• Tentang Kami
Friday, June 5, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jejak Keilmuan Abuya Muda Waly, Ulama Kharismatik dari Aceh Selatan

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
April 16, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Jejak Keilmuan Abuya Muda Waly, Ulama Kharismatik dari Aceh Selatan
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Nama Abuya Muda Waly al-Khalidi merupakan salah satu sosok sentral dalam jaringan keilmuan Islam di Aceh. Ulama kharismatik kelahiran Labuhan Haji, Aceh Selatan, ini dikenal sebagai pendakwah, pendidik, dan mursyid tarekat yang pengaruhnya melintasi generasi. Ia diyakini lahir sekitar tahun 1916, meski sejumlah sumber menyebutkan tahun 1917 atau 1919. Jejak keilmuan Abuya dibahas oleh Akademisi Aceh, Dr. Nurkhalis Mukhtar, Lc., MA, dalam tayangan podcast pada Jumat (11/4/2025).

Menurut Dr. Nurkhalis, Abuya merupakan putra dari Haji Salim bin Malim Balito, seorang ulama keturunan Padang yang menetap di Aceh mengikuti pamannya, Tuanku Abdul Karim, ulama besar di kawasan Labuhan Haji. Sejak kecil, Abuya Muda Waly tumbuh dalam lingkungan religius dan menempuh pendidikan agama di pesantren yang saat itu dipimpin oleh Abu Muhammad Ali atau dikenal sebagai Tengku Lampisang di Pasar Labuhan Haji.

BACA JUGA

Kemnaker dan IJTI Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus untuk Hadapi Dunia Kerja Digital

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

Di pesantren tersebut, Abuya belajar bersama sejumlah tokoh yang kelak menjadi ulama besar, seperti Abu Bakongan, Abu Adil Mahmud, dan Abu Bilal Yatim. Setelah menimba ilmu selama empat tahun, ia melanjutkan pendidikan ke Syekh Mahmud bin Teuku Ahmad di Lhoksukon, Aceh Utara. Di sana, Abuya mendalami sejumlah kitab besar seperti Tafsir Mahalli, Jam’ al-Jawami’, Tahrir, dan Ushul Fiqih selama kurang lebih tiga tahun.

Pada tahun 1931, Abuya sempat melanjutkan studi ke Normal Islam School di Padang. Namun, ia memutuskan kembali ke Aceh karena kurikulum di sana tidak lagi mengajarkan kitab-kitab klasik. Meskipun singkat, keberadaannya di Padang sangat berarti, karena ia sempat berguru kepada ulama besar Syekh Jamil Jaho dan kemudian menikahi putrinya. Dari pernikahan ini lahirlah sejumlah keturunan yang juga aktif dalam dakwah, seperti Abuya Amran di Pauh dan Abuya Jamal.

Pada akhir 1940-an, jelas penulis buku jejak 55 Ulama Kharismatik Aceh ini, Abuya berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji sekaligus memperdalam ilmu agama. Di sana, ia berguru kepada ulama terkemuka dunia Islam, di antaranya Syekh Ali bin Husein al-Maliki dan Syekh Yasin Padang. Ia memperoleh ijazah dan pengakuan keilmuan dari para guru tersebut, yang semakin memperkuat otoritasnya sebagai seorang ulama.

Sekembalinya ke tanah air, kata Alumni Universitas Kairo Mesir ini, Abuya mendirikan Dayah Darussalam Labuhan Haji pada tahun 1941. Pesantren ini kemudian tumbuh menjadi pusat pendidikan Islam yang sangat berpengaruh, bukan hanya di Aceh, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia. Pesantren ini telah melahirkan banyak ulama besar yang tergolong dalam tiga generasi utama:

Angkatan Pertama, yakni 1945–1950 adalah Abu Marhaban, Abu Imam Syamsuddin, Abu Adenan Bakongan, Abu Qamaruddin, Abu Yusuf Alami, dan lainnya.Sedangkan, Angkatan Kedua, antara tahun 1951–1955, ada Abon Aziz, Abu Usman Fauzan, Abuya Muhammad Wali, Abuya Wahyudi, dan sejumlah lainnya.

