• Tentang Kami
Wednesday, December 10, 2025
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Amnesty International Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional untuk Percepat Evakuasi Korban Banjir Sumatra

SAGOE TV by SAGOE TV
December 2, 2025
in BENCANA SUMATERA 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Amnesty International Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional untuk Percepat Evakuasi Korban Banjir Sumatra

Operasi SAR bencana banjir dan longsor di Aceh. Foto: dok. Basarnas Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah Indonesia segera menetapkan status darurat nasional untuk mempercepat upaya evakuasi dan penanganan korban banjir serta longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Desakan tersebut disampaikan menyusul data terbaru BNPB yang menyebutkan lebih dari 600 orang meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menegaskan bahwa banjir besar yang terjadi bukan sekadar akibat cuaca ekstrem, melainkan bencana ekologis yang dipicu kebijakan ekstraktif pemerintah yang memicu deforestasi besar-besaran.

BACA JUGA

USK Beri Pendampingan Pendidikan Anak Pengungsi Bencana, Prioritaskan Pemulihan Psikososial

RSUD Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Normal, 10 Puskesmas Darurat Dibuka untuk Perluas Layanan

“Kami berbelasungkawa sedalam-dalamnya bagi korban banjir Sumatra. Ini jelas bencana ekologis akibat kebijakan industri ekstraktif pemerintah sendiri. Pemerintah harus berhenti menyalahkan cuaca ekstrim sebagai penyebab banjir dan longsor. Faktanya deforestasi di wilayah Sumatra memang tinggi. Kerentanan ekologis terus meningkat akibat perubahan bentang ekosistem penting seperti hutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/12/2025).

Ia merujuk catatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) yang mengungkapkan adanya ada 631 perusahaan pemegang izin tambang, HGU sawit, PBPH, geotermal, izin PLTA dan PLTM. Laporan Amnesty International pada 2016 juga menunjukkan perkebunan kelapa sawit digarap dengan menggunduli hutan dan ini memicu masalah lingkungan hidup serius, termasuk hancurnya habitat orangutan dan harimau Sumatra.

“Kerusakan ekologis akibat kebijakan industri ekstraktif nyata adanya. Kami mendesak pemerintah untuk menetapkan status darurat nasional. Agar kekuatan dalam dan luar negeri bisa dikerahkan untuk menolong korban. Kami mempertanyakan keengganan menerapkan status darurat. Apa karena takut asing seperti retorika selama ini?,” kata Usman.

Baca Juga:  Basarnas Kerahkan KN SAR Purworejo 101 untuk Perkuat Operasi SAR Bencana di Aceh

Ia menegaskan retorika itu kini semakin terbukti menyembunyikan relasi pemerintah dan asing dalam proyek yang merusak hutan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Menurutnya, asing yang harus ditakuti adalah asing yang merusak hutan. Bukan asing yang justru ingin menolong manusia tanpa membedakan asal usul kebangsaan. Indonesia didirikan oleh proklamator dan pejuang kemerdekaannya untuk menjadi warga dunia.

“Masyarakat dunia sangat diperlukan untuk mendukung penyelamatan nyawa dan bantuan bagi mereka yang kehilangan rumah dan mata pencaharian,” ujarnya.

Ia menembahkan, tragedi ini ialah pengingat akan kewajiban Indonesia untuk memastikan segala kebijakan harus konsisten dengan hak asasi manusia, hak satwa dan lingkungan hidup. Pemerhati lingkungan telah memperingatkan Indonesia akan meningkatnya bahaya deforestasi di berbagai wilayah seperti Sumatra. Namun itu sering kali diremehkan. Pemerintah menutup mata dan hati dengan memilih perluasan perkebunan sawit.

“Ini adalah krisis iklim yang disebabkan manusia, membuat peristiwa cuaca ekstrem lebih mematikan karena memicu banjir besar dan tanah longsor yang besar. Masyarakat yang terkena dampak bencana ini hampir tidak berkontribusi apapun – apa terhadap emisi gas rumah kaca, namun mereka yang harus membayar kelambanan pemerintah terhadap perubahan iklim dan mengatasi deforestasi,” sebutnya.

“Tidak ada solusi untuk kehancuran ini tanpa peta jalan keadilan iklim. Tidak ada keadilan iklim tanpa hak asasi manusia. Indonesia harus menghentikan pembabatan hutan. Legal atau ilegal hanya status formal yang tidak boleh mengabaikan pembabatan hutan, hak asasi manusia, dan juga hak hidup para satwa Indonesia yang indah dan beraneka ragam,” tutup Usman Hamid.

