• Tentang Kami
Saturday, August 29, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Memahami Kosmik Intelijen dalam Pertahanan dan Keamanan Negara

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad by Kamaruzzaman Bustamam Ahmad
March 14, 2025
in Artikel
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Memahami Kosmik Intelijen dalam Pertahanan dan Keamanan Negara
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Kamaruzzaman Bustamam-Ahmad.
Dosen UIN Ar-Raniry, Kopelma Darussalam, Banda Aceh.

Beberapa tahun yang lalu, saya mengisi agenda di Kodam Iskandar Muda, yakni Apel Dansat. Dalam acara itu, saya diminta untuk berbicara tentang ancaman non-militer (non-military threat). Intinya, melihat ancaman terhadap negara, bukan dari kekuatan militer. Dalam sesi presentasi, saya mengutip satu pandangan jenderal dari Pakistan yang mengatakan tentang manusia supra (supra individuals) yang mampu mengendalikan konflik di berbagai negara.  Nama jenderal tersebut adalah Raheel Sharif, Komandan Militer Pakistan. Dia menuturkan bahwa musuh itu bisa saja “lives within us and looks like us.”

Topik ini juga saya paparkan di hadapan Intelkam, Polda Aceh. Di samping itu, juga beberapa diskusi terbatas tentang strategis dan arah ancaman terhadap negara, terutama dengan perwakilan Kementerian Pertahanan di provinsi Aceh.

BACA JUGA

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

Diskusi manusia supra dalam operasi intelijen memang telah saya dalami sejak tahun 2008. Kelompok ini, sebagaimana dipaparkan oleh Raheel Sharif, mereka sangat berbahaya, karena kemampuan mengendalikan suatu kawasan. Mereka sangat boleh jadi bersama di dalam diri kita dan mirip seperti kita.

Sepintas tidak ada yang aneh dengan pernyataan di atas. Namun, ketika dikatakan musuh itu dapat menyelinap dalam diri kita, maka itu merupakan proses pembajakan jiwa dan badan seseorang. Mereka dapat melakukan apapun dengan mengontrol dari jarak jauh, tentang apapun yang ingin dilakukan oleh seseorang.

Kemampuan itu lantas bisa memunculkan kegaduhan di mana-mana. Kemampuan untuk membaca, membajak, dan mengendalikan tingkah laku, rupanya mendapatkan perhatian serius dari Michio Kaku, dalam beberapa karyanya.

Jiwa manusia merupakan mikro-kosmos, sedangkan alam semesta adalah makro-kosmos.

Beberapa negara memiliki direktorat khusus yang membidangi tentang Kosmik Intelijen. Kemampuan mengendalikan diri, merubah diri, dan berpikir serta berperilaku secara kedirian merupakan bagian dari intelijen kosmik.

Demikian pula, bidang kajian kemestaan juga merupakan bagian dari kajian intelijen kosmik. Di sini, gerak alam dan tubuh manusia yang memiliki energi kosmik, dapat dijadikan bahan kajian dalam dunia intelijen. Gerak alam sangat menentukan perilaku manusia. Demikian pula, gerak manusia juga sangat ditentukan oleh gerak alam itu sendiri. Siapapun yang memahami kedua gerakan ini, merekalah yang dikenal sebagai manusia supra.

Kemampuan untuk mengoleksi informasi alam memang bukan pekerjaan mudah. Saat ini, mereka yang memiliki kemampuan finansial astrologi, mampu digunakan dalam jual beli saham. Mereka yang piawai di dalam kemampuan ini, mampu memutuskan keputusan besar hanya berdasarkan pada gerak alam, termasuk bulu-bulu di tangan mereka sendiri.

Semua gerak alam yang penuh energi bukan sesuatu kebetulan. Ada pesan khusus bagi mereka yang mampu memahami dan menafsirkannya. Karena itu, mereka yang paham akan dunia “perkalian kosmik” ini tidak begitu sulit di dalam memutuskan hal-hal strategis.

