• Tentang Kami
Saturday, September 5, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Gas ORDAL di Tengah Bencana: Ketika Hak Publik Dikalahkan Akses Orang Dalam

Anna Rizatil by Anna Rizatil
December 19, 2025
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Gas ORDAL di Tengah Bencana: Ketika Hak Publik Dikalahkan Akses Orang Dalam

Antrian warga mengisi gas LPG pascabencana. Foto: Sehat Ihsan Shadiqin

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Dr. Sehat Ihsan Shadiqin.
Dosen Sosiologi Agama UIN Ar Raniry Banda Aceh.

Hari ini saya janjian dengan seorang kawan untuk minum kopi pagi. Kawan ini seorang ustaz dengan jadwal ceramah yang lumayan padat. Meskipun kami sering bersua, baru kali ini kami merencanakan minum kopi pagi.

BACA JUGA

Sekolah Gratis, Bersekolah Tidak: Refleksi Hardikda 2026

Setelah Dislokasi Epistemik: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK?

“Kita ngopi di mana?” tanya saya.

“Saya biasanya di warung kopi premium di depan kantor dinas,” katanya.

Saya segera menuju warung kopi dimaksud. Saya pernah ngopi di sana sebelumnya sehingga tidak terlalu asing. Seperti kebanyakan warung kopi lain, warung ini berupa dua pintu toko yang digabungkan. Di depannya (yang seharusnya menjadi tempat parkir) dibangun kanopi panjang. Saya dan pengunjung lain harus memarkir kendaraan di badan jalan.

Ustaz meminta maaf karena agak terlambat. Di rumahnya listrik masih padam dan air belum mengalir. Sejak banjir Aceh 27 November lalu, kehidupan belum sepenuhnya normal, bahkan di Banda Aceh yang tidak terdampak banjir.

“Kupi phet sikhan,” pesan saya kepada pelayan setelah duduk.

Warung kopi ini dipenuhi kursi plastik murah berwarna biru. Mejanya lumayan bagus, terbuat dari besi stainless tebal dan mengilap. Pagi itu hampir semua kursi terisi. Mungkin karena kawasan warung kopi ini mendapat giliran hidup listrik. Orang-orang datang bukan hanya untuk ngopi, tetapi juga untuk mengecas ponsel, laptop, menyalakan kipas, lampu darurat, dan berbagai peralatan elektronik lainnya.

Saat pelayan mengantarkan pesanan saya, seorang kawan lain, Pak Din, datang dan bergabung di meja. Ia memesan kopi yang sama dan berkata kepada pelayan, “Neuba kuweh beh” (bawa kue juga ya). Namun ketika pesanan datang, tidak ada kue. Kata pelayan, kue-kue sudah habis.

Beberapa menit kemudian ustaz tiba. Setelah meminta maaf karena terlambat, ia duduk di salah satu kursi. Dua menit setelah itu, segelas sanger datang ke meja. Ia berkata kepada pelayan, “Neuba kuweh beh.” Pelayan segera pergi dan kembali membawa beberapa piring kue.

Pak Din langsung merespons, “Bagaimana bisa tiba-tiba ada kue ketika ustaz datang, padahal dari tadi kami minta katanya sudah habis?”

Ustaz tersenyum.

“Saya minum kopi di sini hampir setiap pagi, sudah beberapa tahun. Saya memesan minuman yang sama dan duduk di tempat yang sama. Tidak perlu mengatakan apa-apa kepada pelayan, dia sudah tahu,” kata ustaz menjelaskan.

“Lihatlah,” kata Pak Din. “Sekarang semua butuh ordal ‘orang dalam’. Di warung kopi saja seperti itu, bagaimana kalau di luar sana?”

Di jalan-jalan sekarang banyak orang menunggu gas. Antrian memanjang jauh lebih panjang dari kenangan. Orang-orang berdiri di samping tabung, menunggu giliran menukarkannya dengan yang telah berisi. Mereka tidak sedang menunggu barang gratis bantuan pemerintah, melainkan membelinya dengan harga resmi. Mereka juga tidak meminta diskon. Namun hasilnya, mereka harus menahan lelah dan sakit.

