• Tentang Kami
Tuesday, April 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Fikih Lingkungan dan Mitigasi terhadap Perubahan Iklim Global

SAGOE TV by SAGOE TV
March 20, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Fikih Lingkungan dan Mitigasi terhadap Perubahan Iklim Global
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dr. Muna Yastuti Madrah, MA
Sosiolog / Dosen Fakultas Agama Islam-UNISSULA. Penerima Hibah Insentif Pengabdian Masyarakat berintegrasi dengan MBKM 2022.

Kerusakan ekologi semakin serius namun sejauh ini belum ada upaya untuk menghindari model eksploitasi alam model barat, dimana manusia memiliki kontrol terhadap alam (lingkungan).

Pandangan ini dianggap sebgai etika antroposentris. Sebuah etika yang meletakkan nilai tertinggi pada manusia dan lingkungannya. Manusia mempunyai hak sepenuhnya dalam kebijakan yang berkaitan dengan alam. Pemahaman seperti ini, memunculkan pandangan bahwa manusia dimuka bumi ini bebas melakukan apa saja terhadap lingkungan. Pandangan yang semacam ini justru tidak memiliki dasar teologis.

BACA JUGA

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

Berbagai penelitian merekomendasikan bahwa solusi untuk krisis  ekologi harus ditemukan pada tingkat budaya lokal dan agama. Islam sendiri sangat jelas mengatur hubungan manusia dengan lingkungan. Sebagaimana termaktub dalam Alquran, alam merupakan bukti keesaan Allah, manusia wajib melihat tanda-tanda tersebut melalui ayat-ayatnya. Bumi merupakan amanah bagi manusia (khalifah) yang berkewajiban menjaga dan melestarikan bumi. Manusia wajib berbuat adil untuk menjaga keseimbangan alam.

Konsep fikih lingkungan (fiqh bi’ah) mulai digaungkan oleh para ulama yang menunjukkan bagaimana ulama menaruh perhatian besar terhadap isu ini. Konsep fikih lingkungan kiranya perlu mendapat perhatian serius yang dapat dipakai sebagai strategi membangun kesadaran pada masyarakat muslim. Penyelesain problematika ummat termasuk problematika lingkungan tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai dan ajaran agama. Ide-ide  penyelamatan lingkungan sudah semestinya digali berbasis pada fikih lingkungan. Pada era di mana semua sumber informasi tersedia secara luas, maka gagasan-gagasan dalam fikih lingkungan. Fikih lingkungan menjadi dasar dalam mengembangkan konsep-konsep mitigasi berbasis masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim global. Mitigasi perubahan iklim global sudah seharusnya menjadi kajian serius dalam fikih lingkungan.

Baca Juga:  Atlet Indonesia Ukir Prestasi di Special Olympics World Winter Games 2025 Italia

Mitigasi perubahan iklim merupakan aksi nyata atau perilaku aktif untuk mencegah atau memperlambat terjadinya perubahan iklim dan upaya mengurangi dampaknya. Manusia modern berkontribusi pada perubahan iklim global baik langsung maupun tidak langsung. Seringkali masyarakat tidak menyadarinya karena menganggap bukan bagian dari industri (produsen) yang menghasilkan berbagai macam polusi dan kerusakan alam. Padahal manusia modern merupakan konsumen yang rakus akan berbagai produk industri. Sebagai konsumen manusia menghasilkan sampah, yang berkontribusi pada perubahan iklim global. Konsep fikih lingkungan tentunya dapat mengubah paradigma masyarakat terhadap lingkungan.

Fikih lingkungan, memiliki asumsi bahwa fikih merupakan hukum yang mengatur perilaku manusia dalam pengelolaan lingkungan. Konsep fikih lingkungan membangun kesadaran dogmatis bahwa pengelolaan dan perhatian kita terhadap lingkungan merupakan manifestasi keimanan kita.  Berbagai penelusuran terhadap literatur terkait mitigasi dalam kerangka pencegahan kerusakan lingkungan memperlihatkan urgensi dari kajian di bidang ini. Namun demikian masih sedikit sedikit literatur yang membahasnya dalam perspektif mitigasi berbasis pada nilai-nilai islam yang dapat diperankan secara efektif pada masyarakat muslim.

Strategi pengelolaan sampah misalnya, belum menjadi isu yang menarik bagi masyarakat muslim, dibandingkan dengan isu politik identitas atau isu lainnya. Kurangnya sosialisasi pada kelompok muslim menjadi faktor penyebab rendahnya kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalaui pengelolaan sampah. Sebagai contoh konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) merupakan pengelolaan sampah yang berperspektif Islami dengan mengurangi risiko pencemaran lainnya misalnya jika dengan metode open dumping.  Strategi lainnya  dapat dengan  memperkenalkan konsep sodaqoh sampah sebagai perspektif alternatif dalam pengelolaan sampah berbasis teologi. Alih- alih menggunakan konsep yang berorientasi pada profit individu atau kelompok semata. Namun konsep ini  tidak mudah diterapkan karena orientasi profit lebih melekat pada masyarakat.

