• Tentang Kami
Tuesday, April 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Malam Puasa 4, Bukan Sekedar Tampilan Kesalehan

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
March 4, 2025
in Ramadhan
Reading Time: 4 mins read
A A
0
sulaiman tripa

Dr Sulaiman Tripa

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sulaiman Tripa
Penulis Buku dan Akademisi USK

Hal yang menggelisahkan, sekiranya satu bulan ini belum bisa mengubah kehidupan kita. Menuju kehidupan yang lebih baik. Atas kepentingan berharap ridha, atau hanya ingin menampakkan wajah bulan Puasa, mudah-mudahan ada perubahan itu. Tidak sekedar mendengar setiap menjelang tarawih dan setelah subuh, selalu terisi dengan ceramah dan pengajian banyak masjid. Orang yang tidak ke masjid pun, bisa jadi mikrofon akan terdengar ke rumahnya perihal ceramah apa yang disampaikan oleh penceramah.

Keadaan semacam ini, seandainya pun tidak mengubah kita, sungguh posisi yang sia-sia. Kita melewati waktu yang hanya sekedar perhitungan dari satu waktu ke waktu lainnya. Tidak lebih hanya sebulan itu sekedar lewat. Sebuah pergantian momentum yang sangat disayangkan. Harus ada kesungguhan untuk mencapai titik tersebut. Bukan sekedar hanya ingin memperbagus tampilan.

BACA JUGA

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

Seorang teman bercanda dengan temannya yang sedang mencari satu peci –penutup kepala laki-laki yang sering dipakai untuk untuk shalat. Orang-orang tertentu memakai peci setiap waktu, saat keluar rumah. Sebagian mereka hanya memakai saat tertentu saja. Bentuk peci yang beraneka ragam, membuat para calon pemakai bisa memilih yang sesuai rasa.

Saat sedang berada di pasar, teman saya berjumpa dengan seseorang yang dikenalnya. Seorang laki-laki, yang kebetulan sedang mencari peci. Katanya, itu akan dipakai dalam bulan Puasa. Teman saya tanya, mengapa hanya bulan Puasa? Bukankah selain bulan Puasa juga bisa dipakai peci? Jawaban menarik dari teman itu, karena bulan Puasa waktu yang pas untuk menampilkan wajah kesalehan.

Baca Juga:  Malam Puasa 18, Menjaga dari Kerakusan

Jawaban ini yang menarik. Mungkin ada sebagian orang menganggap bulan Puasa hanya sebatas untuk menampakkan ada kemajuan dalam konteks kesalehan. Mudah-mudahan setelah bulan mulia ini, kita semua tidak kembali ke perilaku asal. Apa yang dijanjikan setelah bulan Puasa menjadi insan muttaqin, semoga akan tercapai.

Edisi malam keempat inilah, pertanyaan semacam itu muncul. Dengan wujud dan tujuan yang berbeda, masing-masing mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Muncul pertanyaan, siapa yang lumayan siap menghadapi Ramadhan ini? Mungkin jawaban juga harus dilihat dari sejumlah sisi. Ada orang yang mempersiapkan sedemikian rupa, dengan perasaan bahagia yang menggebu. Tetapi tidak sedikit orang yang menganggap bulan ini sebagai beban –sehingga dalam berbagai kesempatan, selalu berusaha mencuri-curi waktu untuk tidak melaksanakannya.

Seorang teman saya menulis status singkat yang sangat menarik. Sekitar dua minggu sebelum Ramadhan, ia menulis bahwa dalam konteks bisnis, yang paling siap menyambut bulan ini adalah para pengelola televisi. Tidak berlebihan. Jauh-jauh hari, mereka sudah siap dengan acara apa yang akan ditayangkan, lengkap dengan sponsor di belakangnya. Dikarenakan untuk penayangan membutuhkan modal yang tidak sedikit, lalu ada tim lain yang bergerak untuk menanggulangi hal ini, yakni melalui sponsor. Kepentingan pemilik modal yang mensponsori suatu tayangan, selalu tidak gratis. Mereka ada kepentingan lain yang lebih besar, yakni mendapat keuntungan berlipat karena mensponsori yang demikian. Lalu jalan cepat dan tepat dicari, salah satunya adalah dengan memanfaatkan mereka yang terkenal.

Tidak sedikit orang yang tambah kaya dengan menjadikan bulan ini sebagai ruang konteks tersebut. Dengan berbagai peran yang dilakukan. Atas dasar itulah banyak orang ingin segera terkenal. Dilakukan dengan berbagai cara untuk mencapai posisi terkenalnya itu. Konteks terkenal dalam hal ini, mencari ciri lain dari gegap-gempita pecandu hiburan televisi tempat kita. Kenapa ada pecandu? Tentu karena ada yang sudah kena candu. Mereka yang pecandu inilah yang rela melakukan apapun demi candu itu.

Baca Juga:  Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

Mereka yang ingin terkenal, merasa karena terkenal memiliki jalan hidup yang lebih enak. Mereka yang ingin terkenal segera, akan memilih jalan pintas pun bukan apa-apa, yang penting hal itu tercapai. Maka ketika kontes untuk menjadi terkenal, jumlah pengikutnya luar biasa. Di samping itu, ada jalan lain yang juga ditempuh, antara lain dengan melakukan hal-hal yang di luar akal sehat. Mengeluarkan banyak uang, atau bahkan dengan kompensasi lain pun tidak apa-apa.

