BIREUEN | SAGOE TV – Pengurus Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Aceh meluncurkan program 10 Pojok Baca untuk sekolah-sekolah terdampak bencana di Aceh dengan memulai penyaluran perdana di SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Bireuen, Senin, 13 Juli 2026.
Program tersebut menjadi tahap awal penyaluran 10 titik Pojok Baca bagi sekolah-sekolah terdampak bencana di Aceh sekaligus menandai dimulainya program pembinaan literasi secara berkelanjutan. Setiap titik Pojok Baca memiliki nilai anggaran sekitar Rp36 juta. Fasilitas yang disediakan meliputi satu rak buku, 150 eksemplar buku, dua meja, dua kursi, serta satu karpet untuk mendukung terciptanya ruang baca yang nyaman bagi peserta didik.
Peluncuran program di SMAN 1 Kuala dihadiri Wakil Ketua PW ISNU Aceh Muazzinah MPA, Sekretaris Wilayah PW ISNU Aceh Dr Rahmad Syah Putra, serta Koordinator Penelitian dan Pengembangan PW ISNU Aceh Nazaruddin PhD.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Nazaruddin juga bertindak sebagai pembina upacara pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru. Di hadapan para siswa, ia mengajak generasi muda membangun kebiasaan membaca sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
“Let’s make reading your passport to success. Mari kita gelorakan kembali semangat Iqra sebagai fondasi literasi dalam Islam untuk melahirkan generasi yang cerdas, kritis, dan berdaya saing. Let’s back to Iqra,” ujarnya.
Sekretaris Wilayah PW ISNU Aceh Rahmad Syah Putra mengatakan program tersebut merupakan bentuk kontribusi organisasi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat melalui penguatan budaya literasi di sekolah.
“Program ini tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Kami akan melakukan pendampingan dan pengembangan secara berkelanjutan. Tahun depan kami juga akan menambah koleksi buku. Sesuai nota kesepahaman yang telah ditandatangani, SMAN 1 Kuala akan menjadi sekolah binaan PW ISNU Aceh,” kata Rahmad.
Menurut dia, pendampingan itu diharapkan mampu membangun ekosistem literasi di sekolah sehingga fasilitas yang diberikan tidak hanya menjadi ruang baca, tetapi juga pusat aktivitas belajar yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
Program Pojok Baca di SMAN 1 Kuala merupakan realisasi awal dari bantuan 10 titik Pojok Baca yang didukung Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP UIN Ar-Raniry melalui Program BSI Maslahat. Bantuan tersebut disalurkan melalui PW ISNU Aceh kepada sekolah-sekolah terdampak bencana di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.
Sebelumnya, bantuan diserahkan oleh Funding Transaction Representative BSI KCP UIN Ar-Raniry Novri Mihardi kepada Ketua Sekretariat PW ISNU Aceh, Reyhan Marbun di Kantor PW ISNU Aceh, Lamnyong, Banda Aceh, pada 23 Juni 2026. Penyerahan tersebut disaksikan Sekretaris Wilayah PW ISNU Aceh Rahmad Syah Putra dan Bendahara PW ISNU Aceh Arkin.
Melalui kolaborasi tersebut, PW ISNU Aceh dan BSI Maslahat menargetkan perluasan akses bahan bacaan sekaligus penguatan budaya literasi di sekolah-sekolah terdampak bencana melalui penyediaan fasilitas membaca yang memadai dan program pendampingan berkelanjutan.[]




















