• Tentang Kami
Saturday, January 24, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Bencana Aceh: Inkompetensi Birokrasi adalah Kejahatan Kemanusiaan

SAGOE TV by SAGOE TV
December 3, 2025
in BENCANA SUMATERA 2025, Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bencana Aceh; Tambang Ilegal dan Hutan Berubah Sawit
Share on FacebookShare on Twitter

Catatan: Ahmad
Lamgugob, Banda Aceh.

Bencana banjir dan longsor di Aceh masih berlalu. Di saat Aceh luluh lantak, Sumatera Barat dan Sumatera Utara juga mengalami musibah serupa. Namun yang mengherankan, Pemerintah Pusat tidak menunjukkan rencana sedikitpun untuk menetapkan situasi ini sebagai bencana nasional.

BACA JUGA

Pemkab Gayo Lues Tetapkan Status Transisi Menuju Pemulihan Pascabencana

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

Seolah-olah negara ini hanya menghabiskan anggarannya untuk MBG dan gaji birokrasinya, ASN dan militer. Dalam negeri semacam ini, yang hidup sejahtera hanyalah dua kelompok: pengusaha dan pejabat (ASN-militer). Padahal mereka adalah pelayan rakyat. Tapi rakyat tetap miskin turun temurun. Profesi lain tetap berada di bawah garis kemapanan. Pendidikan tinggi pun tidak menjamin kesejahteraan; yang penting licik, jago lobi, dan dekat dengan orang dalam—kompetensi tidak lagi menjadi ukuran.

Kondisi seperti inilah yang terjadi di Aceh hari ini. Aceh telah melewati rangkaian bencana kemanusiaan: masa Daerah Operasi Militer (DOM), Tsunami 2004, dan kini banjir serta longsor besar.

Pada masa DOM, birokrasi Aceh masih bekerja dengan kompetensi dan integritas. Mereka adalah aparatur lulusan kampus ternama, memiliki jaringan, serta memiliki tekad untuk membantu rakyat—baik korban kekerasan militer maupun dampak konflik.

Saat Tsunami melanda, Plt Gubernur, Sekda, dan para kepala dinas bekerja tanpa kenal lelah. Politisi dan birokrat berkolaborasi, hingga dalam hitungan hari pemerintah pusat menetapkan Aceh sebagai bencana nasional. Keputusan ini membuka akses bantuan dunia internasional dari segala penjuru.

Kini, situasinya sangat berbeda. Banjir besar, longsor, jembatan putus, wilayah terisolasi, bahkan ada kampung yang hilang disapu arus. Listrik padam hingga lima hari, internet terputus total. Desa, kecamatan, bahkan kabupaten seperti mati. Tapi apa yang dilakukan dinas-dinas terkait di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf, Fadhlullah, dan Sekda Nasir? Tidak ada aksi nyata yang terlihat.

Baca Juga:  Mualem Lepas Mobil Offroad Bawa Sembako Korban Bencana ke Gayo Lues

DPR Aceh pun sama saja. Ironisnya, anggaran BTT (Bantuan Tidak Terduga) sangat minim, lebih banyak alokasi anggaran untuk renovasi rumah dinas mereka. Ngeri nggak? Namun masyarakat tidak bisa sepenuhnya menyalahkan DPR Aceh, sebab para wakil itu dipilih sendiri oleh rakyat—kadang hanya dengan imbalan seratus ribu per suara/per kepala.

Hari ini birokrasi Pemerintah Aceh dipenuhi orang-orang yang tidak memiliki kompetensi memadai untuk menjalankan pemerintahan. Minim narasi, minim intelektualitas, minim empati, dan minim jaringan. Inkompetensi seperti ini bukan sekadar kelemahan—ini adalah kejahatan kemanusiaan.

Jika ragu dengan asumsi saya, lihat saja kualitas para kepala dinas. Banyak yang menjabat bukan karena kapasitas, tapi karena kedekatan dengan Muzakir Manaf, Fadhlullah, dan Nasir. Akhirnya, masyarakatlah yang menanggung akibatnya saat bencana datang seperti ini. Apakah sepenuhnya salah mereka? Tidak, yang bersalah adalah masyarakat Aceh sendiri yang memberi kesempatan kepada para pemimpin yang enggan mau belajar meningkatkan kapasitas kepemimpinan. Tok karena ingin berkuasa. Berkuasa seperti cita-cita tak peduli apakah mampu atau tidak.

Uang berlimpah, rakyat tetap miskin. Orang ingin membantu Aceh, tetapi data korban saja tidak tersedia. Bagaimana bantuan bisa masuk? Inilah wajah Aceh hari ini.