Dan Angkatan Ketiga, 1955–1961 terdapat Abu Syam, Abu Fajar Dewantara, dan tokoh-tokoh lain yang kelak mendirikan pesantren serta melanjutkan perjuangan dakwah dan tarekat di berbagai wilayah.

Abuya Muda Waly dikenal memiliki keahlian mendalam dalam bidang fiqih, tasawuf, serta menjadi sosok sentral dalam dakwah tradisional yang berpijak pada nilai ilmu, adab, dan keteladanan. Sekitar 90 persen pesantren yang ada di Aceh saat ini diyakini memiliki koneksi keilmuan langsung maupun tidak langsung dengan Abuya.

Salah satu murid beliau yang dikenal luas adalah Tengku Sulaiman Nur, yang belajar selama sembilan tahun di Dayah Darussalam. Meski tidak menyelesaikan hingga tingkat akhir, ia tetap menyebarkan ilmu dari Abuya, termasuk kitab-kitab penting seperti Tuhfah, Ayatul Ushul, Jam’ al-Jawami’, dan lainnya.

Warisan Abuya Muda Waly hingga kini masih hidup dan terus berkembang melalui karya, tarekat, serta para murid dan pesantren yang tersebar di seluruh Aceh dan Nusantara. Ia bukan hanya seorang guru bangsa, tetapi juga simbol pendidikan Islam tradisional yang telah mengakar kuat di Tanah Rencong.[]

 

Tags: Abuya Muda WalyAceh SelatanUlamaUlama Aceh
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Kemnaker dan IJTI Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus untuk Hadapi Dunia Kerja Digital
News

Kemnaker dan IJTI Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus untuk Hadapi Dunia Kerja Digital

by SAGOE TV
June 4, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas
News

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

by SAGOE TV
June 4, 2026
Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Tim SAR Perluas Area Pencarian
News

Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Tim SAR Perluas Area Pencarian

by SAGOE TV
June 4, 2026
Mualem Terima Pimpinan MPU Aceh, Bahas MTQ Nasional 2028 hingga Tambang Ilegal
News

Mualem Terima Pimpinan MPU Aceh, Bahas MTQ Nasional 2028 hingga Tambang Ilegal

by SAGOE TV
June 4, 2026
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Juara Umum Catalyst Future Competition X Asia
News

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Juara Umum Catalyst Future Competition X Asia

by SAGOE TV
June 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 3, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

June 4, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

June 3, 2026
Dari Meja yang Sama

Dari Meja yang Sama

June 3, 2026
Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

September 12, 2025
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Skate Park Stage Volume 1-8 Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

May 25, 2026
12.648 Peserta UTBK SNBT 2026 Ikuti Ujian di USK, Rektor Ingatkan Jangan Salah Lokasi

3.886 Peserta Lulus SNBT 2026 di USK, Ini Daftar Prodi Paling Diminati

May 26, 2026

EDITOR'S PICK

BPBD Aceh Besar Siaga Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem

BPBD Aceh Besar Siaga Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem

January 29, 2025
Sepeda Listrik GOGO Bakal Wira-wiri di Lingkungan Universitas Syiah Kuala

Sepeda Listrik GOGO Bakal Wira-wiri di Lingkungan Universitas Syiah Kuala

March 14, 2025
Banjir Susulan di Masa Transisi, Aceh Utara Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat

Banjir Susulan di Masa Transisi, Aceh Utara Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat

January 12, 2026
Tugu Kohler di Masjid Raya: Simbol Keperkasaan Islam di Aceh

Tugu Kohler di Masjid Raya: Simbol Keperkasaan Islam di Aceh

April 16, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.