Gas teramat penting saat ini. Ia yang membuat dapur kembali mengepul. Panas, hujan, bahkan geulanteu tidak membuat barisan ini bubar. Mereka tetap bertahan sampai tabung itu terisi. Manajemen yang buruk, pasokan terbatas, dan kongkalikong aparat bejat yang serakah membuat ribuan orang harus menderita.

Pak Din bercerita tentang tetangganya yang tidak mengantri sama sekali. Siang kemarin ia menelepon Pak Anu dan bilang butuh gas: dua tabung besar dan empat tabung kecil. Pak Anu menyuruhnya mengantar tabung ke rumah. Sore hari sudah bisa diambil semuanya terisi.

“Harganya?” tanya saya.

“Sama-sama maklum lah,” katanya. “Itulah gunanya ada orang dalam.”

Kami duduk di warung kopi itu lebih dari satu jam. Sepanjang waktu itu saya mendengarkan cerita tentang bagaimana “orang dalam” bekerja di masa sulit ini. Mereka bekerja untuk dirinya, keluarganya, dan sisa-sisa tenaganya untuk orang-orang yang membayar pajak yang membiayai gaji dan fasilitas hidup mereka. Namun untuk kelompok terakhir itu, Pak Anu akan meminta bayaran lebih, atau ya… ikut antre di terik itu.

“Jadi, kue ini perlu bayar lebih?” tanya saya kepada ustaz, sebab ia memesan kue sebagai “orang dalam”.

“Tidak perlu. Hari ini saya yang traktir,” katanya.

Lalu kami pun bubar, menuju tempat kerja masing-masing.
Di dalam mobil, saya mulai berpikir: bagaimana caranya punya orang dalam?[]

Tags: AcehBencana Sumatera 2025Orang DalamTabung Gas
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Sekolah Gratis, Bersekolah Tidak: Refleksi Hardikda 2026
Opini

Sekolah Gratis, Bersekolah Tidak: Refleksi Hardikda 2026

by SAGOE TV
September 2, 2026
Setelah Dislokasi Epistemik Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK
Opini

Setelah Dislokasi Epistemik: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK?

by SAGOE TV
August 31, 2026
Dek Din Syamsuddin
Opini

Menyoroti Site Plan PSN yang Mengabaikan Aspel Sosial Masyarakat di Kawasan Kopelma Darussalam Banda Aceh

by SAGOE TV
August 23, 2026
Remaja Aceh di Persimpangan NKRI, Merdeka, dan Ruang Kosong Tokoh Idola_Irwandi
Opini

Remaja Aceh di Persimpangan: NKRI, “Merdeka”, dan Ruang Kosong Tokoh Idola

by SAGOE TV
August 21, 2026
Dek Din Syamsuddin
Opini

Menjaga Jiwa Kota: Dilema Tata Ruang Banda Aceh, Gampong Kopelma Darussalam, dan Bayang-Bayang Proyek Strategis Nasional

by SAGOE TV
August 20, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

UTU Gandeng USK Percepat Pembukaan Fakultas Kedokteran

September 4, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026

EDITOR'S PICK

UIN Ar-Raniry Salurkan Rp 170 Juta Bantuan Darurat untuk Mahasiswa Terdampak Banjir, Pendataan Masih Berlanjut

UIN Ar-Raniry Salurkan Rp 170 Juta Bantuan Darurat untuk Mahasiswa Terdampak Banjir, Pendataan Masih Berlanjut

December 1, 2025
Laskar Seulawah Siap Tampil di Liga 4 Indonesia

Laskar Seulawah Siap Tampil di Liga 4 Indonesia

January 24, 2025
Plt Sekda Bahrul Jamil: Mari Kerja Keras dan Kerja Ikhlas

Plt Sekda Bahrul Jamil: Mari Kerja Keras dan Kerja Ikhlas

January 20, 2025
Persiraja Tunjuk Miftahul Hamdi Sebagai Kapten Tim di Championship 2025/26

Persiraja Tunjuk Miftahul Hamdi Sebagai Kapten Tim di Championship 2025/26

September 7, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.