• Tentang Kami
Saturday, April 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Membaca Masa Depan Dayah dari Budaya Akademiknya

Anna Rizatil by Anna Rizatil
February 2, 2026
in Resensi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Membaca Masa Depan Dayah dari Budaya Akademiknya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: ANDRI SAFRIZAL
Alumnus STIAPEN

Tulisan ini lahir dari pemikiran Sila huddin, seorang pakar sekaligus praktisi yang secara konsisten menekuni bidang pendidikan Islam. Ia lahir di Aceh Besar pada 14 Agustus 1976. Pendidikan tingginya dimulai dengan menyelesaikan program Sarjana (S1) Bahasa Arab di IAIN Ar-Raniry pada tahun 2000. Ketertarikannya yang kuat terhadap pengembangan keilmuan mendorongnya melanjutkan studi Magister (S2) di Program Pascasarjana IAIN Ar-Raniry, hingga akhirnya menuntaskan pendidikan Doktor (S3) pada tahun 2016 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Latar belakang akademik tersebut membentuk kerangka berpikir Silahuddin yang kokoh, kritis, dan kontekstual dalam melihat dinamika pendidikan Islam.

BACA JUGA

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

Dalam perjalanan karier akademiknya, Silahuddin diangkat menjadi dosen di IAIN Sumatera Utara (IAIN SU) pada tahun 2009. Seiring dengan kebutuhan pengembangan institusi dan kontribusinya di daerah asal, sejak tahun 2014 ia pindah tugas ke UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Di kampus tersebut, ia tidak hanya aktif dalam pengajaran dan pengembangan keilmuan, tetapi juga dipercaya memegang tanggung jawab struktural. Pada tahun 2014 ia menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, dan pada tahun 2017 dipercaya menjadi Ketua Jurusan Program Studi Pendidikan Teknik Elektro. Peran-peran tersebut menegaskan komitmen Silahuddin dalam mengintegrasikan keilmuan, manajemen akademik, dan pengabdian bagi kemajuan pendidikan.

Hadirnya karya ini merupakan kelanjutan dari komitmen keilmuan dan pengalaman akademik penulis dalam melihat tantangan pendidikan Islam kontemporer, khususnya pendidikan dayah salafiyah. Karya ini berupaya menjawab persoalan mendasar mengenai bagaimana sistem budaya akademik seharusnya dibangun dalam lingkungan dayah, agar lembaga pendidikan tradisional tersebut tidak hanya mampu bertahan di tengah perubahan zaman, tetapi juga berkembang secara dinamis dan berdaya saing.

Baca Juga:  Tutkijoiden Yö (Researchers’ Night)

Pada buku ini, penulis menyebutkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan budaya akademik di dayah masih berada dalam kondisi stagnasi. Pertama, budaya akademik di dayah berlangsung secara turun-temurun, yakni budaya dari satu dayah diwariskan kepada dayah berikutnya tanpa banyak perubahan. Kedua, dayah masih menggunakan kurikulum yang bersifat tradisional. Ketiga, metodologi pengajaran yang dianut oleh dayah juga masih bersifat konvensional. Yang terakhir, organisasi dayah belum dikelola dengan manajemen yang sistematis. Faktor-faktor tersebut berdampak pada terhambatnya perkembangan budaya akademik, yang meliputi budaya belajar, budaya memberi dan menyampaikan pendapat, pengembangan keilmuan, serta budaya organisasi.

Akan tetapi, penulis juga menegaskan bahwa budaya akademik yang dilaksanakan oleh dayah memiliki sejumlah nilai positif yang patut dipertahankan. Di antaranya adalah kuatnya tradisi belajar, kedisiplinan santri dalam menuntut ilmu, penghormatan yang tinggi kepada guru, serta konsistensi dalam menjaga tradisi keilmuan Islam klasik. Nilai-nilai positif ini menjadi modal penting bagi pengembangan budaya akademik dayah ke depan. Oleh karena itu, menurut penulis, upaya pembaruan budaya akademik tidak dimaksudkan untuk menghilangkan tradisi yang telah mengakar, melainkan untuk memperkuat dan mengembangkannya agar lebih relevan dengan tuntutan zaman tanpa kehilangan jati diri dayah.

Judul Buku : Aktualisasi Sistem Budaya Akademik Pendidikan Dayah Di Aceh
Penulis : Dr. Silahuddin, M.Ag
Editor : Mukhlisuddin Ilyas
Penerbit : Bandar Publishing
ISBN : 978-623-1632-71-0
Cetakan : 2016
Jumlah Halaman : x + 262 Halaman
Pemesanan Buku : +62811-688-801

Tags: acehAkademikBandar PublishingBudayaBukuDayahresensi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Membaca kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh
Resensi

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

by Anna Rizatil
February 13, 2026
Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah
Resensi

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

by Anna Rizatil
February 11, 2026
Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat
Resensi

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

by Anna Rizatil
February 7, 2026
Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh
Resensi

Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh

by Anna Rizatil
February 6, 2026
Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi
Resensi

Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi

by Anna Rizatil
February 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

April 13, 2026
Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 2: Ketika Ruang Diuji, Bukan Hanya Diisi

April 11, 2026
Kemunafikan Singapura, Balas Budi Israel, dan Selat Hormuz

Kemunafikan Singapura, Balas Budi Israel, dan Selat Hormuz

April 10, 2026
PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

April 12, 2026
Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

April 17, 2026
Gempa M 5,7 Guncang Barat Daya Sinabang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Barat Daya Sinabang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

April 12, 2026
Persiraja Tantang Pemuncak Adhyaksa FC di Banten, Laga Krusial Penentu Asa Laskar Rencong

Persiraja Tantang Pemuncak Adhyaksa FC di Banten, Laga Krusial Penentu Asa Laskar Rencong

April 12, 2026
Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

April 16, 2026

EDITOR'S PICK

Bek Asing Persiraja Diragukan Tampil Lawan PSKC Cimahi

Panpel Persiraja vs PSPS Tegaskan Tak Ada Penjualan Tiket Selain Online

October 10, 2024
Wali Nanggroe, Waled Landeng dan Cap Sikureung di Malaya

Wali Nanggroe, Waled Landeng dan Cap Sikureung di Malaya

February 21, 2025
Rahasia Allah Dibalik Tsunami Aceh

496 Hari di DPRK Aceh Besar; Suatu Pertanggungjawaban Publik

March 24, 2025
69 Ribu Warga Masih Mengungsi, Wagub Aceh Minta Jadup hingga Sapi Meugang Dipercepat

69 Ribu Warga Masih Mengungsi, Wagub Aceh Minta Jadup hingga Sapi Meugang Dipercepat

February 10, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.