• Tentang Kami
Saturday, April 25, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Resiko Revisi Undang-Undang Pemerintah Aceh

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
August 24, 2024
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
sulaiman tripa

Dr Sulaiman Tripa

Share on FacebookShare on Twitter

Ada keinginan untuk melakukan revisi terhadap UUPA yang sekarang sudah memasuki proses di legislatif –program legislasi nasional. Jika ditilik lebih dalam, bahkan belum semua isinya dilaksanakan. Malah sejumlah pasal sudah diajukan yudisial review di Mahkamah Konstitusi dan dicabut (lihat misalnya opini Mawardi Ismail, “Menyelamatkan UUPA, Bagaimana Caranya?” Serambi, 6/10/2016).

Keinginan revisi bukan tanpa risiko. Proses politik di ruang politik gencar dengan tulak-tarek. Jangan sampai saat ingin memasukkan sesuatu yang masih kurang, justru kelebihan di dalamnya yang akan keluar dan tergerus. Ibarat burung dan sangkar, jangan-jangan justru burung di dalam yang banyak keluar sangkar (“Pertaruhan UUPA” (Serambi, 27/02/2020).

Lantas mengapa belum semua peraturan pelaksana tuntas? Pertanyaan ini penting sekaligus strategis. Sejumlah tim advokasi dibentuk, baik oleh legislatif maupun eksekutif. Masing-masing memiliki tim. Pusat dan daerah juga memiliki tim lain lagi. DPR RI secara khusus memiliki unit untuk melihat implementasi UUPA dan otonomi khusus.

BACA JUGA

Mahasiswa Baru dan Tupoksi yang Terlupakan

Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

Walau dengan banyak tim, pertanyaan mengapa belum tuntas, tidak mudah juga dijawab. Secara politis, mungkin realitas tulak-tarek tidak terhindarkan. Sedangkan secara akademis, proses pemahaman dan pemaknaan menjadi dasar dalam pembentukan regulasi pelaksana.

Bagi saya sebagai orang yang berada di lingkungan kampus –akademis, pertanyaan di atas bisa dipahami. Sebuah teks, ketika dirumuskan, selalu memungkinkan berbeda saat dibaca oleh generasi sesudahnya. Bukan hanya orang yang berbeda periode, bahkan untuk satu periode pun, orang-orang bisa berbeda pendapat. Mereka yang berada dan sebagai pembentuk undang-undang, antarsesama mereka (anggota legislatif) pun bisa berbeda pendapat terhadap satu hal yang disusun bersama-sama. Apalagi dengan mereka yang sudah berda periode.

Dalam hukum, semuanya tidak terlepas dari bagaimana orang membaca teks undang-undang. Berdasar itu akan muncul pemahaman –yang sekali lagi biasanya sangat beragam. Berbasis pada pemahaman, langkah untuk implementasi diambil.

Ada satu catatan saya yang penting, bahwa UUPA itu sebagai undang-undang yang mendapat perhatian khusus. Sejak dari proses pembentukan hingga pelaksanaan. Lantas bagaimana dengan undang-undang yang tidak seseksi dengan UUPA ini?

Ceritanya akan lain dengan proses advokasi yang bisa berbeda. Zaman juga berubah dengan cepat. Respons publik terhadap UUPA di awal, misalnya, setelah tsunami, terkait rasa simpati dan empati. Kondisi ini belum tentu akan didapat dengan keadaan yang sama. Kondisi tersebut harus dipahami oleh para pengambil kebijakan eksekutif dan legislatif di Aceh.

Baca Juga:  Mengapa Amerika Sebenarnya Membidik China Melalui Iran dan Venezuela?

Publikasi artikel ini kolaborasi SAGOETV.com dengan SulaimanTripa.com

Tags: acehIndonesiaNKRIsulaiman tripaUUPA
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Mahasiswa Baru dan Tupoksi yang Terlupakan
Opini

Mahasiswa Baru dan Tupoksi yang Terlupakan

by Anna Rizatil
April 20, 2026
Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global
Opini

Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

by Anna Rizatil
April 17, 2026
Kemunafikan Singapura, Balas Budi Israel, dan Selat Hormuz
Opini

Kemunafikan Singapura, Balas Budi Israel, dan Selat Hormuz

by Anna Rizatil
April 10, 2026
Bagaimana Memahami Kemenangan Iran
Opini

Bagaimana Memahami Kemenangan Iran?

by Anna Rizatil
April 8, 2026
Zaman Batu dalam Perang Narasi AS-Iran
Opini

Zaman Batu dalam Perang Narasi AS-Iran

by SAGOE TV
April 5, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

April 24, 2026
Skate Park Stage Hadirkan Eksplorasi Seni Bunyi Sederhana di Banda Aceh

Skate Park Stage Hadirkan Eksplorasi Seni Bunyi Sederhana di Banda Aceh

April 23, 2026
Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

April 20, 2026
UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

April 20, 2026
MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

April 19, 2026
Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

April 18, 2026
Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh

Bantuan Rp260 Miliar dari Sumut untuk Aceh Diserahkan di Forum APEKSI Banda Aceh

April 21, 2026
Safrizal ZA Bawa Spirit Sun Tzu di Musrenbang Aceh 2027

Safrizal ZA Bawa Spirit Sun Tzu di Musrenbang Aceh 2027

April 23, 2026
Mahasiswa Baru dan Tupoksi yang Terlupakan

Mahasiswa Baru dan Tupoksi yang Terlupakan

April 20, 2026

EDITOR'S PICK

Peringati Hari Bumi, UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Ekoteologi dan Launching Program 1.000 Pohon

Peringati Hari Bumi, UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Ekoteologi dan Launching Program 1.000 Pohon

April 21, 2025
Event, Seni, dan Masalah Standar

Event, Seni, dan Masalah Standar

February 1, 2026
Seleksi Petugas Haji 2025 Tingkat Daerah Dibuka 7 November, Cek Syaratnya

Seleksi Petugas Haji 2025 Tingkat Daerah Dibuka 7 November, Cek Syaratnya

November 8, 2024
Musabaqah Dalail Khairat Aceh Besar

Kadis DSI Aceh Besar Buka Musabaqah Dalail Khairat di Lam Bheu

February 18, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.