• Tentang Kami
Wednesday, December 10, 2025
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jenis-jenis Bullying dan Tipe-tipe Pelakunya

SAGOE TV by SAGOE TV
March 20, 2025
in Artikel, Literasi
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Jenis-jenis Bullying dan Tipe-tipe Pelakunya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Naeli Rizqi Marhamah 

Riset Programme for International Students Assessment (PISA) yang diadakan pada tahun 2018 menunjukkan data bahwa 41,1% murid di Indonesia mengaku pernah mengalami perlakuan perundungan. Angka persentase ini berada jauh di atas rata-rata negara anggota OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD) atau Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi yang hanya sebesar 22,7%. Hal ini menjadikan Indonesia menempati posisi kelima tertinggi dari total 78 negara sebagai negara dengan kasus perundungan paling banyak yang dialami murid.

BACA JUGA

Mendikdasmen di Munas IKAPI: PR Siswa Harus Mengajak Membaca dan Menulis, Bukan Sekadar Mengerjakan Soal

Profesor Hasbi Amiruddin Terbitkan Novel ‘Derai Doa di Langit-Langit Dayah’

Para peneliti yang mengkaji fenomena bullying atau perundungan menemukan fakta bahwa hal ini terjadi lebih banyak dari yang bisa kita lihat. Misalnya, banyak orang pernah percaya bahwa perundungan hanya terdiri dari intimidasi fisik dan penghinaan. Namun sebenarnya ada enam jenis intimidasi, mulai dari diskriminasi, membicarakan hal buruk akan seseorang, hingga mengolok-olok ras atau agama mereka.

Dengan membekali diri dengan pengetahuan akan jenis-jenis perundungan dan pelakunya pula, kita akan lebih siap dan tahu apa yang harus dilakukan jika bertemu dengan situasi seperti ini. Simak penjelasannya, yuk!

Jenis-jenis Bullying

1. Physical Bullying (berkaitan dengan fisik)

Bullying fisik adalah bentuk bullying yang paling jelas dan mudah untuk diidentifikasi. Hal ini terjadi ketika pelaku menggunakan tindakan fisik untuk menunjukan kekuatan dan kendali atas korban mereka. Pelaku perundungan jenis ini cenderung lebih besar, lebih kuat, dan lebih agresif daripada korbannya mereka. Contoh tindakan yang termasuk perundungan jenis ini yaitu seperti menendang, memukul, meninju, menampar, mendorong, dan serangan fisik lainnya. Selain itu, secara historis pun jenis pembullyan ini mendapat lebih banyak perhatian dari berbagai pihak daripada bentuk pembullyan lainnya yang lebih halus.

Baca Juga:  AI, Kegelapan, dan Harapan

2. Verbal Bullying (kata-kata kasar)

Pelaku perundungan verbal menggunakan kata-kata dan pernyataan untuk mendapatkan kekuasaan dan kontrol atas korbannya. Biasanya, pelaku akan menggunakan penghinaan tanpa henti untuk meremehkan, merendahkan, dan menyakiti orang lain. Pelaku memilih korban mereka berdasarkan bagaimana mereka bertindak atau berperilaku. Pelaku bullying verbal juga biasa menargetkan mereka yang berkebutuhan khusus.

Perundungan secara verbal seringkali sangat sulit untuk diidentifikasi karena serangan hampir selalu terjadi secara diam-diam. Akibatnya, sering kali perkataan korbannya dianggap bohong dan bertentangan dengan perkataan orang lain. Selain itu, banyak orang merasa bahwa hal-hal yang dikatakan tidak akan memberikan dampak signifikan kepada orang lain. Akibatnya, mereka hanya akan memberi tahu korban perundungan untuk “mengabaikan” apa yang dikatakan pelaku. Padahal, bullying verbal harus ditanggapi dengan serius.

Penelitian telah menunjukkan bahwa bullying verbal dan penghinaan ini dapat memberikan efek yang serius dengan meninggalkan luka emosional yang mendalam pada korbannya.

3. Relational Aggression (agresi relasi)

Agresi relasional adalah jenis intimidasi yang licik dan berbahaya yang sering kali tidak diperhatikan oleh banyak orang.  Kadang-kadang disebut sebagai intimidasi emosional atau intimidasi sosial, agresi relasional adalah jenis manipulasi sosial di mana remaja dan remaja mencoba untuk menyakiti rekan-rekan mereka atau menyabotase status sosial mereka.

