• Tentang Kami
Saturday, April 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Seminar Internasional FUF UIN Ar-Raniry Bahas Ekoteologi sebagai Respons Krisis Lingkungan Aceh

SAGOE TV by SAGOE TV
February 6, 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Seminar Internasional FUF UIN Ar-Raniry Bahas Ekoteologi sebagai Respons Krisis Lingkungan Aceh

Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Ekoteologi dalam Perspektif Multidisipliner Ushuluddin” pada Kamis, 29 Januari 2026. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Ekoteologi dalam Perspektif Multidisipliner Ushuluddin” pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Rektor UIN Ar-Raniry. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh dosen, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat umum dari berbagai latar belakang.

Seminar internasional ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I UIN Ar-Raniry, Prof.  Muhammad Yasir Yusuf. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menghadirkan solusi keilmuan atas persoalan krisis lingkungan yang semakin kompleks, terlebih Aceh dalam beberapa bulan terakhir kerap menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

BACA JUGA

Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

Hadir sebagai narasumber utama tamu internasional, Prof. Madya Dr. Abdul Hanis Bin Embong dari Universiti Malaysia Terengganu, yang memandang ekoteologi sebagai jembatan antara nilai-nilai teologis, kesadaran etis, dan tanggung jawab manusia terhadap keberlanjutan alam. Ia menekankan pentingnya penguatan kajian ayat-ayat Al-Qur’an melalui metodologi tafsir yang relevan dan kontekstual, agar pesan-pesan ekologis Al-Qur’an tidak berhenti pada tataran normatif, tetapi mampu diwujudkan dalam sikap dan praksis kehidupan. Menurutnya, diskursus ekoteologi di lingkungan perguruan tinggi Islam memiliki peran strategis dalam membangun peradaban yang lebih ramah lingkungan.

Dari kalangan pemateri internal, Prof. Lukman Hakim. menegaskan bahwa manusia sebagai khalīfatullāh fī al-arḍ dituntut menjaga sistem ekologi dalam paradigma tawāzun (keseimbangan). Ia menekankan bahwa manusia harus membangun harmoni dengan alam, karena ketika hukum-hukum alam (sunnatullah) diabaikan, maka alam akan “menjawab” melalui berbagai krisis ekologis. Oleh karena itu, perilaku ekosida harus dihentikan atas dasar kesadaran terhadap pesan-pesan ilahiyah.

Baca Juga:  Penyelundupan 1 Kg Sabu-Sabu Digagalkan di Bandara SIM, Pemuda 27 Tahun Ditangkap

Dr. Mawardi mengulas konsep perubahan iklim dalam perspektif Islam dengan menyoroti dimensi moral sebagai akar krisis lingkungan. Menurutnya, kerusakan alam tidak terlepas dari penyimpangan manusia dalam menyikapi anugerah Allah berupa energi, air, dan sumber daya alam lainnya. Nikmat tersebut semestinya direspons dengan rasa syukur, namun praktik eksploitasi berlebihan justru mencerminkan pengingkaran terhadap amanah sebagai khalifah, sebagaimana diperingatkan Allah dalam QS. Ar-Rūm ayat 41.

Sementara itu, Dr. Muhammad Zaini  menjelaskan bahwa Al-Qur’an memiliki pendekatan yang kuat dalam membangun kesadaran ekologis manusia. Pertama, melalui metode targhīb, yakni dorongan dan janji kebaikan bagi mereka yang memelihara lingkungan (QS. Ṣād: 27). Kedua, metode tarhīb, berupa ancaman bagi siapa saja yang melakukan kerusakan di muka bumi (QS. Al-Baqarah: 205).

Ia menambahkan bahwa Al-Qur’an juga menegaskan alam sebagai ruang hidup yang disediakan bagi seluruh makhluk (QS. Al-Baqarah: 29) dan sumber kenyamanan bagi manusia (QS. Luqmān: 20). Namun, kenyamanan tersebut hanya dapat terjaga apabila manusia mematuhi sunnatullah. Ketika hukum-hukum alam dilanggar, maka alam berpotensi berubah menjadi ruang yang tidak lagi ramah bagi kehidupan (QS. Ar-Rūm: 41).

