• Tentang Kami
Tuesday, July 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Sabar Bukan Diam: Refleksi Etika dan Kebijakan dalam Penanggulangan Bencana Aceh

Anna Rizatil by Anna Rizatil
January 2, 2026
in Analisis
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc. (Foto: Dokumen)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc

Profesor bidang teknologi pascapanen, Dosen Prodi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Email: rkhathir79@gmail.com

BACA JUGA

Soekarno, Hasan Tiro, Ayatullah Khamenei, dan Islam Perlawanan

Apa Pentingnya Cara Pandang Bencana?

Sabar itu bukanlah pasif, tidak peduli atau diam saja. Sabar adalah sikap pengendalian diri ketika kita sedang belajar dari kegagalan dan melakukan suatu upaya perbaikan. Kita lihat pascabencana hidrometeorologi Aceh 2025, dampaknya sangat dahsyat dengan jumlah korban yang kian hari semakin meningkat. Kita harus mempelajari tentang bencana ini, mengapa terjadi, dan bagaimana cara pencegahannya di masa depan. Kita juga perlu strategi bagaimana menanggulangi segala kerusakan yang telah terjadi, dan bagaimana membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban.

Mari kita merenungkan. Allah berfirman dalam Surah Al Ma’arij ayat 19, “Sesungguhnya manusia diciptakan dalam keadaan keluh kesah lagi kikir. Istilah yang Allah gunakan adalah “Halua’an”. Halu ini bermakna berkeluh kesah plus kikir. Dalam ayat 20 dilanjutkan: “Apabila ditimpa kesusahan ia akan berkeluh kesah (Jazuu’an)”. Dalam ayat 21: “Apabila diberikan kebaikan (harta) ia menjadi kikir (Manuu’an)”. Dalam ayat selanjutnya Allah menjelaskan bahwa keluh kesah itu dapat dihindari dengan shalat dan sabar, dan kikir dapat dihancurkan dengan budaya saling berbagi.

Berdasarkan definisinya, sabar tidak berarti melupakan dan memaafkan. Jadi konsep sabar tidak dapat digunakan untuk pasif dan melupakan atau memaafkan sesuatu. Melupakan atau memaafkan adalah konsep lain yang bersifat personal dan tidak dapat dilakukan dalam hal objek yang menjadi korban merupakan kelompok atau komunitas.

Oleh karena itu, dalam masa penanggulangan bencana, mari kita fokus pada usaha membantu para korban dengan bersabar dari melakukan berbagai hal yang akan memperparah keadaan. Misalnya, ketika kita menyebarkan berita yang mengandung unsur provokatif tentang tidak hadirnya Pemerintah dalam penanggulangan bencana. Segala narasi yang membawa kita pada perpecahan bangsa dan negara semestinya kita filter dengan baik. Adapun bagi kita yang menjadi korban, sekecil apapun bantuan yang diterima kita wajib bersyukut terlebih dahulu. Syukur ini juga merupakan strategi untuk mendapatkan tambahan rezeki sebagaimana janji Allah (QS. Ibrahim: 7).

Mari kita saling menghargai setiap zarrah kebaikan berbagai pihak dalam penanggulangan bencana ini. Sebaliknya kita dapat memberikan masukan, saran atau kritikan kepada Pemerintah, sehingga kinerja Pemerintah dapat ditingkatkan. Apabila kita mendapatkan info adanya wilayah yang belum terjangkau bantuan, semestinya tugas kita adalah menghubungi pihak berwenang seperti BPBA, menyampaikan informasi ini untuk dapat ditindaklanjuti.

Prosedur penetapan status bencana nasional

Dalam UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, bencana dinyatakan suatu peristiwa atau serangkaian peristiwa yang mengancam serta mengganggu kehidupan masyarakat. Pada Pasal 7 ayat (2) menyebutkan status dan tingkat bencana nasional dan daerah memuat indikator meliputi; jumlah korban; kerugian harta benda, kerusakan prasarana dan sarana; cakupan luas wilayah yang terkena bencana; dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan. Untuk penetapan menjadi bencana nasional, langkah pertama adalah gubernur wilayah terdampak bisa mengeluarkan surat pernyataan kepada presiden tentang pernyataan ketidakmampuan menyelenggarakan penanganan darurat bencana. Kemudian gubernur juga dapat mengajukan permohonan agar status keadaan darurat provinsi bisa ditingkatkan statusnya menjadi darurat bencana nasional.

