BANDA ACEH | SAGOE TV – Tutup mata dari hiruk pikuk dunia, rapatkan gigi menghadapi ujian, dan berserah diri sepenuhnya kepada Allah Ta’ala. Semoga hati dikuatkan, iman diteguhkan, dan langkah tetap terarah memasuki tahun baru.
Tulisan ini ditulis oleh Ahmad Humam Hamid. Di Aceh, ungkapan “top mata kap igoe, seurah droe bak Allah Ta’ala” (tutup mata, rapatkan gigi, berserah diri kepada Allah Ta’ala) bukanlah pilihan pertama. Ungkapan itu muncul ketika segala ikhtiar menemui tembok, ketika semua pintu terasa tertutup, dan ketika harapan terhadap negara nyaris sirna.
Ironisnya, pasca Senyar25, rakyat berserah bukan semata karena alam yang terlalu ganas, melainkan karena negara yang terasa terlalu samar untuk diharapkan.
Senyar25 bukan sekadar catatan bencana. Ia adalah ruang perenungan moral, etis, hukum, dan politik yang mengajukan pertanyaan mendasar, apakah negara sungguh hadir untuk rakyatnya, ataukah hanya hadir di atas kertas?
Simak lengkapnya dalam video di atas. []

