Pada akhirnya, masyarakat kembali bekerja sendiri: membersihkan rumah, jalan, dan kampung tanpa dukungan berarti dari pemerintah Aceh. Sepuluh bulan dari sekarang, ketika bencana telah mereda, para pemilik modal akan kembali naik ke gunung-gunung, melanjutkan tambang, dan menanam sawit. Masyarakat setempat kelak tetap menjadi buruh di tanah mereka sendiri—dan itu disebut sebagai pemberdayaan masyarakat sekitar.

Selamat menyaksikan siklus ini terus berulang. Inkompetensi adalah kejahatan baru di Aceh. []

Tags: acehBanjirbencanaBencana AcehBencana Sumatera 2025BirokrasiKemanusiaan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Pemkab Gayo Lues Tetapkan Status Transisi Menuju Pemulihan Pascabencana
BENCANA SUMATERA 2025

Pemkab Gayo Lues Tetapkan Status Transisi Menuju Pemulihan Pascabencana

by Anna Rizatil
January 23, 2026
Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga
Opini

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

by Anna Rizatil
January 23, 2026
Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana untuk Ketiga Kalinya
BENCANA SUMATERA 2025

Belum Tuntas, Mualem Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Aceh

by SAGOE TV
January 23, 2026
Tempuh Jalur Perahu dan Makan di Tenda Pengungsian, Mendagri Tito Temui Warga Terdampak Bencana Aceh
BENCANA SUMATERA 2025

Tempuh Jalur Perahu dan Makan di Tenda Pengungsian, Mendagri Tito Temui Warga Terdampak Bencana Aceh

by SAGOE TV
January 23, 2026
Kerja Tuntas TNI dan Pemda, Jembatan Bailey Ketol Resmi Dibuka
BENCANA SUMATERA 2025

Kerja Tuntas TNI dan Pemda, Jembatan Bailey Ketol Resmi Dibuka

by Anna Rizatil
January 22, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

January 23, 2026
Perkuat Literasi Inklusif, UIN Ar-Raniry Latih Penggunaan Mushaf Braille

Perkuat Literasi Inklusif, UIN Ar-Raniry Latih Penggunaan Mushaf Braille

January 21, 2026
Belajar dari Inisiatif Mandiri Seni-Budaya dalam Konteks Bencana di Sumatra

Belajar dari Inisiatif Mandiri Seni–Budaya dalam Konteks Bencana di Sumatra

January 22, 2026
Pemulihan atau Proyek? Catatan Kritis atas Program Pemulihan Kebudayaan Pascabencana di Sumatera

Pemulihan atau Proyek? Catatan Kritis atas Program Pemulihan Kebudayaan Pascabencana di Sumatera

January 19, 2026
Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

Sebuah Kekalahan dalam Kemenangan

January 13, 2026
Ilmu, Ruh, dan Adab: Paradigma Baru dalam Risalah Frikatifisasi Ilmu

Ilmu, Ruh, dan Adab: Paradigma Baru dalam Risalah Frikatifisasi Ilmu

January 23, 2026
Gen Z Aceh Hadirkan Cara Merawat Perdamaian Lewat Buku Baru

Gen Z Aceh Hadirkan Cara Merawat Perdamaian Lewat Buku Baru

January 22, 2026
Akademisi Aceh Hadirkan Buku “Aceh 2026”, Menyemai Damai untuk Masa Depan

Akademisi Aceh Hadirkan Buku “Aceh 2026”, Menyemai Damai untuk Masa Depan

January 22, 2026
MTsN 2 Banda Aceh Dorong Literasi, Targetkan Siswa Terbitkan Buku

MTsN 2 Banda Aceh Dorong Literasi, Targetkan Siswa Terbitkan Buku

January 21, 2026

EDITOR'S PICK

Mualem Antar Dua Truk Bantuan untuk Warga Aceh Selatan dan Subulussalam Terdampak Banjir

Mualem Antar Dua Truk Bantuan untuk Warga Aceh Selatan dan Subulussalam Terdampak Banjir

December 11, 2025
Kisah Sarbila, dari Nyaris Putus Kuliah hingga Lulus Sarjana Tanpa Skripsi di UIN Ar-Raniry

Kisah Sarbila, dari Nyaris Putus Kuliah hingga Lulus Sarjana Tanpa Skripsi di UIN Ar-Raniry

February 19, 2025
Musrenbang RKPD 2026 Dibuka Plt Sekdakab Aceh Besar

Musrenbang RKPD 2026 Dibuka Plt Sekdakab Aceh Besar

March 15, 2025
Menag Nasaruddin Umar Doakan Driver Ojol Affan Kurniawan Meninggal sebagai Syuhada

Menag Nasaruddin Umar Doakan Driver Ojol Affan Kurniawan Meninggal sebagai Syuhada

August 30, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.