Bayangkan, jika hal di atas diterapkan pada konteks pertahan dan keamanan negara, khususnya di dalam memproduksi perkiraan intelijen. Atau, mereka yang mampu melakukan produk intelijen, misalnya, analisa strategis berdasarkan pada kemampuan mikro dan makro kosmik intelijen.

Ditambah lagi, jika beberapa manusia supra mampu mengendalikan energi kosmik ini pada peperangan, kegaduhan, dan kerusuhan. Atau, mereka yang sangat paham bahwa suatu peristiwa besar harus terjadi di negeri mereka, karena gerak kosmik mengharuskan kejadian tersebut berlaku atau terjadi.

Ketika berjumpa dengan mereka yang menekuni intelijen strategis (strategic intelligence), kami berdiskusi bagaimana kekuatan “radar kosmik” yang memiliki wilayah teritorial secara telekinesis. Rupanya, setiap negara memiliki “manusia supra” yang memiliki kekuatan “radar kosmik” untuk melakukan penginderaan jarak jauh.

Mereka memiliki kemampuan membaca isi pikiran para pemimpin. Sehingga, untuk menghalangi “radar kosmik” biasanya, mereka yang memutuskan hal-hal yang bersifat strategis, memiliki kekuatan perisai intelijen (shield intelligence). Misalnya, agak sulit membaca isi pikiran atau kebatinan seorang, sebab sejak hari dia dilantik, maka perisai intelijen telah dikenakan pada dirinya, supaya tidak mudah dibaca dan dikontrol oleh musuh.

Untuk itu, presiden memiliki beberapa rahasia yang tidak pernah boleh dia bongkar ke publik. Selain itu, secara kosmik dia pun tidak boleh mengunjungi beberapa tempat, baik di dalam maupun luar negeri.

Di Indonesia, seorang Presiden paling tidak direkomendasikan untuk berkunjung ke Kediri, Jawa Timur. Sebab, secara “drama kosmik”, kalau nekat ke Kediri, diprediksi Presiden tersebut akan jatuh ketika dia berkuasa.

Demikian pula, tempat yang paling sering dikunjungi, kendati hanya beberapa saat, adalah provinsi Aceh. Karena energi kosmik provinsi ini sangat jauh berbeda dengan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia. Tidak mengherankan nantinya beberapa tanah di Aceh, akan dikumpulkan untuk kekuatan kosmik, bagi mereka yang sedang berkuasa di Indonesia.

Semua hal di atas, mereka terkesan tidak ilmiah. Namun, ketika beberapa sarjana sains dan fisika mengkaji tentang kekuatan manusia dan alam semesta. Beberapa hal yang membuat kita penasaran tentang situasi kebangsaan, biasanya akan terjawab dengan kajian intelijen kosmik.

Kekuatan intelijen juga bisa dijadikan sebagai basis untuk menghancurkan sebuah negara, yang dikenal sebagai perang kosmik (cosmic war).

Dalam buku Terror in the Mind of God (2000), Mark Juergensmeyer memperkenalkan konsep Cosmic War, dimana alasan-alasan yang sangat metafisika atau abstrak, dapat diterjemahkan ke dalam realitas sosial, yang dapat memicu sebuah konflik atau perang.

Karena itu, ketika terjadi kegaduhan (dalam bahasa perwayanga, huru hara dan goro-goro), maka itu bukan hanya dari ambisi manusia durjana, tetapi juga ada peran alam yang merespon bagaimana tingkah laku manusia terhadapnya.

Karena itu, dataran Kosmologi Jawa, misalnya, sangat penting untuk hidup selaras antara alam dan manusia. Kalau terjadi ketidakseimbangan, maka potensi bencana tidak perlu dicari jawabannya dari peramal, sebab hal tersebut akan muncul dalam ilmu “matematika kosmik.”