Baca Juga:  Orkestra Republik Indonesia di Jalan Raya: Touring 3563 KM Bali-Banda Aceh (Bagian 3)

Melalui fikih lingkungan,  nilai- nilai Islam mempunyai andil besar dalam pengembangan strategi  pengelolan lingkungan hidup. Nilai-nilai inilah yang semestinya di kembangkan untuk mencari strategi yang tepat sehingga  kesadaran pengelolaan lingkungan pada kelompok masyarakat muslim lebih terbangun. Konsep lainnya seperti  bank sampah telah terbukti efektif dalam membangun kesadaran masyarakat pada isu kelestarian lingkungan sekaigus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Permasalahan utama dalam pengelolaan sampah pada tataran masyarakat  adalah kurangnya kesadaran terhadap dampak dari pemanasan global. Masyarakat juga belum teredukasi untuk melakukan berbagai alternatif pengelolaan sampah keluarga. Masyarakat melihat bahwa permasalahan sampah seharusnya diurus oleh pemerintah sehingga tidak merasa perlu bertanggung jawab atas pengelolaannya.

Lembaga pendidikan  Islam memiliki dalam hal ini peluang dan tantangan dalam pengembangan fikih lingkungan. Masyarakat muslim mempunyai kepercayaan yang tinggi pada lembaga pendidikan Islam. Sekolah Islam, Pesantren, Universitas Islam sudah semestinya menjadikan isu lingkungan bagian dari visi misi nya dalam kerangka rahmatan lil alamin kemaslahatan untuk semesta.  Mitigasi terhadap dampak perubahan iklim bukan hanya kewajiban internasional dan amanat konstutusi, namun bagaimana ini menjadi sebuah nilai yang terintenalisasi sebagaimana nilai-nilai Islami lainnya. Melalui perspektif fikih lingkungan, permasalahan lingkungan tidak hanya menjadi tanggungjawab negara, namun tanggung jawab individu (sebagai seorang muslim) dan tanggung jawab masyarakat (sosial).

Fikih lingkungan menjadi penting sebagai paradigma baru pengelolaan lingkungan dengan syariat Islam.

Fikih lingkungan dapat menjadi aturan transenden yang bersifat praktis, didasarkan pada fakta empiris. Dapat dikatakan fikih lingkungan sebagai media etika teologis dan etika formal (undang-undang). Fikih lingkungan dapat dipahami sebagai panduan etis sekaligus peraturan normatif. Peraturan moral meskipun memiliki nilai-nilai agung, tidak cukup menyelesaikan permasalahan krisis lingkungan. Fikih lingkungan pada konteks etika moral menjadi dasar kesadaran mitigasi yang memerlukan upayan internalisasi pada individu dan masyarakat muslim. Namun demikian peraturan yang bersifat legal formal terkait lingkungan juga perlu ditegakkan. []

Baca Juga:  Bahaya Stunting Bagi Tumbuh Kembang Anak
Tags: fikih lingkunganIndonesiakampuslingkunganmuna yastuti madrah
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

April 18, 2026
UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

April 20, 2026
MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

April 19, 2026
Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

April 20, 2026
Prof Eka Srimulyani kuliah tamu di Seoul National University, Korea Selatan, membahas riset generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-Pop.

Prof Eka Srimulyani Kuliah Tamu di Seoul National University, Bahas Generasi Muda Muslim dan K-Pop

April 18, 2026
Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

April 17, 2026
Pemain Persiraja Banda Aceh

Persiraja vs Garudayaksa FC Malam Ini: Dek Gam Tekankan Harga Diri, Pemain Wajib Fight

April 19, 2026
6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

April 17, 2026

EDITOR'S PICK

Plt Kajati Aceh Berbagi Pengetahuan di Sagoe TV

Plt Kajati Aceh Berbagi Pengetahuan di Sagoe TV

January 23, 2025
Aceh, Nasionalisme dan Pertarungan Elit

Aceh, Nasionalisme dan Pertarungan Elit

March 24, 2025
Fadli Zon Kunjungi Seniman, Anak Yatim dan Warga Huntara di Aceh Tamiang

Fadli Zon Kunjungi Seniman, Anak Yatim dan Warga Huntara di Aceh Tamiang

March 7, 2026
Dishub Aceh Besar Imbau Tetap Waspada dan Bijak dalam Menikmati Libur Panjang

Dishub Aceh Besar Imbau Tetap Waspada dan Bijak dalam Menikmati Libur Panjang

January 28, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.