Penindas relasional ini sering mengucilkan orang lain dari suatu kelompok, menyebarkan hal-hal yang tidak benar, memanipulasi situasi, dan merusak kepercayaan orang lain atas korbannya. Tujuan dari pelaku melakukan hal ini adalah untuk meningkatkan status sosial mereka sendiri dengan menindas dan mengendalikan mereka. Secara umum, perempuan memiliki  kecenderungan menjadi pelaku daripada laki-laki. Fenomena ini sering disebut sebagai “Mean Girls” atau “frenemies”.

4. Cyber bullying (berkaitan dengan sosial media)

Saat orang-orang menggunakan internet, smartphone, atau teknologi lain untuk melecehkan, mengancam, mempermalukan, atau menargetkan orang lain, itu dapat disebut sebagai cyberbullying. Contoh cyberbullying bisa termasuk memposting gambar yang menyakitkan, membuat ancaman online, dan mengirim email atau teks yang tidak sepantasnya. Karena orang-orang selalu terhubung, cyberbullying adalah masalah yang berkembang pesat di kalangan masyarakat sekarang ini. Hal ini juga dapat berkembang menjadi lebih luas karena pelaku dapat melakukannya dengan risiko yang jauh lebih kecil.

Baca Juga:  Orang Aceh Sering Gagal Mengelola Harapan

Pelaku bully jenis ini sering mengatakan hal-hal yang tidak berani mereka katakan secara langsung. Teknologi membuat mereka merasa aman dan terlepas dari situasi. Untuk target cyberbullying, rasanya invasif dan tidak bergantung pada golongan tertentu. Pelaku dapat melakukan perundungan kapan saja dan di mana saja, seringkali dengan nyaman dan aman di rumah mereka sendiri.

5. Sexual Bullying (berkaitan dengan seksual, sexist)

Penindasan seksual terdiri dari tindakan berulang, berbahaya, dan memalukan yang menargetkan seseorang secara seksual. Contohnya termasuk panggilan nama secara seksual atau biasa disebut catcalling, komentar kasar, gerakan vulgar, sentuhan, dan pornografi. Seorang pelaku melancarkan aksinya dengan membuat komentar tidak pantas tentang penampilan dan aktivitas seksual korbannya.

Dalam kasus ekstrim, perundungan seksual membuka pintu untuk terjadinya kekerasan seksual. Perempuan sering menjadi sasaran perundungan seksual baik oleh laki-laki maupun perempuan lainnya. Pelaku laki-laki biasanya menyentuh secara paksa dan berkomentar yang mengandung hal-hal seksual. Sedangkan perempuan melakukannya dengan memanggil korban dengan kata-kata seperti “pelacur” atau “gelandangan”, menghina tentang penampilan atau tubuh mereka, dan terlibat dalam slut-shaming.

Sexting juga dapat menyebabkan intimidasi seksual. Jika seorang perempuan mengirim foto dirinya ke pacarnya, pacarnya mungkin akan membagikan foto itu secara luas jika mereka putus. Si perempuan akan menjadi sasaran perundungan seksual karena olokan atas tubuhnya, memanggilnya dengan kata-kata kasar, dan membuat komentar vulgar tentang dirinya.

6. Prejudical Bullying (berkaitan dengan ras dan agama)

Bullying jenis ini didasarkan pada prasangka orang terhadap mereka yang berasal dari ras, agama, atau orientasi seksual yang berbeda. Jenis intimidasi ini dapat mencakup semua jenis intimidasi lainnya.

Bagaimana cara menghadapinya?

Jangan takut untuk berbagi cerita dengan orang lain. Siapa yang harus kamu beri tahu? Kamu dapat memberitahu orang tua, teman, atau orang dewasa manapun yang kamu percayai. Pastikan untuk menceritakan dengan tepat apa yang terjadi, siapa yang diganggu, siapa pelakunya, dimana dan kapan itu terjadi. Bahkan jika kamu mencurigai seseorang yang diganggu, ada baiknya untuk melaporkannya juga. Jika kamu memberitahu orang dewasa dan kamu tidak berpikir mereka melakukan apa pun tentang penindasan atau jika situasinya tidak membaik, beritahu orang lain. Terus bercerita hingga seseorang melakukan sesuatu untuk membantu.

Baca Juga:  Perencanaan Pembangunan Ekonomi Aceh Gagal

Jadilah pendengar yang baik

Hanya mendukung orang yang ditindas itu menghibur. Ini akan menunjukkan bahwa seseorang atau banyak orang peduli pada mereka.

Ketika seseorang sedang merasa tidak baik-baik saja, mereka membutuhkan seorang teman. Sertakan mereka dalam kegiatan. Menjadi pendengar yang baik dan suportif sangat berarti bagi korban. Tunjukkan bahwa kamu peduli pada korban.