Berdasarkan catatan WALHI, bencana banjir ini disebabkan oleh kerentanan ekologis yang terus meningkat akibat perubahan bentang ekosistem penting seperti hutan, diperparah oleh krisis iklim. Periode 2016 hingga 2025, seluas 1,4 juta hektar hutan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdeforestasi akibat aktivitas 631 perusahaan pemegang izin tambang, HGU sawit, PBPH, geotermal, izin PLTA dan PLTM.

Baca Juga:  Wajah Kolonial Dalam Tanggap Bencana Aceh

Hingga Senin 1 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan jumlah korban meninggal akibat bencana hidrometerologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencapai 604 orang dan 464 jiwa masih dinyatakan hilang. []

Tags: acehAmnestyBanjirBencana Sumatera 2025Darurat BencanaIndonesiaInternasionalSumatera
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

USK Beri Pendampingan Pendidikan Anak Pengungsi Bencana, Prioritaskan Pemulihan Psikososial
BENCANA SUMATERA 2025

USK Beri Pendampingan Pendidikan Anak Pengungsi Bencana, Prioritaskan Pemulihan Psikososial

by SAGOE TV
December 10, 2025
RSUD Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Normal, 10 Puskesmas Darurat Dibuka untuk Perluas Layanan
BENCANA SUMATERA 2025

RSUD Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Normal, 10 Puskesmas Darurat Dibuka untuk Perluas Layanan

by SAGOE TV
December 9, 2025
Jangan Kirim Kami Makanan, Kirim Saja Kain Kafan
BENCANA SUMATERA 2025

Jangan Kirim Kami Makanan, Kirim Saja Kain Kafan

by SAGOE TV
December 9, 2025
Ketika Lumpur Bencana Masih Terlihat
BENCANA SUMATERA 2025

Ketika Lumpur Bencana Masih Terlihat

by SAGOE TV
December 9, 2025
PLN Minta Maaf atas Belum Pulihnya Listrik di Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor
BENCANA SUMATERA 2025

PLN Minta Maaf atas Belum Pulihnya Listrik di Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor

by SAGOE TV
December 9, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Cerita Penanganan Darurat Dua Bencana di Aceh: Tsunami 2004 dan Banjir 2025

Cerita Penanganan Darurat Dua Bencana di Aceh: Tsunami 2004 dan Banjir 2025

December 4, 2025
Update Donasi untuk Bencana Sumatera 2025 via SAGOETV

Update Donasi untuk Bencana Sumatera 2025 via SAGOETV

December 9, 2025
Satu Rasa Buat Aceh dari Malaya Sriwijaya

Satu Rasa Buat Aceh dari Malaya Sriwijaya

December 7, 2025
Memahami Pola Penyamaran dalam Dunia Spionase

Memahami Pola Penyamaran dalam Dunia Spionase

March 15, 2025
Bencana Aceh

Bencana Aceh: Benarkah ”merdeka” Sebagai Solusi?

December 5, 2025
Bencana: Tekan Tombol Sinkronisasi

Bencana: Tekan Tombol Sinkronisasi

December 4, 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan

Mendagri Tito Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan Buntut Umrah Saat Bencana

December 9, 2025
Amnesty International Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional untuk Percepat Evakuasi Korban Banjir Sumatra

Bupati Aceh Selatan Klarifikasi Umrah di Tengah Bencana: Nazar Pribadi

December 5, 2025
Wajah Kolonial Dalam Tanggap Bencana Aceh

Wajah Kolonial Dalam Tanggap Bencana Aceh

December 3, 2025

EDITOR'S PICK

Pj Gubernur Aceh Tinjau Venue PON XXI Cabor Dayung di Waduk Keuliling

Pj Gubernur Aceh Tinjau Venue PON XXI Cabor Dayung di Waduk Keuliling

September 1, 2024
Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Bahaya Syirik dan Riya dalam Ibadah Puasa

Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Bahaya Syirik dan Riya dalam Ibadah Puasa

March 7, 2025
Kakanwil Kemenag Aceh Lantik Lima Pejabat Eselon III

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik Lima Pejabat Eselon III

March 26, 2025
PGRI Aceh Gelar Konferensi Provinsi ke-23

PGRI Aceh Gelar Konferensi Provinsi ke-23

January 14, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.