• Tentang Kami
Monday, July 20, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Aceh Diusulkan Jadi Daerah Pertama Pengadilan Niaga Syariah di Indonesia

SAGOE TV by SAGOE TV
July 19, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Aceh Diusulkan Jadi Daerah Pertama Pengadilan Niaga Syariah di Indonesia

Wali Nanggroe Aceh PYM Teungku Malik Mahmud Al-Haythar (kanan) saat menjadi narasumber dalam FGD penyusunan Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang tentang Pembentukan Pengadilan Khusus Niaga Syariah di lingkungan Peradilan Agama. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOE TV – Aceh diusulkan menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkan Pengadilan Niaga Syariah di lingkungan Peradilan Agama. Usulan tersebut disampaikan Wali Nanggroe Aceh PYM Teungku Malik Mahmud Al-Haythar saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang tentang Pembentukan Pengadilan Khusus Niaga Syariah di Lingkungan Peradilan Agama, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe Zulfikar Idris menyebutkan, kegiatan yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia tersebut merupakan bagian dari upaya merumuskan arah kebijakan penguatan sistem peradilan ekonomi syariah di Indonesia.

BACA JUGA

Buruan Daftar! Paya Seunara Adventure Festival di Sabang Hadirkan Trail Run 17K hingga Road Race 8K

Gubernur Aceh Terbitkan SK Reparasi 557 Korban Pelanggaran HAM, KKR Minta Tim PPHAM Diaktifkan Kembali

Meski sedang menjalani pemulihan dan fisioterapi ortopedi di Penang, Malaysia, Wali Nanggroe tetap memenuhi undangan Mahkamah Agung RI dengan mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui Zoom Meeting. Dalam kesempatan itu, ia mengusulkan Aceh menjadi pilot project nasional pembentukan Pengadilan Niaga Syariah di lingkungan Peradilan Agama.

Dalam paparannya, Wali Nanggroe menegaskan bahwa pembentukan Pengadilan Niaga Syariah merupakan kebutuhan strategis untuk menjamin kepastian hukum di tengah perkembangan ekonomi syariah nasional.

Pertumbuhan industri halal, perbankan syariah, investasi, serta berbagai transaksi bisnis berbasis akad syariah, menurutnya, memerlukan lembaga peradilan yang memiliki kompetensi khusus.

Lembaga tersebut tidak hanya dituntut menguasai hukum positif, tetapi juga memahami secara menyeluruh prinsip-prinsip syariat Islam agar mampu menghasilkan putusan yang adil, profesional, berintegritas, dan memberikan kepastian hukum kepada seluruh pelaku usaha.

Wali Nanggroe menilai Aceh sebagai daerah yang paling siap menjadi lokasi pertama penerapan Pengadilan Niaga Syariah.

Kesiapan tersebut didukung oleh keberadaan Mahkamah Syar’iyah, pelaksanaan syariat Islam berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, serta berbagai qanun yang selama ini telah diberlakukan.

Selain itu, Aceh telah memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam membangun dan menjalankan sistem hukum berbasis syariat Islam sebagai bagian dari kekhususan daerah.

“Dengan fondasi kelembagaan, regulasi, dan sosial yang telah dimiliki, Aceh layak menjadi model nasional dalam pengembangan peradilan ekonomi syariah,” kata Wali Nanggroe dalam siaran pers yang diterima Sagoe TV, Minggu, 19 Juli 2026.

Menurutnya, penetapan Aceh sebagai pilot project merupakan pilihan yang tepat dan efisien karena dapat memanfaatkan kelembagaan yang telah terbentuk dan berpengalaman.

Melalui skema tersebut, model Pengadilan Niaga Syariah dapat lebih dahulu diuji, dievaluasi, dan disempurnakan di Aceh sebelum diterapkan secara bertahap di daerah lain sesuai kebutuhan nasional.

Wali Nanggroe mengatakan, pembentukan Pengadilan Niaga Syariah di Aceh juga dapat memperkuat pelaksanaan kekhususan Aceh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh dan semangat Nota Kesepahaman Helsinki.

Pada kesempatan tersebut, Wali Nanggroe juga menyampaikan kesiapan Lembaga Wali Nanggroe Aceh untuk bersinergi dengan Mahkamah Agung RI dalam penyusunan kebijakan maupun pelaksanaan Pengadilan Niaga Syariah.

Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui penguatan kelembagaan, berbagi pengalaman pelaksanaan Mahkamah Syar’iyah, penguatan nilai-nilai adat dan syariat Islam, serta fasilitasi komunikasi dengan masyarakat dan pelaku usaha syariah di Aceh.

Sinergi itu diharapkan dapat melahirkan sistem peradilan ekonomi syariah yang modern, profesional, akuntabel, dan mampu menjawab dinamika perkembangan ekonomi syariah nasional.

Wali Nanggroe berharap Aceh tidak hanya menjadi penerima manfaat dari kebijakan tersebut, tetapi juga menjadi mitra strategis Mahkamah Agung RI dalam membangun sistem peradilan ekonomi syariah yang berintegritas dan berdaya saing.

Ia meyakini Aceh dapat menjadi tempat lahirnya model Pengadilan Niaga Syariah yang mampu menghadirkan kepastian hukum, keadilan, dan kemaslahatan, sekaligus menjadi rujukan bagi pengembangan sistem peradilan ekonomi syariah di tingkat nasional maupun internasional.

FGD tersebut turut menghadirkan Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI Yasardin, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Muchlis, Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia Parulian Paidi Aritonang, serta anggota Komisi Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Muhajirin Tohir.

Diskusi dipandu Deni Kamaluddin Yusuf sebagai moderator. Selama mengikuti kegiatan dari Penang, Wali Nanggroe didampingi Staf Khusus Wali Nanggroe Bidang Diplomasi, Kerja Sama Luar Negeri, dan Promosi Perdamaian Aceh, Mohammad Raviq.[]

Tags: acehDaerahIndonesiaMahkamah Syar'iyahNasionalPengadilan Niaga SyariahWali Nanggroe
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Buruan Daftar! Paya Seunara Adventure Festival di Sabang Hadirkan Trail Run 17K hingga Road Race 8K
News

Buruan Daftar! Paya Seunara Adventure Festival di Sabang Hadirkan Trail Run 17K hingga Road Race 8K

by SAGOE TV
July 19, 2026
Gubernur Aceh Terbitkan SK Reparasi 557 Korban Pelanggaran HAM, KKR Minta Tim PPHAM Diaktifkan Kembali
News

Gubernur Aceh Terbitkan SK Reparasi 557 Korban Pelanggaran HAM, KKR Minta Tim PPHAM Diaktifkan Kembali

by SAGOE TV
July 19, 2026
Danrem Lilawangsa Pimpin Sertijab 5 Dandim, Letkol Inf Faisal Resmi Jabat Dandim Aceh Utara
News

Danrem Lilawangsa Pimpin Sertijab 5 Dandim, Letkol Inf Faisal Resmi Jabat Dandim Aceh Utara

by SAGOE TV
July 19, 2026
Pemerintah Aceh Kebut Pemulihan Akses Jalan Peureulak-Lokop hingga Gayo Lues
News

Pemerintah Aceh Kebut Pemulihan Akses Jalan Peureulak-Lokop hingga Gayo Lues

by SAGOE TV
July 18, 2026
40 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Diterjunkan ke Sabang, Perkuat Kampung Inggris Selama 45 Hari
News

40 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Diterjunkan ke Sabang, Perkuat Kampung Inggris Selama 45 Hari

by SAGOE TV
July 18, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
UIN Ar-Raniry Tambah 6 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini Capai 66 Orang

UIN Ar-Raniry Tambah 6 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini Capai 66 Orang

July 14, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak Analisis Postur Anggaran Terhadap Janji Visi & Program Muzakir Manaf-Fadhlullah

Pemerintah Sedang Rebus Batu, Rakyat Menunggu Makan Enak

July 11, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026

EDITOR'S PICK

Hipospadia dan Dampak dari Pemaknaan Identitas Gender

Hipospadia dan Dampak dari Pemaknaan Identitas Gender

March 24, 2025
Tiket Persiraja vs PSIM di 8 Besar Liga 2 Sudah Dijual, Segini Harganya

Tiket Persiraja vs PSIM di 8 Besar Liga 2 Sudah Dijual, Segini Harganya

March 8, 2025
Aceh Raih UB Halal Award, Komitmen Memperkuat Ekosistem Halal dan Wisata Syariah

Aceh Raih UB Halal Award, Komitmen Memperkuat Ekosistem Halal dan Wisata Syariah

April 21, 2025
Tangis Istri Mualem Melepas Kepergian Sopir Pribadinya

Tangis Istri Mualem Melepas Kepergian Sopir Pribadinya

March 15, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.