• Tentang Kami
Wednesday, March 11, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jejak Keilmuan Abuya Muda Waly, Ulama Kharismatik dari Aceh Selatan

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
April 12, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Jejak Keilmuan Abuya Muda Waly, Ulama Kharismatik dari Aceh Selatan
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Nama Abuya Muda Waly al-Khalidi merupakan salah satu sosok sentral dalam jaringan keilmuan Islam di Aceh. Ulama kharismatik kelahiran Labuhan Haji, Aceh Selatan, ini dikenal sebagai pendakwah, pendidik, dan mursyid tarekat yang pengaruhnya melintasi generasi. Ia diyakini lahir sekitar tahun 1916, meski sejumlah sumber menyebutkan tahun 1917 atau 1919. Jejak keilmuan Abuya dibahas oleh Akademisi Aceh, Dr. Nurkhalis Mukhtar, Lc., MA, dalam tayangan podcast pada Jumat (11/4/2025).

Menurut Dr. Nurkhalis, Abuya merupakan putra dari Haji Salim bin Malim Balito, seorang ulama keturunan Padang yang menetap di Aceh mengikuti pamannya, Tuanku Abdul Karim, ulama besar di kawasan Labuhan Haji. Sejak kecil, Abuya Muda Waly tumbuh dalam lingkungan religius dan menempuh pendidikan agama di pesantren yang saat itu dipimpin oleh Abu Muhammad Ali atau dikenal sebagai Tengku Lampisang di Pasar Labuhan Haji.

Di pesantren tersebut, Abuya belajar bersama sejumlah tokoh yang kelak menjadi ulama besar, seperti Abu Bakongan, Abu Adil Mahmud, dan Abu Bilal Yatim. Setelah menimba ilmu selama empat tahun, ia melanjutkan pendidikan ke Syekh Mahmud bin Teuku Ahmad di Lhoksukon, Aceh Utara. Di sana, Abuya mendalami sejumlah kitab besar seperti Tafsir Mahalli, Jam’ al-Jawami’, Tahrir, dan Ushul Fiqih selama kurang lebih tiga tahun.

BACA JUGA

Menteri Meutya Hafid Ajak Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Libur Lebaran

Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

Pada tahun 1931, Abuya sempat melanjutkan studi ke Normal Islam School di Padang. Namun, ia memutuskan kembali ke Aceh karena kurikulum di sana tidak lagi mengajarkan kitab-kitab klasik. Meskipun singkat, keberadaannya di Padang sangat berarti, karena ia sempat berguru kepada ulama besar Syekh Jamil Jaho dan kemudian menikahi putrinya. Dari pernikahan ini lahirlah sejumlah keturunan yang juga aktif dalam dakwah, seperti Abuya Amran di Pauh dan Abuya Jamal.

Pada akhir 1940-an, jelas penulis buku jejak 55 Ulama Kharismatik Aceh ini, Abuya berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji sekaligus memperdalam ilmu agama. Di sana, ia berguru kepada ulama terkemuka dunia Islam, di antaranya Syekh Ali bin Husein al-Maliki dan Syekh Yasin Padang. Ia memperoleh ijazah dan pengakuan keilmuan dari para guru tersebut, yang semakin memperkuat otoritasnya sebagai seorang ulama.

Baca Juga:  Kemenag Aceh Besar Resmi Kick Off Kegiatan Peringatan Hari Amal Bakti ke-80

Sekembalinya ke tanah air, kata Alumni Universitas Kairo Mesir ini, Abuya mendirikan Dayah Darussalam Labuhan Haji pada tahun 1941. Pesantren ini kemudian tumbuh menjadi pusat pendidikan Islam yang sangat berpengaruh, bukan hanya di Aceh, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia. Pesantren ini telah melahirkan banyak ulama besar yang tergolong dalam tiga generasi utama:

Angkatan Pertama, yakni 1945–1950 adalah Abu Marhaban, Abu Imam Syamsuddin, Abu Adenan Bakongan, Abu Qamaruddin, Abu Yusuf Alami, dan lainnya.Sedangkan, Angkatan Kedua, antara tahun 1951–1955, ada Abon Aziz, Abu Usman Fauzan, Abuya Muhammad Wali, Abuya Wahyudi, dan sejumlah lainnya.

Dan Angkatan Ketiga, 1955–1961 terdapat Abu Syam, Abu Fajar Dewantara, dan tokoh-tokoh lain yang kelak mendirikan pesantren serta melanjutkan perjuangan dakwah dan tarekat di berbagai wilayah.

