• Tentang Kami
Wednesday, June 3, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Membaca Masa Depan Dayah dari Budaya Akademiknya

Anna Rizatil by Anna Rizatil
February 2, 2026
in Resensi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Membaca Masa Depan Dayah dari Budaya Akademiknya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: ANDRI SAFRIZAL
Alumnus STIAPEN

Tulisan ini lahir dari pemikiran Sila huddin, seorang pakar sekaligus praktisi yang secara konsisten menekuni bidang pendidikan Islam. Ia lahir di Aceh Besar pada 14 Agustus 1976. Pendidikan tingginya dimulai dengan menyelesaikan program Sarjana (S1) Bahasa Arab di IAIN Ar-Raniry pada tahun 2000. Ketertarikannya yang kuat terhadap pengembangan keilmuan mendorongnya melanjutkan studi Magister (S2) di Program Pascasarjana IAIN Ar-Raniry, hingga akhirnya menuntaskan pendidikan Doktor (S3) pada tahun 2016 di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Latar belakang akademik tersebut membentuk kerangka berpikir Silahuddin yang kokoh, kritis, dan kontekstual dalam melihat dinamika pendidikan Islam.

BACA JUGA

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

Dalam perjalanan karier akademiknya, Silahuddin diangkat menjadi dosen di IAIN Sumatera Utara (IAIN SU) pada tahun 2009. Seiring dengan kebutuhan pengembangan institusi dan kontribusinya di daerah asal, sejak tahun 2014 ia pindah tugas ke UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Di kampus tersebut, ia tidak hanya aktif dalam pengajaran dan pengembangan keilmuan, tetapi juga dipercaya memegang tanggung jawab struktural. Pada tahun 2014 ia menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, dan pada tahun 2017 dipercaya menjadi Ketua Jurusan Program Studi Pendidikan Teknik Elektro. Peran-peran tersebut menegaskan komitmen Silahuddin dalam mengintegrasikan keilmuan, manajemen akademik, dan pengabdian bagi kemajuan pendidikan.

Hadirnya karya ini merupakan kelanjutan dari komitmen keilmuan dan pengalaman akademik penulis dalam melihat tantangan pendidikan Islam kontemporer, khususnya pendidikan dayah salafiyah. Karya ini berupaya menjawab persoalan mendasar mengenai bagaimana sistem budaya akademik seharusnya dibangun dalam lingkungan dayah, agar lembaga pendidikan tradisional tersebut tidak hanya mampu bertahan di tengah perubahan zaman, tetapi juga berkembang secara dinamis dan berdaya saing.

Pada buku ini, penulis menyebutkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan budaya akademik di dayah masih berada dalam kondisi stagnasi. Pertama, budaya akademik di dayah berlangsung secara turun-temurun, yakni budaya dari satu dayah diwariskan kepada dayah berikutnya tanpa banyak perubahan. Kedua, dayah masih menggunakan kurikulum yang bersifat tradisional. Ketiga, metodologi pengajaran yang dianut oleh dayah juga masih bersifat konvensional. Yang terakhir, organisasi dayah belum dikelola dengan manajemen yang sistematis. Faktor-faktor tersebut berdampak pada terhambatnya perkembangan budaya akademik, yang meliputi budaya belajar, budaya memberi dan menyampaikan pendapat, pengembangan keilmuan, serta budaya organisasi.

Akan tetapi, penulis juga menegaskan bahwa budaya akademik yang dilaksanakan oleh dayah memiliki sejumlah nilai positif yang patut dipertahankan. Di antaranya adalah kuatnya tradisi belajar, kedisiplinan santri dalam menuntut ilmu, penghormatan yang tinggi kepada guru, serta konsistensi dalam menjaga tradisi keilmuan Islam klasik. Nilai-nilai positif ini menjadi modal penting bagi pengembangan budaya akademik dayah ke depan. Oleh karena itu, menurut penulis, upaya pembaruan budaya akademik tidak dimaksudkan untuk menghilangkan tradisi yang telah mengakar, melainkan untuk memperkuat dan mengembangkannya agar lebih relevan dengan tuntutan zaman tanpa kehilangan jati diri dayah.

Judul Buku : Aktualisasi Sistem Budaya Akademik Pendidikan Dayah Di Aceh
Penulis : Dr. Silahuddin, M.Ag
Editor : Mukhlisuddin Ilyas
Penerbit : Bandar Publishing
ISBN : 978-623-1632-71-0
Cetakan : 2016
Jumlah Halaman : x + 262 Halaman
Pemesanan Buku : +62811-688-801

Tags: acehAkademikBandar PublishingBudayaBukuDayahresensi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Anna Rizatil

Anna Rizatil

Related Posts

Membaca kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh
Resensi

Membaca Kembali Strategi Mengawal Undang-Undang Pemerintahan Aceh

by Anna Rizatil
February 13, 2026
Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah
Resensi

Membaca Ulang Otonomi Khusus Aceh di Persimpangan Sejarah

by Anna Rizatil
February 11, 2026
Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat
Resensi

Membaca ACEH 2024: Membangun Martabat Politik dengan Politik Bermartabat

by Anna Rizatil
February 7, 2026
Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh
Resensi

Banda Aceh dalam Harmoni: Resensi Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh

by Anna Rizatil
February 6, 2026
Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi
Resensi

Merawat Intelektualitas dan Karakter: Membaca Jejak Profesor Abdi

by Anna Rizatil
February 4, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Skate Park Stage Volume 1-8 Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

May 25, 2026
Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

September 12, 2025
Dari Meja yang Sama

Dari Meja yang Sama

June 3, 2026
12.648 Peserta UTBK SNBT 2026 Ikuti Ujian di USK, Rektor Ingatkan Jangan Salah Lokasi

3.886 Peserta Lulus SNBT 2026 di USK, Ini Daftar Prodi Paling Diminati

May 26, 2026
Muna Madrah_Menulis Cepat Berpikir Dangkal

Menulis Cepat, Berpikir Dangkal?

May 14, 2026
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Saat Aceh Bernyanyi: Musik, Luka, dan Harapan yang Menggema

Saat Aceh Bernyanyi: Musik, Luka, dan Harapan yang Menggema

June 26, 2025
Persiraja Banda Aceh Daftarkan Dua Stadion sebagai Kandang di Liga 2 Musim 2025/26

Persiraja Banda Aceh Daftarkan Dua Stadion sebagai Kandang di Liga 2 Musim 2025/26

June 5, 2025

EDITOR'S PICK

Hari Pajak 2025, DJP Targetkan Penerimaan Rp2.189 Triliun dan Tax Ratio 11%

Hari Pajak 2025, DJP Targetkan Penerimaan Rp2.189 Triliun dan Tax Ratio 11%

July 14, 2025
Membaca Masa Depan Dayah dari Budaya Akademiknya

Membaca Masa Depan Dayah dari Budaya Akademiknya

February 2, 2026
Pentingnya Peran Keluarga dan Pemerintah dalam Mengatasi Kemerosotan Moral

Pentingnya Peran Keluarga dan Pemerintah dalam Mengatasi Kemerosotan Moral

March 26, 2025
Gubernur Aceh Instruksikan Pengawasan Ketat Harga Sembako dan BBM di Tengah Darurat Bencana

Gubernur Aceh Instruksikan Pengawasan Ketat Harga Sembako dan BBM di Tengah Darurat Bencana

December 6, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.