• Tentang Kami
Sunday, April 19, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

JATAM Bongkar “Politik Sesat” Transisi Energi Panas Bumi, Dinilai Rugikan Warga

Anna Rizatil by Anna Rizatil
February 9, 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
JATAM Bongkar “Politik Sesat” Transisi Energi Panas Bumi, Dinilai Rugikan Warga

Diskusi publik membongkar politik transisi energi dan dampak proyek panas bumi terhadap warga. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA | SAGOE TV – Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) membongkar praktik transisi energi panas bumi yang dinilai menyimpang dari prinsip keadilan sosial dan ekologis. Transisi energi yang selama ini dipromosikan sebagai solusi krisis iklim justru disebut mereproduksi model pembangunan ekstraktif dengan kemasan hijau.

Pembongkaran tersebut disampaikan dalam peluncuran laporan bertajuk “Ekstraktivisme Hijau: Panas Bumi dan Kolonialisme Energi Global”. Acara ini dirangkaikan dengan diskusi publik, pameran foto, dan temu komunitas yang menghadirkan suara warga terdampak proyek panas bumi, Kamis (29/1/2026).

BACA JUGA

Relawan Tiongkok-Malaysia Salurkan 9.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh

Dayah Insan Qurani Luluskan 152 Santri, 55 Khatam Hafalan 30 Juz dan 80 Persen Tembus PTN

Koordinator JATAM, Melky Nahar, menegaskan bahwa panas bumi secara sistematis diposisikan sebagai energi bersih dan rendah karbon, meskipun memiliki daya rusak sosial dan ekologis yang signifikan. Hingga kini, tercatat sedikitnya 64 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dengan luas mencapai sekitar 3,9 juta hektar, yang sebagian besar berada di kawasan hutan, wilayah adat, ruang hidup masyarakat, serta daerah rawan bencana.

“Energi tidak pernah netral. Dalam transisi energi, yang berubah hanya komoditas dan narasinya, tetapi daya rusaknya justru meluas. Melabeli energi sebagai ‘bersih’ hanya berdasarkan hitungan emisi adalah penyederhanaan yang berbahaya,” kata Melky.

JATAM menilai proyek panas bumi saat ini tidak mengubah watak pembangunan ekstraktif, melainkan memperkuatnya. Dalam kerangka kolonialisme energi global, Indonesia diposisikan sebagai pemasok energi hijau bagi pasar internasional. Risiko sosial dan ekologis ditanggung masyarakat lokal, sementara manfaat ekonomi dan klaim keberhasilan transisi energi dinikmati negara dan pasar global.

Diskusi tersebut juga menyoroti peran negara yang dinilai tidak netral. Negara disebut aktif memuluskan ekspansi proyek panas bumi melalui perubahan regulasi, pelemahan perlindungan kawasan hutan, hingga kriminalisasi warga yang menolak proyek. Panas bumi bahkan tidak lagi dikategorikan sebagai kegiatan pertambangan, sehingga pengawasan dan perlindungan lingkungan dinilai semakin lemah.

Baca Juga:  USK Aceh Beri Bantuan Beasiswa untuk Mahasiswa Palestina

Dampak nyata proyek panas bumi tercatat di sejumlah wilayah. Di Sorik Marapi, Mandailing Natal, kebocoran gas hidrogen sulfida menyebabkan kematian warga dan puluhan korban gangguan kesehatan. Kasus serupa terjadi di Mataloko dan Ulumbu, Flores, berupa semburan lumpur panas, pencemaran air, serta paparan logam berat yang mengancam kesehatan dan penghidupan masyarakat.

Sekolah Ekonomika Demokratik, Hendro Sangkoyo, menyebut masyarakat Indonesia seperti dijadikan objek percobaan industri energi global. “Kenyamanan energi yang kita nikmati berdiri di atas derita dan darah orang lain,” ujarnya.

Selain itu, dampak proyek panas bumi juga dinilai memperparah ketidakadilan gender. Perwakilan Perempuan Mahardhika, Vivi Widyawati, menegaskan bahwa politik transisi energi bersifat maskulin karena dikendalikan elit teknokrat dan mengabaikan pengalaman serta pengetahuan perempuan.

“Perempuan menghadapi beban berlapis akibat rusaknya sumber air, menurunnya produksi pangan, hingga kriminalisasi saat berada di garis depan perlawanan,” kata Vivi.

JATAM menyimpulkan bahwa selama paradigma pembangunan ekstraktif dan orientasi pasar global tidak diubah, proyek transisi energi panas bumi hanya akan menciptakan korban baru. Transisi energi, menurut mereka, tidak boleh semata dipahami sebagai persoalan teknologi dan investasi, melainkan sebagai arena politik yang menentukan keselamatan rakyat dan masa depan ruang hidup masyarakat. []

Tags: JATAMlingkunganPanas BumipolitikTransisi Energi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Relawan Tiongkok-Malaysia Salurkan 9.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh
News

Relawan Tiongkok-Malaysia Salurkan 9.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh

by SAGOE TV
April 19, 2026
Dayah Insan Qurani Luluskan 152 Santri, 55 Khatam Hafalan 30 Juz dan 80 Persen Tembus PTN
News

Dayah Insan Qurani Luluskan 152 Santri, 55 Khatam Hafalan 30 Juz dan 80 Persen Tembus PTN

by SAGOE TV
April 18, 2026
Prof Eka Srimulyani kuliah tamu di Seoul National University, Korea Selatan, membahas riset generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-Pop.
News

Prof Eka Srimulyani Kuliah Tamu di Seoul National University, Bahas Generasi Muda Muslim dan K-Pop

by SAGOE TV
April 18, 2026
Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana
News

Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana

by SAGOE TV
April 18, 2026
6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan
News

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

by SAGOE TV
April 17, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

April 13, 2026
Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

April 18, 2026
PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

April 12, 2026
Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 2: Ketika Ruang Diuji, Bukan Hanya Diisi

April 11, 2026
Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

April 17, 2026
Prof Eka Srimulyani kuliah tamu di Seoul National University, Korea Selatan, membahas riset generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-Pop.

Prof Eka Srimulyani Kuliah Tamu di Seoul National University, Bahas Generasi Muda Muslim dan K-Pop

April 18, 2026
Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

April 16, 2026
Persiraja Kalah Dramatis 3-4 dari Adhyaksa FC, Jaya Hartono Soroti Tambahan Waktu

Persiraja Kalah Dramatis 3-4 dari Adhyaksa FC, Jaya Hartono Soroti Tambahan Waktu

April 13, 2026

EDITOR'S PICK

sulaiman tripa

Malam Puasa 15, Jangan Menggadai Kejujuran

March 15, 2025
Asrul M Yusuf Terpilih sebagai Ketua PC ISNU Aceh Timur

Asrul M Yusuf Terpilih sebagai Ketua PC ISNU Aceh Timur

May 5, 2025
Persiapan Seleksi MTQ Kota Banda Aceh Tahun 2025

Persiapan Seleksi MTQ Kota Banda Aceh Tahun 2025

March 14, 2025
sulaiman tripa

Malam Puasa 26, Menjelang Detik-detik Akhir

March 25, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.