Abuya Muda Waly dikenal memiliki keahlian mendalam dalam bidang fiqih, tasawuf, serta menjadi sosok sentral dalam dakwah tradisional yang berpijak pada nilai ilmu, adab, dan keteladanan. Sekitar 90 persen pesantren yang ada di Aceh saat ini diyakini memiliki koneksi keilmuan langsung maupun tidak langsung dengan Abuya.

Salah satu murid beliau yang dikenal luas adalah Tengku Sulaiman Nur, yang belajar selama sembilan tahun di Dayah Darussalam. Meski tidak menyelesaikan hingga tingkat akhir, ia tetap menyebarkan ilmu dari Abuya, termasuk kitab-kitab penting seperti Tuhfah, Ayatul Ushul, Jam’ al-Jawami’, dan lainnya.

Warisan Abuya Muda Waly hingga kini masih hidup dan terus berkembang melalui karya, tarekat, serta para murid dan pesantren yang tersebar di seluruh Aceh dan Nusantara. Ia bukan hanya seorang guru bangsa, tetapi juga simbol pendidikan Islam tradisional yang telah mengakar kuat di Tanah Rencong. []

Baca Juga:  Akademisi dan Aktivis Aceh, Dr. Tgk Baharuddin AR, Berpulang ke Rahmatullah

 

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Menteri Meutya Hafid Ajak Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Libur Lebaran
News

Menteri Meutya Hafid Ajak Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Libur Lebaran

by Anna Rizatil
March 11, 2026
Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI
News

Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

by Anna Rizatil
March 11, 2026
Libur Lebaran 2026, BPJS Kesehatan Banda Aceh Jamin Layanan JKN Tetap Aktif
News

Libur Lebaran 2026, BPJS Kesehatan Banda Aceh Jamin Layanan JKN Tetap Aktif

by Anna Rizatil
March 11, 2026
Kabar Baik! Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Murah di 5 Daerah, Ini Lokasi Lengkapnya
News

Kabar Baik! Pemerintah Aceh Gelar Operasi Pasar Murah di 5 Daerah, Ini Lokasi Lengkapnya

by Anna Rizatil
March 11, 2026
UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN dengan Peminat Terbanyak
News

UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN dengan Peminat Terbanyak

by Anna Rizatil
March 10, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa

Soekarno, Hasan Tiro, Ayatullah Khamenei, dan Islam Perlawanan

March 8, 2026
Prof Mirza Tabrani Resmi Dilantik Jadi Rektor Universitas Syiah Kuala

Prof Mirza Tabrani Resmi Dilantik Jadi Rektor Universitas Syiah Kuala

March 9, 2026
Karantina Ramadhan, Pretest Sebelum Mondok

Karantina Ramadhan, Pretest Sebelum Mondok

March 9, 2026
Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

March 11, 2026
Pemulihan Pascabencana, Alat Berat Turun di Pidie Jaya

Pemulihan Pascabencana, Alat Berat Turun di Pidie Jaya

March 9, 2026
Donasi 500 Ton Warga Aceh di Malaysia Siap Dipulangkan, KBRI Tekankan Skema NGO to NGO

Donasi 500 Ton Warga Aceh di Malaysia Siap Dipulangkan, KBRI Tekankan Skema NGO to NGO

February 6, 2026
Nyanyian 3.400 Tahun yang Masih Bisa Mengajarkan Aceh

Nyanyian 3.400 Tahun yang Masih Bisa Mengajarkan Aceh

March 8, 2026
Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa

Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa

March 8, 2026
UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN dengan Peminat Terbanyak

UIN Ar-Raniry Masuk Enam Besar PTKIN dengan Peminat Terbanyak

March 10, 2026

EDITOR'S PICK

Diikuti 21 Kampus dari 4 Negara, Universitas Syiah Kuala Juara Umum IQRA-USK

Diikuti 21 Kampus dari 4 Negara, Universitas Syiah Kuala Juara Umum IQRA-USK

November 5, 2024
HAkA: Deforestasi di Aceh Harus Dihentikan untuk Mengakhiri Banjir Berulang

HAkA: Deforestasi di Aceh Harus Dihentikan untuk Mengakhiri Banjir Berulang

February 8, 2026
Persiraja Banda Aceh Akhiri Liga 2 dengan Kemenangan atas Deltras FC

Persiraja Banda Aceh Akhiri Liga 2 dengan Kemenangan atas Deltras FC

March 8, 2025
Jemaah Haji Aceh di Makkah Mulai Terima 2.000 Riyal dari Wakaf Baitul Asyi

Jemaah Haji Aceh di Makkah Mulai Terima 2.000 Riyal dari Wakaf Baitul Asyi

June 2, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.