BANDA ACEH | SAGOE TV – Wakil Presiden Klub Persiraja Banda Aceh, Iswahyudi, menyatakan mundur dari jabatannya setelah Laskar Rencong mengawali Pegadaian Championship 2026/27 dengan empat kekalahan beruntun.
Pengunduran diri tersebut disampaikan Iswahyudi melalui Instagram Story akun pribadinya, @yudy_ronaldo. Dalam unggahannya, ia meminta maaf kepada masyarakat Aceh atas hasil yang diraih Persiraja dalam empat pertandingan awal musim.
“Sebagai bentuk rasa tanggung jawab saya atas buruknya performa tim di 4 pertandingan, saya atas nama pribadi memohon maaf kepada seluruh masyarakat Aceh,” tulis Iswahyudi.
Setelah menyampaikan permintaan maaf, Iswahyudi kemudian menyatakan pengunduran dirinya dari posisi Wapres Persiraja. “Dan dengan ini saya menyatakan mundur dari jabatan wakil presiden Persiraja.”
Iswahyudi juga menyampaikan harapan agar Persiraja segera bangkit dari situasi tersebut. “Insya Allah tim ini akan segera bangkit. Pengabdian ini tidak akan pernah pudar,” tulisnya, disertai tagar #LANTAK_LAJU.
Empat Pertandingan, Empat Kekalahan
Keputusan Iswahyudi atau Bos Yudi disampaikan setelah Persiraja kembali kehilangan poin di kandang sendiri pada Jumat malam, 2 Oktober 2026.
Menjamu Sumsel United di Stadion H. Dimurthala, Persiraja kalah 1-2. Hasil tersebut menjadi kekalahan keempat secara beruntun pada awal kompetisi Pengadaian Championship musim ini.
Sebelumnya, Persiraja kalah 0-1 dari Semen Padang pada laga pembuka. Laskar Rencong kemudian takluk 1-2 dari PSPS Pekanbaru dan kembali kalah dengan skor yang sama saat menghadapi Persikad Depok.
Rentetan hasil tersebut membuat Persiraja belum meraih poin dari empat pertandingan awal musim.
Pada laga melawan Sumsel United, Persiraja sebenarnya sempat memberikan perlawanan. Setelah tertinggal 0-1 dan bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan melalui Jayus Hariono pada menit ke-60.
Namun, gol Ikechukwu Kenneth Ngwoke pada menit ke-67 membuat Persiraja kembali tertinggal dan akhirnya harus menerima kekalahan 1-2.
Pergantian Pelatih Belum Mengubah Hasil
Sebelum pengunduran diri Iswahyudi, Persiraja Banda Aceh juga telah melakukan perubahan di sektor kepelatihan.
Klub mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Jaya Hartono beserta jajaran staf kepelatihan setelah tiga kekalahan pertama. Persiraja kemudian menunjuk Muhammad Ridwan untuk menangani tim.
Namun, debut Ridwan belum menghasilkan poin. Persiraja kembali kalah ketika menjamu Sumsel United.
Usai pertandingan tersebut, tekanan dari suporter juga muncul di Stadion H. Dimurthala. Sejumlah suporter meneriakkan “Yudi Out” dan meminta manajemen memberikan penjelasan mengenai kondisi klub.
Usai laga tersebut, Bos Yudi menyatakan mundur dari jabatan Wapres Klub Persiraja. Meski demikian, Yudi dalam pernyataannya tetap berharap Persiraja dapat segera bangkit.
Bagi Laskar Rencong, perhatian kini beralih pada pertandingan berikutnya dan upaya tim untuk menghentikan rentetan kekalahan pada awal musim Pegadaian Championship 2026/27.




















