman juga berubah dengan cepat. Respons publik terhadap UUPA di awal, misalnya, setelah tsunami, terkait rasa simpati dan empati. Kondisi ini belum tentu akan didapat dengan keadaan yang sama. Kondisi tersebut harus dipahami oleh para pengambil kebijakan eksekutif dan legislatif di Aceh.

Publikasi artikel ini kolaborasi SAGOETV.com dengan SulaimanTripa.com

Tags: AcehIndonesiaNKRIsulaiman tripaUUPA
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Hari Literasi, AI, dan Cara Berpikir
Opini

Hari Literasi, AI, dan Cara Berpikir

by SAGOE TV
September 9, 2026
Lulusan Seni 2026-2030 Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh
Opini

Lulusan Seni 2026-2030: Menghubungkan Pendidikan, Profesi, dan Kebudayaan Aceh

by SAGOE TV
September 7, 2026
Risnawati Ridwan
Opini

Desil di Atas Kertas, Akses Pendidikan dan Kesehatan menjadi Taruhan

by SAGOE TV
September 6, 2026
Sekolah Gratis, Bersekolah Tidak: Refleksi Hardikda 2026
Opini

Sekolah Gratis, Bersekolah Tidak: Refleksi Hardikda 2026

by SAGOE TV
September 2, 2026
Setelah Dislokasi Epistemik Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK
Opini

Setelah Dislokasi Epistemik: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK?

by SAGOE TV
August 31, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

67 Pejabat UIN Ar-Raniry Dilantik, Reza Idria Jadi Wakil Rektor dan Hendra Kurniawan Plt Dekan Kedokteran

September 11, 2026
Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

Dari Harvard ke UIN Ar-Raniry, Reza Idria Kini Jadi Wakil Rektor

September 11, 2026
Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

Kenapa Tol Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara? Ini Alasan dan Jadwal Dibuka Kembali

September 10, 2026
Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

Mahasiswa PKK USK Belajar Pendidikan Kuliner dan Pariwisata dari Akademisi Malaysia

September 12, 2026
Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

Prof Teuku Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Ini Fokus yang Akan Diperkuat

September 12, 2026
Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

Mahasiswa USK Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Plt Sekda Buka Ruang Dialog

September 11, 2026
Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

Mujiburrahman Terpilih Jadi Ketua ICMI Aceh, Unggul 13 Suara dalam Muswil VIII

September 12, 2026
Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

Jejak Syekh Yusuf al-Makassari di Aceh dan Jaringan Samudra Hindia Dibahas UIN Ar-Raniry

September 14, 2026
Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

Dua Kampus Besar Aceh Kembali Perkuat Kerja Sama untuk Majukan Pendidikan

September 11, 2026

EDITOR'S PICK

Mualem Buka MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya: Al-Qur’an Panduan Hidup yang Abadi

Mualem Buka MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya: Al-Qur’an Panduan Hidup yang Abadi

November 2, 2025
Debat Perdana Pilwalkot Banda Aceh Dijadwalkan 30 Oktober 2024

Debat Kedua Pilkada Kota Banda Aceh 20 November 2024, Ini Tema dan Panelisnya

November 17, 2024
Gampong Lam Geu Eu Raih Juara Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H Aceh Tahun 2025

Gampong Lam Geu Eu Raih Juara Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H Aceh Tahun 2025

February 8, 2026
Gubernur Tetapkan Lima Anggota Baitul Mal Aceh Periode 2025-2030, Ini Nama-Namanya

Gubernur Tetapkan Lima Anggota Baitul Mal Aceh Periode 2025-2030, Ini Nama-Namanya

November 7, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.