Dari perspektif sosial dan kebijakan publik, Fatimahsyam, M.Si. menyoroti bencana ekologis sebagai akumulasi dari perusakan lingkungan, ketimpangan pembangunan, serta kegagalan negara dalam melindungi lingkungan hidup dan keselamatan rakyat. Ia menekankan bahwa pembiaran ekspansi perkebunan, aktivitas logging, serta lemahnya pengawasan Hak Guna Usaha (HGU) menjadi faktor struktural yang memperparah krisis ekologis.

Penguatan etika ekologis Islam juga disampaikan oleh Lazuardi Muhammad Latif, Ph.D. melalui penjelasan hadis Nabi Saw. yang diriwayatkan dalam Musnad Ahmad tentang perintah menanam tunas meskipun hari kiamat telah dekat. Hadis ini, menurutnya, mengajarkan optimisme, tanggung jawab, dan komitmen keberlanjutan, bahwa menjaga kehidupan tetap bernilai bahkan dalam kondisi paling genting sekalipun.

Baca Juga:  Wamendag Jerry: Perjanjian Dagang Kuatkan Hubungan Indonesia-Korsel

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Prof. Salman Abdul Muthalib menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar ini dan antusiasme peserta. Ia berharap diskursus ekoteologi dapat terus dikembangkan sebagai kontribusi nyata Ushuluddin dalam menjawab tantangan global dan lokal. Seminar ini dipandu oleh moderator Musdawati, M.A., yang mengarahkan diskusi secara dinamis dan interaktif. []

Tags: acehEkoteologilingkunganMakin Tahu IndonesiaSeminarUIN Ar-Raniry
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana
News

Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana

by SAGOE TV
April 18, 2026
6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan
News

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

by SAGOE TV
April 17, 2026
UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor 2026-2030
News

UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor 2026-2030

by SAGOE TV
April 17, 2026
Puspresnas rilis Top 100 sekolah terbaik Indonesia 2026. MAN 1 dan MTsN 1 Banda Aceh berhasil masuk daftar nasional berbasis prestasi siswa.
News

MAN 1 dan MTsN 1 Banda Aceh Masuk Top 100 Sekolah Terbaik Indonesia 2026

by SAGOE TV
April 17, 2026
Nazaruddin: Perpustakaan Harus Jadi Ruang Literasi, Bukan Sekadar Gudang Buku
News

Nazaruddin: Perpustakaan Harus Jadi Ruang Literasi, Bukan Sekadar Gudang Buku

by Anna Rizatil
April 17, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

April 13, 2026
Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 2: Ketika Ruang Diuji, Bukan Hanya Diisi

April 11, 2026
Kemunafikan Singapura, Balas Budi Israel, dan Selat Hormuz

Kemunafikan Singapura, Balas Budi Israel, dan Selat Hormuz

April 10, 2026
PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

April 12, 2026
Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

April 17, 2026
Gempa M 5,7 Guncang Barat Daya Sinabang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Barat Daya Sinabang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

April 12, 2026
Persiraja Tantang Pemuncak Adhyaksa FC di Banten, Laga Krusial Penentu Asa Laskar Rencong

Persiraja Tantang Pemuncak Adhyaksa FC di Banten, Laga Krusial Penentu Asa Laskar Rencong

April 12, 2026
Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

April 16, 2026

EDITOR'S PICK

Pemain Asing Akan Ramaikan Turnamen Lantak Laju Byond Cup 2025 di Stadion H Dimurthala

Pemain Asing Akan Ramaikan Turnamen Lantak Laju Byond Cup di Stadion H Dimurthala

June 13, 2025
Satia, sagoe.id

PAUD Finlandia; Bermain Itu Belajar

March 24, 2025
gempa

Gempa Terkini M 4,1 Getarkan Aceh Besar

August 13, 2024
Wagub Aceh Turun Tangan, Polemik Huntara Bireuen Diputuskan

Wagub Aceh Turun Tangan, Polemik Huntara Bireuen Diputuskan

February 9, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.