• Tentang Kami
Tuesday, June 9, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Meningkatnya Kasus Bunuh Diri di Aceh, Akademisi Tekankan Peran Orang Tua dan Komunitas

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
April 27, 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Meningkatnya Kasus Bunuh Diri di Aceh, Akademisi Tekankan Peran Orang Tua dan Komunitas

Akademisi dari UIN Ar-Raniry, Miftahul Jannah, S.Ag., M.Si., Ph.D., dalam diskusi yang dipandu oleh CEO SAGOETV, Dr. Mukhlisuddin Ilyas, M.Pd., pada Rabu (23/04),

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Akademisi dari UIN Ar-Raniry, Miftahul Jannah, S.Ag., M.Si., Ph.D., dalam diskusi yang dipandu oleh CEO SAGOETV, Dr. Mukhlisuddin Ilyas, M.Pd., pada Rabu (23/04), mengungkapkan kekhawatirannya terkait meningkatnya angka bunuh diri di Aceh, terutama di kalangan mahasiswa. Dalam podcast ini membahas berbagai faktor yang berkontribusi terhadap fenomena tersebut, serta langkah-langkah yang bisa diambil untuk mengatasi masalah ini.

Miftahul Jannah menjelaskan bahwa meskipun angka bunuh diri di Aceh tergolong rendah dibandingkan provinsi lain seperti Jawa Timur dan Jawa Barat, kasus-kasus bunuh diri di Kota Banda Aceh belakangan ini mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. “Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah stres akademik yang dialami oleh mahasiswa. Tekanan untuk segera lulus sering kali membuat mereka merasa tertekan, dan ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan, mereka cenderung mencari jalan pintas, yaitu dengan bunuh diri,” ujar Miftahul.

Dalam perspektif psikologi, Miftahul menjelaskan bahwa bunuh diri merupakan hasil dari gangguan mental yang dipicu oleh stres berkepanjangan, baik faktor internal seperti rasa rendah diri, maupun faktor eksternal seperti tekanan dari keluarga atau teman. “Pola asuh orang tua yang kurang mendengarkan kebutuhan emosional anak juga berperan besar dalam meningkatkan tekanan yang mereka rasakan,” tambahnya.

BACA JUGA

Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Aceh Besar, Apresiasi Komitmen Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan 542 KK Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Miftahul juga menekankan pentingnya peran orang tua, lingkungan, dan komunitas dalam menangani masalah ini. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak sangat penting untuk menciptakan dukungan emosional yang diperlukan anak-anak, terutama dalam menghadapi tekanan akademik. “Orang tua harus mampu mendidik anak-anak dengan cara yang kontekstual, memahami perasaan mereka, dan menjalin komunikasi yang baik agar anak merasa didukung, bukan tertekan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Miftahul juga mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, bunuh diri adalah perbuatan yang dilarang dan dianggap dosa besar. “Meskipun agama mengajarkan kita untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang benar, tekanan hidup yang berat kadang membuat individu merasa tidak ada jalan keluar. Dalam hal ini, orang tua dan komunitas harus berperan untuk memastikan anak-anak dan remaja kita tahu bahwa mereka tidak sendirian dan bisa mencari solusi dengan berbicara kepada orang yang mereka percayai,” kata Miftahul.

Diskusi ini juga membahas perbandingan dengan negara lain, seperti Jepang, yang berhasil menurunkan angka bunuh diri melalui pendekatan sosial dan dukungan komunitas. Miftahul mengungkapkan bahwa Indonesia, khususnya Aceh, bisa belajar dari pendekatan tersebut dengan menyediakan lebih banyak layanan kesehatan mental di sekolah, kampus, dan masyarakat. “Jika kita menciptakan lingkungan yang peduli, remaja tidak akan merasa kesepian dalam menghadapi masalah mereka,” pungkasnya.

Walaupun Aceh memiliki indeks kebahagiaan yang relatif tinggi, Miftahul menyoroti adanya kesenjangan antara hubungan spiritual dengan Tuhan (hablum minallah) dan hubungan sosial dengan sesama (hablum minannas). Hal ini, menurutnya, membuat individu merasa terisolasi, terutama bagi mahasiswa yang datang dari luar Aceh. “Kita perlu lebih peduli terhadap satu sama lain dan menciptakan ruang di mana setiap orang bisa merasa diterima dan didengarkan,” tutupnya. []

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Aceh Besar, Apresiasi Komitmen Pemerintah Aceh
News

Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Aceh Besar, Apresiasi Komitmen Pemerintah Aceh

by SAGOE TV
June 8, 2026
Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan 542 KK Warga Eks Blang Lancang-Rancong
News

Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan 542 KK Warga Eks Blang Lancang-Rancong

by SAGOE TV
June 8, 2026
Dana Belum Cair, Puluhan Dapur MBG di Banda Aceh dan Aceh Besar Berhenti Beroperasi
News

Dana Belum Cair, Puluhan Dapur MBG di Banda Aceh dan Aceh Besar Berhenti Beroperasi

by Zuhri Noviandi
June 8, 2026
UIN Ar-Raniry Jadi PTKIN Paling Diminati di Sumatera, 2.640 Peserta Ikuti UM-PTKIN 2026
News

UIN Ar-Raniry Jadi PTKIN Paling Diminati di Sumatera, 2.640 Peserta Ikuti UM-PTKIN 2026

by SAGOE TV
June 8, 2026
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi
News

Indonesia Bawa Ratifikasi ILO 188 ke Jenewa, Perlindungan Awak Kapal Perikanan Diperkuat

by SAGOE TV
June 8, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Prabowo Kritis, Aceh Sulit?

Prabowo Kritis, Aceh Sulit?

June 6, 2026
Menyelamatkan Masa Depan LKMS: Membangun Kepercayaan dan Menguatkan Ekonomi Umat

Menyelamatkan Masa Depan LKMS: Membangun Kepercayaan dan Menguatkan Ekonomi Umat

June 8, 2026
Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 7, 2026
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

June 3, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

June 7, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025
Agam Hana Raba Krèh

Agam Hana Raba Krèh

November 4, 2025

EDITOR'S PICK

Dari Cendol Janeng hingga Tas Anyaman, Kreativitas Perempuan Aceh Olah Hasil Hutan Bukan Kayu Bersinar di Uroe Peukan

Dari Cendol Janeng hingga Tas Anyaman, Kreativitas Perempuan Aceh Olah Hasil Hutan Bukan Kayu Bersinar di Uroe Peukan

November 7, 2025
Rektor UIN Ar-Raniry Paparkan 6 Usulan Strategis di RDP Komisi VIII DPR RI untuk Perkuat PTKIN

Rektor UIN Ar-Raniry Paparkan 6 Usulan Strategis di RDP Komisi VIII DPR RI untuk Perkuat PTKIN

November 11, 2025
DRM PON 2024 Wilayah Aceh Resmi Dibuka

DRM PON 2024 Wilayah Aceh Resmi Dibuka

August 17, 2024
Arus Balik Kulminasi Kegilaan Demokrasi

Arus Balik Kulminasi Kegilaan Demokrasi

April 20, 2023
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.