BANDA ACEH | SAGOE TV – BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di seluruh wilayah Aceh tetap berjalan selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Mahyuddin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai skema pelayanan agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan, termasuk bagi warga yang melakukan perjalanan mudik Lebaran.
Menurutnya, meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta JKN untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Karena itu, BPJS Kesehatan memastikan sistem pelayanan tetap dapat diakses oleh peserta kapanpun dan dimanapun.
“Peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan selama periode libur Lebaran. Kami ingin memastikan masyarakat tetap terlindungi dan dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena jaminan kesehatannya tetap aktif,” ujar Mahyuddin, Selasa (10/3/2026).
Untuk mendukung pelayanan langsung kepada peserta, BPJS Kesehatan membuka layanan tatap muka terbatas di kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat. Layanan ini diperuntukkan bagi peserta yang membutuhkan bantuan administrasi kepesertaan secara langsung.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan berbagai kanal layanan digital yang dapat diakses selama masa libur Lebaran. Salah satunya melalui aplikasi Mobile JKN yang memungkinkan peserta mengurus berbagai kebutuhan administrasi secara mandiri tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Melalui aplikasi tersebut, peserta dapat melakukan perubahan data kepesertaan, mengganti Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga mengakses berbagai layanan administrasi lainnya.
Peserta juga dapat mengecek status keaktifan kepesertaan melalui layanan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811-8165-165 serta Care Center 165.
BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat di Aceh untuk memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif sebelum melakukan perjalanan mudik. Peserta juga disarankan memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk membayar iuran atau melunasi tunggakan agar kepesertaan tetap aktif saat dibutuhkan.
Mahyuddin menambahkan, layanan JKN dirancang agar dapat diakses peserta di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini penting mengingat tradisi mudik Lebaran meningkatkan mobilitas masyarakat, termasuk warga Aceh yang bepergian ke berbagai daerah.
Dalam kondisi tertentu, peserta tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan meskipun berada di luar daerah domisili. Apabila fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas, klinik, atau dokter keluarga tempat peserta terdaftar sedang tutup, peserta dapat memperoleh pelayanan di fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan lainnya yang masih beroperasi.
Untuk memudahkan masyarakat menemukan fasilitas kesehatan yang tetap buka selama libur Lebaran, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan pencarian melalui aplikasi Aplicares yang menampilkan lokasi fasilitas kesehatan terdekat yang masih memberikan pelayanan.
Selain itu, BPJS Kesehatan memastikan pelayanan bagi peserta dengan penyakit kronis tetap berjalan selama masa libur lebaran. Peserta yang tergabung dalam Program Rujuk Balik (PRB) tetap dapat memperoleh obat rutin di fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga terapi yang dijalani tidak terputus.[]



















