• Tentang Kami
Tuesday, April 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Marahet

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
March 24, 2025
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Marahet
Share on FacebookShare on Twitter

Terlalu rumit untuk menjelaskan kepada anak sekarang mengenai sejumlah istilah yang dipakai para orang tua dulu. Marahet. Maop. Mareungge. Geunteut.

Masih ada yang percaya hal semacam itu? Tetapi makhluk tidak terlihat itu bukannya tidak ada. Ketika para orang tua mempersonifikasikan sesuatu yang diinginkan agar mudah tercapai tujuan mereka, maka posisi saat itu kreatif. Dengan zaman mereka, mungkin tidak ada sesuatu yang lain yang bisa diistilahkan dalam rangka membuat anak mereka percaya atas apa yang diinginkan mereka. Cara itulah, salah satunya.

Di luar konteks benar atau salah, percaya atau tidak, keliru atau tidak, masuk akal atau tidak, bahwa ada sesuatu yang ingin dirasiokan oleh para orang tua. Tidak ada bahasa lain untuk memudahkan mereka dalam menjaga anak-anaknya. Maka istilah yang direproduksi itu sekaligus diharapkan jadi pembatas dari arena jelajah anak. Ketika jelajah mereka sudah keluar dari jalur yang diijinkan, jurus pamungkas ini yang akan dipakai.

BACA JUGA

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

Dalam kehidupan sosial, jurus ini terkait internalisasi pola perilaku. Ketika saya masih kecil, saya mendapatkan istilah maop dan hantu dalam masyarakat. Istilah ini, boleh dibilang sebagai terminologi yang ragam makna. Di satu sisi, istilah itu kadang-kadang dimunculkan orang tua untuk menjaga batas jelajah anaknya, agar mudah dikontrol.

Bersama teman-temannya, seorang anak bisa bermain jauh ke hutan sekitar kampung untuk mencari buah-buahan. Jelajah demikian, bagi anak adalah permainan. Sedangkan bagi orang tua, perilaku demikian dianggap berisiko. Jusrus pamungkas yang dimunculkan, berangkat dari sisi ini, justru bisa menakutkan anak-anak. Dan jalan ini sepertinya sangat efektif.

Baca Juga:  Aceh 2024: Membangun Bermartabat Politik dengan Politik Bermartabat

Akan tetapi dalam kenyataan, jangan lupa, hantu itu juga bukan sesuatu yang sepenuhnya imaji. Ia bisa dirasakan nyata. Ada berbagai bentuk yang bisa ditangkap dalam masyarakat, seperti geunteuet, burong, atau jen. Anda yang tidak pernah melihat makhluk halus semacam itu, akan mengatakan itu sebagai reproduksi pengontrol. Akan tetapi tidak sedikit dari mereka yang pernah berhadapan –bahkan menghadapi dalam suasana yang sulit kita bayangkan.

Begitulah ketika isu semacam itu berhadapan dengan kehidupan kita. Antara ada dan tiada. Paling tidak, kita diuji sejauhmana kita peduli dengan anak-anak geneologis dan teoritorial kita. Sejauhmana kita kenal anak-anak tetangga, sehingga saat jumpa di tempat yang tidak seharusnya, apa yang akan kita lakukan? Konon lagi dalam suasana penculikan, sangat disayangkan bila ada orang yang dalam kampung tersebut tidak tahu menahu.

Konteks yang lain, adalah isu yang meresahkan. Sudah sejumlah gelombang munculnya isu yang begitu meresahkan. Tidak semua orang percaya. Berangkali dari pengalaman dan apa yang dilihat.

Sejumlah berita juga memperlihatkan hal yang sama. Ada berita yang memberitakan bahwa isu penculikan anak itu, tidak terjadi. Sementara sejumlah masyarakat mendapatkan pengalaman yang berbeda. Ada yang menjadi korban dari isu ini. Artinya ada yang tidak sekedar isu.

