• Tentang Kami
Tuesday, May 12, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Santri dan Mahasiswa Indonesia Ikuti Program Harmony in Action di Thailand

SAGOE TV by SAGOE TV
February 8, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Santri dan Mahasiswa Indonesia Ikuti Program Harmony in Action di Thailand
Share on FacebookShare on Twitter

THAILAND – Mahasantri Pascasarjana Ma’had Aly MUDI Mesra Samalanga beserta 5 pelajar dan mahasiswa lainnya wakili Indonesia dalam acara harmony in action di Thailand yang diadakan oleh organisasi Asian Muslim Action Network (AMAN) yang diselenggarakan di International Institute of Peace and Development Studies (IIPDS) di Nong Chok, Thailand. Acara ini diadakan selama 3 hari mulai tanggal 18-20 Mei 2024.

Enam pelajar yang mewakili Indonesia dalam kegiatan tersebut berasal dari beberapa instansi berbeda antara lain Saidil Mukammil Bawarith mahasantri Pascasarjana Ma’had Aly MUDI Mesra Samalanga, Nailis Wildany mahasiswi Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, Meuthia Raihan mahasiswi Strata 1 UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rismayani dan Tajul Iflah mahasiswi Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Ghinaya Nafisa yang merupakan siswi SMA Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) Banda Aceh.

BACA JUGA

Pengelola Perpustakaan SMA dan Gampong di Bireuen Dilatih Kuasai INLISLite

USK Kukuhkan 6 Profesor Baru, Kini Miliki 246 Guru Besar

“Kegiatan Program Harmony in Action ini, diikuti oleh beberapa perwakilan dari 9 negara yang mencakup Indonesia, Thailand, Myanmar, Nepal, Gambia, Srilanka, India, Bangladesh dan Turki. Kegiatan ini membahas terkait isu-isu global mengenai HAM, gender equality dan resolusi konflik” Ujar Tgk Saidil Mukammil Bawarith, Mahasantri Pascasarjana Ma’had Aly MUDI Mesra Samalanga, yang menjadi salah satu peserta perwakilan Indonesia kepada media ini.

Menurutnya, kegiatan berlangsung selama tiga hari, diisi oleh pemateri-pemateri dengan latar belakang yang berbeda-beda. Salah satu pemateri yaitu Ms. Nyo Mar Than dari Myanmar yang merupakan aktivis perempuan dan pendiri sekaligus direktur eksekutif dari Feminist Minority Women’s Institute, yang membahas seputar Hak asasi manusia meliputi sejarah dan urgensinya.

“Ms. Nyo Mar Than dari Myanmar menyebutkan bahwa Demokrasi dan HAM itu bukanlah hanya ketika pemilihan kita menerapkan one man one vote tetapi HAM dan Demokrasi adalah ketika setiap orang memperoleh haknya secara penuh. Hak asasi manusia akan terpenuhi jika memiliki sifat indivisible (tak terpisahkan), inaliable (tak dapat dicabut), dan interralated (saling berhubungan)” Kata Tgk Mukammil, mengutip paparan Nyo Mar Thn dari Myanmar.

Baca Juga:  Gempa M6,3 Guncang Simeulue Aceh, 15 Gempa Susulan Tercatat BMKG

Begitu juga materi lainnya, para peserta juga dibawa untuk memahami interaksi antar gender dengan Ras, Golongan, Agama, Suku, dan Identitas. Dimana pada materi ini juga peserta dibentuk grup diskusi terhadap kasus diskriminasi dan kekerasan berdasarkan gender, peserta dituntut untuk memahami dalam studi kasus terkait apa yang harus dilakukan dan bagaimana solusi terhadap kasus-kasus tersebut.

“Hari kedua kegiatan diawali dengan materi terkait menangani tantangan global yang diisi oleh Muhammad Abdus Sabur, beliau merupakan salah satu pendiri organisasi Asian Muslim Action Network dan juga presiden Asian Resource Foundation. Tahun yang lalu beliau juga sempat ke Aceh mengkuti kegiatan AMAN di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh,” kata Tgk Mukammil.

Menurut Ekraj Sabur, Mantan Direktur Internasional Institute of Peace and Development Studies (IIPDS), menyebutkan dalam materinya terkait pemahaman konflik dan kekuasaan bahwa kekuasaan dapat menciptakan maupun menyelesaikan konflik, karena konflik dapat muncul disebabkan perbedaan kepentingan, nilai serta tujuan, baik pada tingkatan individu, kelompok, maupun antar negara. Oleh karena itu, dalam konflik kekuasaan itu bisa menjadi sumber masalah jika tidak digunakan secara tidak adil.

“Dalam memahami konflik ini para peserta dibagi kepada empat kelompok dengan mempelajari terkait berbagai konflik yang terjadi baik di Dunia seperti konflik sosial di Myanmar, konflik di India yang disebabkan over Populasi, konflik Sinhala dan Tamil di Srilanka yang terjadi pada tahun 1983 dan 2009. Disini para peserta dituntut untuk memahami terkait sumber konflik dan bagaimana meresolusi konflik dari sudut pandang setiap kelompok”Lanjutnya.

Menutu Tgk Mukammil, hari terakhir kegiatan bertepatan dengan tanggal 20 Mei, seluruh peserta melaksanakan studi tour di Thammasat University. Di Auditorium Fakultas Sosiologi dan Antropologi.