Dalam konteks ini, manusia supra akan terus memonitor apa yang harus dilakukannya untuk menciptakan peperangan dan kerusahan, dalam perspektif “matematika kosmik” sebagai bagian dari intelijen kosmik []

Tags: AcehintelijenKeamanan NegaraKosmik
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Kamaruzzaman Bustamam Ahmad

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad

Kamaruzzaman Bustamam Ahmad adalah Antropolog. Berdomisili di Aceh.

Related Posts

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO
Artikel

Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO

by SAGOE TV
June 11, 2026
Sulaiman Tripa
Artikel

Maaf Bukan Soal Gengsi: Pelajaran Besar Idul Fitri

by SAGOE TV
March 31, 2026
Dongeng Kampus dan Kampus Merdeka Nadiem
Artikel

Aceh dan ISIS, Berkongsi Imajinasi Politik?

by Affan Ramli
February 5, 2026
Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?
Artikel

Apakah AI Dapat Disebut sebagai Revolusi Industri 5.0?

by SAGOE TV
July 19, 2025
Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?
Artikel

Lonjakan Kasus DBD di Banda Aceh, Apa yang Harus Kita Lakukan?

by SAGOE TV
July 5, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

Tabina Tour Travel Kembali Memberangkatkan Dua Kloter Jamaah Umrah

August 27, 2026
Piasan Budaya Barat Selatan Aceh 2026 Berakhir, Pesan untuk Generasi Muda: Kenali Sejarah

Piasan Budaya Barat Selatan Aceh 2026 Berakhir, Pesan untuk Generasi Muda: Kenali Sejarah

August 25, 2026
Remaja Aceh di Persimpangan NKRI, Merdeka, dan Ruang Kosong Tokoh Idola_Irwandi

Remaja Aceh di Persimpangan: NKRI, “Merdeka”, dan Ruang Kosong Tokoh Idola

August 21, 2026
SPS Revival: Setelah Lima Belas Volume, Apa yang Harus Berubah?

SPS Revival: Setelah Lima Belas Volume, Apa yang Harus Berubah?

August 24, 2026
Dek Din Syamsuddin

Menyoroti Site Plan PSN yang Mengabaikan Aspel Sosial Masyarakat di Kawasan Kopelma Darussalam Banda Aceh

August 23, 2026
MEUGOE Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

MEUGOE: Ketika Sebuah Skatepark Menjadi Sekolah Kehidupan

August 27, 2026
21 Tahun Damai Aceh, Unhan RI dan BRA Bahas Strategi Memperkuat Perdamaian

21 Tahun Damai Aceh, Unhan RI dan BRA Bahas Strategi Memperkuat Perdamaian

August 27, 2026
M. Azril Ihksan

Makna Rindu, Antara Majnun dan Hamzah Fansuri

August 26, 2026

EDITOR'S PICK

ITF UIN Ar-Raniry Salurkan Bantuan UKT untuk Mahasiswa, Total Capai Rp1,57 Miliar

ITF UIN Ar-Raniry Salurkan Bantuan UKT untuk Mahasiswa, Total Capai Rp1,57 Miliar

July 16, 2025
Aceh-UEA Bentuk Tim Investasi, Mubadala Siap Bangun Shorebase Andaman

Aceh-UEA Bentuk Tim Investasi, Mubadala Siap Bangun Shorebase Andaman

April 28, 2026
Mualem Tegaskan Pemulihan Aceh Butuh Dukungan Nyata Pemerintah Pusat

Mualem Tegaskan Pemulihan Aceh Butuh Dukungan Nyata Pemerintah Pusat

December 31, 2025
Remaja Usia 14 Tahun di Aceh Ditangkap karena Curanmor, 7 Motor Diamankan Polisi

Remaja Usia 14 Tahun di Aceh Ditangkap karena Curanmor, 7 Motor Diamankan Polisi

March 17, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.