Di sanalah pergantian peran berlangsung luar biasa. Orang yang bertugas di dunia setengah gelap, tiba-tiba menjadi pembawa acara penting yang sangat bersahaja. Kemarin terlihat jingkrak-jingkrak, hari ini sudah rapi dan menemani acara penyejuk hati. Tidak masalah. Sponsor dan pihak yang membiayai sponsor membuat pola dan relasi ganti peran ini sebagai sesuatu yang biasa saja. Bukan sesuatu yang berlebihan. Maka ketika ada orang tertentu pagi di sini, siang di sana, sore di situ, selama ia dianggap bisa mewakili dari keinginan, maka itulah sebagian orang mempersepsikan tujuan terkenal yang saya sebut di awal tadi.

Entah, tetapi lupakanlah apapun tentang terkenal, berganti peran, dan sponsor. Mari melihat bagaimana mereka mempersiapkan diri. Lihatlah bagaimana mereka menyiapkan proposal untuk menyiapkan berbagai tayangan dalam sebulan penuh itu. Mereka mempersiapkan agar orang-orang yang akan menikmatinya, mendapatkan sesuatu yang sempurna –versi mereka. Dari dulu mereka, mereka sudah memiliki solusi alternatif, sekiranya sewaktu-waktu agenda yang direncanakan terkendala entah karena apa. Bahkan untuk tayangan yang dianggap bisa mendapatkan untung berlipat, bisa jadi sudah dipikirkan tidak hanya langkah kedua atau ketiga. Mungkin mereka bahkan sudah menyiapkan enam langkah alternatif yang akan dijalankan apabila yang utama mengalami kegagalan.

Baca Juga:  Malam Puasa 28, Belajar Mengelola Nafsu

Jika demikian, mengapa kita tidak ambil contoh manajemen ini untuk melakukan sesuatu yang penting dalam hidup kita. Mengapa untuk sesuatu yang seharusnya diperhatikan, justru dijalankan dengan tanpa persiapan apapun. Bukankah seharusnya, untuk momentum penting, persiapan bersahaja, bahkan langkah antisipasi sudah harus kita persiapkan sejak semula, agar kita memperoleh hasil yang sempurna? Jika benar demikian, mengapa tidak sekarang juga kita lakukan evaluasi lagi, apakah kita sudah menempuh rencana dan persiapan yang seperti itu?

Atas alasan itulah, seyogianya kita tidak hanya menjadikan momentum Ramadhan hanya sekedar lewat. Orang-orang hanya memasang momentum tersebut sesaat dalam kehidupannya, lalu setelah itu, ia dibiarkan lewat lagi begitu saja. Semuanya seperti tidak berbekas. Orang-orang yang sudah mendapatkan momentum ini, hendaknya ada sedikit yang berubah. Ada perbaikan peta jalan panjang hidup dan kehidupan yang dijalani.

Barangkali itulah yang akan berbeda orang-orang yang sudah melalui momentum Ramadhan, dengan mereka yang tidak mendapatkannya. Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.

[es-te, Senin, 3 Puasa 1446, 3 Maret 2025]

Tags: ArtikelDr Sulaiman TripaMalamPuasaRamadhansulaiman tripa
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari
Ramadhan

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

by Husaini
February 24, 2026
Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh
Ramadhan

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

by SAGOE TV
February 19, 2026
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 30, Selesaikanlah Urusan dengan Manusia

by Sulaiman Tripa
March 29, 2025
Dr Sulaiman Tripa
Ramadhan

Malam Puasa 29, Apa yang Membekas dari Puasa Kita?

by Sulaiman Tripa
March 28, 2025
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 28, Belajar Mengelola Nafsu

by Sulaiman Tripa
March 27, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

April 18, 2026
UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

April 20, 2026
MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

April 19, 2026
Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

April 20, 2026
Prof Eka Srimulyani kuliah tamu di Seoul National University, Korea Selatan, membahas riset generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-Pop.

Prof Eka Srimulyani Kuliah Tamu di Seoul National University, Bahas Generasi Muda Muslim dan K-Pop

April 18, 2026
Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

April 17, 2026
Pemain Persiraja Banda Aceh

Persiraja vs Garudayaksa FC Malam Ini: Dek Gam Tekankan Harga Diri, Pemain Wajib Fight

April 19, 2026
6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

April 17, 2026

EDITOR'S PICK

TNI Korem Lilawangsa Tanam Ratusan Pohon di Jalan Menuju Makam Cut Meutia

TNI Korem Lilawangsa Tanam Ratusan Pohon di Jalan Menuju Makam Cut Meutia

February 12, 2025
Bertambah Jadi 10 Orang, Berikut Daftar Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Tanah Suci

Bertambah Jadi 10 Orang, Berikut Daftar Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Tanah Suci

June 24, 2025
Mujiburrahman Kembali Daftar Calon Rektor UIN Ar-Raniry, Sebut Tiga Alasan Maju

Mujiburrahman Kembali Daftar Calon Rektor UIN Ar-Raniry, Sebut Tiga Alasan Maju

March 31, 2026
Ilustrasi Narkoba Sabu-Sabu

Penyelundupan 1 Kg Sabu-Sabu Digagalkan di Bandara SIM, Pemuda 27 Tahun Ditangkap

March 5, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.