Baca Juga:  Wagub Aceh Fadhlullah Pimpin Ziarah Hari Pahlawan di TMP: Teladani Semangat Juang Para Pejuang Bangsa

Kami diberi pemahaman tentang multiculturalism yang terjadi di Thailand. Dalam kesempatannya kami juga diajak melihat pameran kemanusiaan yang ada di Thailand. Sebelum kembali ke IIPDS peserta juga diajak untuk mengunjungi candi bersejarah di Thailand yang menjadi saksi bisu terhadap konflik antara kerajaan Thailand dan Myanmar dulunya.

“Menjadi bagian dalam perjalanan keilmuan yang berharga ini menjadi sebuah kehormatan bagi kami dapat ikut berpartisipasi dalam memahami antar multi-etnik, multi-budaya, multi-agama. sebagai negara yang memiliki beragam budaya, agama, etnik, suku, ras, Indonesia menjadi negara yang sangat rentan terhadap terjadinya konflik jika perbedaan tersebut tidak dapat dirawat dengan baik terutama terhadap maraknya kasus bullying di kalangan pelajar yang akan menjadi mimpi buruk bagi generasi Indonesia mendatang. Oleh karena itu, Pemahaman terhadap unity in diversity atau yang lebih lumrah dengan bhineka tunggal ika harus tertanam dalam setiap jiwa bangsa Indonesia demi terciptanya negara yang damai,” tutur Saidil Mukammil Bawarith, Mahasantri Magister Ma’had Aly MUDI Mesra Samalanga, yang juga ketua PII Pidie Jaya. []

 

Tags: acehharmony in actionIndonesiaInstitute of Peace and Development Studies (IIPDS)Thailand
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Pengelola Perpustakaan SMA dan Gampong di Bireuen Dilatih Kuasai INLISLite
News

Pengelola Perpustakaan SMA dan Gampong di Bireuen Dilatih Kuasai INLISLite

by SAGOE TV
May 12, 2026
USK Kukuhkan 6 Profesor Baru, Kini Miliki 246 Guru Besar
News

USK Kukuhkan 6 Profesor Baru, Kini Miliki 246 Guru Besar

by SAGOE TV
May 12, 2026
Pembangunan Huntap Pascabencana di Sumatera Capai 357 Unit
News

Pembangunan Huntap Pascabencana di Sumatera Capai 357 Unit

by SAGOE TV
May 12, 2026
Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Disabilitas Tuli Bersama Dunia Usaha
News

Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Disabilitas Tuli Bersama Dunia Usaha

by SAGOE TV
May 12, 2026
Hubbika House Creative Gelar Kelulusan Kidspreneurclub 3 dan Launching Produk Siswa
News

Hubbika House Creative Gelar Kelulusan Kidspreneurclub 3 dan Launching Produk Siswa

by Anna Rizatil
May 11, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Inkubasi Seni sebagai Praktik Publik: Membangun Ekosistem Hidup Seni, Pengetahuan, dan Ruang Kampus

Inkubasi Seni sebagai Praktik Publik: Membangun Ekosistem Hidup Seni, Pengetahuan, dan Ruang Kampus

May 6, 2026
Doa dan Kebersamaan dalam Kepemimpinan Baru USK 2026-2031

Doa dan Kebersamaan dalam Kepemimpinan Baru USK 2026-2031

May 10, 2026
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Mualem Gelar Silaturahmi dengan Ulama

Mualem Gelar Silaturahmi dengan Ulama

May 9, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Dari Banda Aceh, Pendidikan Seni Dibaca Ulang sebagai Infrastruktur Kemanusiaan

Dari Banda Aceh, Pendidikan Seni Dibaca Ulang sebagai Infrastruktur Kemanusiaan

May 3, 2026
Pewarta Foto Aceh Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 lewat Foto Cerita “The Last Hope”

Pewarta Foto Aceh Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026 lewat Foto Cerita “The Last Hope”

May 9, 2026
Minim Komunikasi Antarprofesi, Keselamatan Pasien Bisa Terancam

Minim Komunikasi Antarprofesi, Keselamatan Pasien Bisa Terancam

May 7, 2026
Bantuan Pascabencana Mengalir Bertahap, Satgas PRR Minta Pemda Update Data Penerima

Bantuan Pascabencana Mengalir Bertahap, Satgas PRR Minta Pemda Update Data Penerima

May 8, 2026

EDITOR'S PICK

Reposisi dan Evaluasi Aceh di Dalam NKRI

Reposisi dan Evaluasi Aceh di Dalam NKRI

December 6, 2025
CPMH UGM dan GEN-A Salurkan Dignity Kit untuk Penyintas Bencana di Aceh

CPMH UGM dan GEN-A Salurkan Dignity Kit untuk Penyintas Bencana di Aceh

January 17, 2026
Aceh Ramadhan Festival Berakhir Besok, Warga Diajak Hadiri Malam Nuzulul Qur’an

Aceh Ramadhan Festival Berakhir Besok, Warga Diajak Hadiri Malam Nuzulul Qur’an

March 14, 2026
Anggota DPRK Banda Aceh Ajak Ibu-Ibu Majelis Taklim Lindungi Keluarga dari Pengaruh LGBT

Anggota DPRK Banda Aceh Ajak Ibu-Ibu Majelis Taklim Lindungi Keluarga dari Pengaruh LGBT

February 25, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.