Sekitar 1×24 jam setelah surat pernyataan keluar, maka BNPB dan Kementerian atau Lembaga terkait akan mengadakan koordinasi di tingkat nasional. Hasil rekomendasi tindak lanjut akan keluar yang menyatakan perlu atau tidaknya menaikkan status keadaan bencana menjadi tingkat nasional. Setelah adanya rekomendasi, maka presiden akan segera menetapkan status bencana nasional.

Kepala BNPB dan Kementerian atau Lembaga terkait bisa segera mengambil tindakan untuk menyelenggarakan penanganan darurat bencana lebih lanjut. Apabila rekomendasi menghasilkan bahwa wilayah terdampak belum bisa dikatakan sebagai darurat bencana nasional, maka gubernur akan menerima informasi, dan Pemerintah akan melakukan pendampingan dalam penyelenggaraan penanganan darurat bencana tersebut.

Akhirul kalam, semua elemen masyarakat sangat membutuhkan konsep sabar yang kita lengkapi dengan segala upaya penanggulangan bencana yang cepat dan tepat. Selanjutnya upaya pengusutan kasus pembalakan liar dan eksploitasi hutan lindung secara ilegal juga harus kita selesaikan. Dan ingat kita tidak boleh haluu’an. []

Tags: Bencana Sumatera 2025EtikaMakin Tahu IndonesiaopiniPascabencana AcehSabar
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa
Analisis

Soekarno, Hasan Tiro, Ayatullah Khamenei, dan Islam Perlawanan

by SAGOE TV
March 8, 2026
Sulaiman Tripa
Analisis

Apa Pentingnya Cara Pandang Bencana?

by Anna Rizatil
February 2, 2026
Nada Terakhir Negara di Ruang Ilmu: Membaca 35 Persen Suara Menteri di Universitas Syiah Kuala
Analisis

Nada Terakhir Negara di Ruang Ilmu: Membaca 35 Persen Suara Menteri di Universitas Syiah Kuala

by Anna Rizatil
January 2, 2026
Ketika Kepemimpinan Diuji oleh Krisis dan Keterbukaan
Analisis

Ketika Kepemimpinan Diuji oleh Krisis dan Keterbukaan

by Anna Rizatil
December 30, 2025
Zulfikar Akbar
Analisis

Suara Pengajian di Pengungsian Bencana Aceh

by SAGOE TV
December 28, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026
Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
Kardo National Qualifier Dari Arena Kompetisi Menuju Ruang Baru Kreativitas Anak Muda Aceh

Kardo National Qualifier: Dari Arena Kompetisi Menuju Ruang Baru Kreativitas Anak Muda Aceh

July 19, 2026
Biaya yang Tak Pernah Masuk APBN: Ketika Negara Membiarkan Waktu Rakyat Terbuang

Biaya yang Tak Pernah Masuk APBN: Ketika Negara Membiarkan Waktu Rakyat Terbuang

July 17, 2026

EDITOR'S PICK

Latihan Perdana Persiraja Digelar 25 Juli 2025, Suporter Diajak Meramaikan Stadion

Latihan Perdana Persiraja Digelar 25 Juli 2025, Suporter Diajak Meramaikan Stadion

July 14, 2025
Membaca Ulang Patologi Sosial Aceh Pasca Konflik dan Tsunami

Membaca Ulang Patologi Sosial Aceh Pasca Konflik dan Tsunami

February 3, 2026
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar Festival Anak Saleh di Aceh Besar

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar Festival Anak Saleh di Aceh Besar

April 19, 2025
Disparpora Aceh Besar dan PT Paragon Jalin Kerja Sama Peningkatan Olahraga

Disparpora Aceh Besar dan PT Paragon Jalin Kerja Sama Peningkatan Olahraga

February 19, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.