Membela diri

Jika kamu merasa aman dan nyaman, beritahu si pelaku bahwa apa yang mereka lakukan itu tidak baik dan salah. Sampaikan dengan sederhana. Tidak perlu membully mereka kembali. Jika kamu merasa tidak nyaman menghadapi si penindas, beritahu orang lain. []

Tags: Artikelberita bullyberita pembullyanbullyingcyberbullyingdiskriminasiintimidasiLifepenghinaanperundunganpopulertrending
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Mendikdasmen di Munas IKAPI PR Siswa Harus Mengajak Membaca dan Menulis, Bukan Sekadar Mengerjakan Soal
Literasi

Mendikdasmen di Munas IKAPI: PR Siswa Harus Mengajak Membaca dan Menulis, Bukan Sekadar Mengerjakan Soal

by SAGOE TV
November 21, 2025
Profesor Hasbi Amiruddin Terbitkan Novel ‘Derai Doa di Langit-Langit Dayah’
Literasi

Profesor Hasbi Amiruddin Terbitkan Novel ‘Derai Doa di Langit-Langit Dayah’

by SAGOE TV
November 15, 2025
UIN Ar-Raniry Gagas Ensiklopedia Aceh untuk Merekam Sejarah, Budaya, dan Keteladanan Tokoh Lokal
Literasi

UIN Ar-Raniry Gagas Ensiklopedia Aceh untuk Merekam Sejarah, Budaya, dan Keteladanan Tokoh Lokal

by SAGOE TV
November 6, 2025
UIN Ar-Raniry Gelar Pameran Buku Sebulan Penuh untuk Perkuat Budaya Literasi di Lingkungan Kampus
Literasi

UIN Ar-Raniry Gelar Pameran Buku Sebulan Penuh untuk Perkuat Budaya Literasi di Lingkungan Kampus

by SAGOE TV
October 8, 2025
Kemenag Rilis Tafsir Ayat-Ayat Ekologi Membangun Kesadaran Ekoteologis Berbasis Al-Qur’an untuk Jaga Bumi
Literasi

Kemenag Rilis Tafsir Ayat-Ayat Ekologi: Membangun Kesadaran Ekoteologis Berbasis Al-Qur’an untuk Jaga Bumi

by SAGOE TV
October 6, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Cerita Penanganan Darurat Dua Bencana di Aceh: Tsunami 2004 dan Banjir 2025

Cerita Penanganan Darurat Dua Bencana di Aceh: Tsunami 2004 dan Banjir 2025

December 4, 2025
Update Donasi untuk Bencana Sumatera 2025 via SAGOETV

Update Donasi untuk Bencana Sumatera 2025 via SAGOETV

December 9, 2025
Satu Rasa Buat Aceh dari Malaya Sriwijaya

Satu Rasa Buat Aceh dari Malaya Sriwijaya

December 7, 2025
Memahami Pola Penyamaran dalam Dunia Spionase

Memahami Pola Penyamaran dalam Dunia Spionase

March 15, 2025
Bencana Aceh

Bencana Aceh: Benarkah ”merdeka” Sebagai Solusi?

December 5, 2025
Bencana: Tekan Tombol Sinkronisasi

Bencana: Tekan Tombol Sinkronisasi

December 4, 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan

Mendagri Tito Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan Buntut Umrah Saat Bencana

December 9, 2025
Amnesty International Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional untuk Percepat Evakuasi Korban Banjir Sumatra

Bupati Aceh Selatan Klarifikasi Umrah di Tengah Bencana: Nazar Pribadi

December 5, 2025
Wajah Kolonial Dalam Tanggap Bencana Aceh

Wajah Kolonial Dalam Tanggap Bencana Aceh

December 3, 2025

EDITOR'S PICK

MUNA Ajak Rakyat Aceh Gelar Shalat Ghaib untuk Abu Razak

MUNA Ajak Rakyat Aceh Gelar Shalat Ghaib untuk Abu Razak

March 26, 2025
Prof Muntasir, Guru Besar Politik Islam Pertama Asal Aceh di Unimal

Prof Muntasir, Guru Besar Politik Islam Pertama Asal Aceh di Unimal

July 11, 2025
KIP Kota Banda Aceh Terima Ratusan Ribu Surat Suara Pilkada 2024

KIP Banda Aceh Terima Ratusan Ribu Surat Suara Pilkada 2024

October 30, 2024
Gubernur Aceh Lantik Wali Kota Sabang, Dorong Pengembangan Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan

Gubernur Aceh Lantik Wali Kota Sabang, Dorong Pengembangan Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan

June 14, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.