Ketika berbagai isu beredar, saya mendapatkan sejumlah foto yang menurut saya tidak seharusnya beredar. Namun apa boleh buat, media semacam ini menjadi lalu lintas yang terkesan tiada batas. Semua tersebar sedemikian rupa. Mereka yang mendapatkan sesuatu informasi pun, tidak semua mencoba menyelidiki dulu apa benar sungguh-sungguh atau hanya reproduksi kepalsuan yang tujuannya ingin membuat ketakutan dan keresahan massal.

Saya kira Anda juga mungkin memiliki pengalaman yang sama. Mengirim sesuatu yang membuat orang tertarik, tidak berapa lama, Anda yang mengirim akan menerima kiriman itu kembali. Untuk kiriman yang mungkin sudah diperdebatkan dan terbukti tidak benar, bahkan kita terima ketika debat itu masih belum terlupa.

Artinya ada sebagian orang, ketika menerima sesuatu, tidak membaca seutuhnya apa sebenarnya yang dimaksudkan. Dengan modal copy and paste, atau forward, tinggal menggeser jari di layar. Tidak terkecuali, hal semacam ini kadang-kadang dilakukan oleh orang yang kita kagumi.

Begitulah, tabayun, seharusnya ada dalam benak masing-masing orang. Sehingga begitu mendapatkan sesuatu, terutama yang berakibat serius bagi banyak orang, seharusnya dibaca dulu berulang kali untuk memastikan bahwa informasinya itu benar dan tidak keliru. Namun entah siapa yang peduli?

Baca Juga:  Skema Penentuan Kuota Jemaah Haji Provinsi Akan Dikaji Kembali

 

Tags: acehaceh 2021aceh hebathoaxkearifanmarahetNasional
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh Fakta yang Jarang Diketahui!
Artikel

Misteri Lonjakan Kasus HIV di Banda Aceh: Fakta yang Jarang Diketahui!

by SAGOE TV
July 3, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

Skate Park Stage: Kita Sedang Mengerjakan Sesuatu, Bukan Sekadar Mengadakan

April 18, 2026
UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Peringkat 1 Nasional Scimago 2026, Lampaui UI dan UGM di Bidang Riset

April 20, 2026
MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

MagangHub Kemnaker Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku

April 19, 2026
Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

Imeum Mukim Tungkop Peusijuek 48 Calon Jamaah Haji

April 20, 2026
Prof Eka Srimulyani kuliah tamu di Seoul National University, Korea Selatan, membahas riset generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-Pop.

Prof Eka Srimulyani Kuliah Tamu di Seoul National University, Bahas Generasi Muda Muslim dan K-Pop

April 18, 2026
Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

Berhitung Ulang Manuver Prabowo di Kancah Global

April 17, 2026
Pemain Persiraja Banda Aceh

Persiraja vs Garudayaksa FC Malam Ini: Dek Gam Tekankan Harga Diri, Pemain Wajib Fight

April 19, 2026
6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

April 17, 2026

EDITOR'S PICK

Komisi I DPRA Perjuangkan Nasib Honorer R2-R3 Aceh ke Kemenpan RB

Komisi I DPRA Perjuangkan Nasib Honorer R2-R3 Aceh ke Kemenpan RB

February 20, 2025
Program Kerja Kemenag Harus Selaras dengan Visi Nasional

Program Kerja Kemenag Harus Selaras dengan Visi Nasional

January 26, 2025
Kemenag Aceh Serahkan 184 SK Redistribusi Guru, Tegaskan Tak Ada Pungutan

Kemenag Aceh Serahkan 184 SK Redistribusi Guru, Tegaskan Tak Ada Pungutan

January 10, 2025
Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Dibuka Fungsional Selama Libur Lebaran Idul Adha

Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 Dibuka Fungsional Selama Libur Lebaran Idul Adha

June 5, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.