• Tentang Kami
Tuesday, January 6, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
KIRIM TULISAN
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • DATA BENCANA ACEH 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Amnesty International Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional untuk Percepat Evakuasi Korban Banjir Sumatra

SAGOE TV by SAGOE TV
December 2, 2025
in BENCANA SUMATERA 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Amnesty International Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional untuk Percepat Evakuasi Korban Banjir Sumatra

Operasi SAR bencana banjir dan longsor di Aceh. Foto: dok. Basarnas Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah Indonesia segera menetapkan status darurat nasional untuk mempercepat upaya evakuasi dan penanganan korban banjir serta longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Desakan tersebut disampaikan menyusul data terbaru BNPB yang menyebutkan lebih dari 600 orang meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menegaskan bahwa banjir besar yang terjadi bukan sekadar akibat cuaca ekstrem, melainkan bencana ekologis yang dipicu kebijakan ekstraktif pemerintah yang memicu deforestasi besar-besaran.

BACA JUGA

Mualem Terima Bantuan Kemanusiaan dari Malaysia untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Pemerintah Aceh Turunkan 3.000 Relawan ASN ke Daerah Terdampak Bencana Banjir dan Longsor

“Kami berbelasungkawa sedalam-dalamnya bagi korban banjir Sumatra. Ini jelas bencana ekologis akibat kebijakan industri ekstraktif pemerintah sendiri. Pemerintah harus berhenti menyalahkan cuaca ekstrim sebagai penyebab banjir dan longsor. Faktanya deforestasi di wilayah Sumatra memang tinggi. Kerentanan ekologis terus meningkat akibat perubahan bentang ekosistem penting seperti hutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/12/2025).

Ia merujuk catatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) yang mengungkapkan adanya ada 631 perusahaan pemegang izin tambang, HGU sawit, PBPH, geotermal, izin PLTA dan PLTM. Laporan Amnesty International pada 2016 juga menunjukkan perkebunan kelapa sawit digarap dengan menggunduli hutan dan ini memicu masalah lingkungan hidup serius, termasuk hancurnya habitat orangutan dan harimau Sumatra.

“Kerusakan ekologis akibat kebijakan industri ekstraktif nyata adanya. Kami mendesak pemerintah untuk menetapkan status darurat nasional. Agar kekuatan dalam dan luar negeri bisa dikerahkan untuk menolong korban. Kami mempertanyakan keengganan menerapkan status darurat. Apa karena takut asing seperti retorika selama ini?,” kata Usman.

Baca Juga:  Mualem Pantau Distribusi Bantuan di Aceh Utara, Minta Helikopter untuk Jangkau Daerah Terisolasi

Ia menegaskan retorika itu kini semakin terbukti menyembunyikan relasi pemerintah dan asing dalam proyek yang merusak hutan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Menurutnya, asing yang harus ditakuti adalah asing yang merusak hutan. Bukan asing yang justru ingin menolong manusia tanpa membedakan asal usul kebangsaan. Indonesia didirikan oleh proklamator dan pejuang kemerdekaannya untuk menjadi warga dunia.

“Masyarakat dunia sangat diperlukan untuk mendukung penyelamatan nyawa dan bantuan bagi mereka yang kehilangan rumah dan mata pencaharian,” ujarnya.

Ia menembahkan, tragedi ini ialah pengingat akan kewajiban Indonesia untuk memastikan segala kebijakan harus konsisten dengan hak asasi manusia, hak satwa dan lingkungan hidup. Pemerhati lingkungan telah memperingatkan Indonesia akan meningkatnya bahaya deforestasi di berbagai wilayah seperti Sumatra. Namun itu sering kali diremehkan. Pemerintah menutup mata dan hati dengan memilih perluasan perkebunan sawit.

“Ini adalah krisis iklim yang disebabkan manusia, membuat peristiwa cuaca ekstrem lebih mematikan karena memicu banjir besar dan tanah longsor yang besar. Masyarakat yang terkena dampak bencana ini hampir tidak berkontribusi apapun – apa terhadap emisi gas rumah kaca, namun mereka yang harus membayar kelambanan pemerintah terhadap perubahan iklim dan mengatasi deforestasi,” sebutnya.

“Tidak ada solusi untuk kehancuran ini tanpa peta jalan keadilan iklim. Tidak ada keadilan iklim tanpa hak asasi manusia. Indonesia harus menghentikan pembabatan hutan. Legal atau ilegal hanya status formal yang tidak boleh mengabaikan pembabatan hutan, hak asasi manusia, dan juga hak hidup para satwa Indonesia yang indah dan beraneka ragam,” tutup Usman Hamid.

Berdasarkan catatan WALHI, bencana banjir ini disebabkan oleh kerentanan ekologis yang terus meningkat akibat perubahan bentang ekosistem penting seperti hutan, diperparah oleh krisis iklim. Periode 2016 hingga 2025, seluas 1,4 juta hektar hutan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdeforestasi akibat aktivitas 631 perusahaan pemegang izin tambang, HGU sawit, PBPH, geotermal, izin PLTA dan PLTM.

Baca Juga:  Bupati Aceh Jaya Dukung Sektor Pertanian

Hingga Senin 1 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan jumlah korban meninggal akibat bencana hidrometerologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencapai 604 orang dan 464 jiwa masih dinyatakan hilang. []

Tags: acehAmnestyBanjirBencana Sumatera 2025Darurat BencanaIndonesiaInternasionalSumatera
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Mualem Terima Bantuan Kemanusiaan dari Malaysia untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh
BENCANA SUMATERA 2025

Mualem Terima Bantuan Kemanusiaan dari Malaysia untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

by SAGOE TV
December 28, 2025
Pemerintah Aceh Turunkan 3.000 Relawan ASN ke Daerah Terdampak Banjir dan Longsor
BENCANA SUMATERA 2025

Pemerintah Aceh Turunkan 3.000 Relawan ASN ke Daerah Terdampak Bencana Banjir dan Longsor

by SAGOE TV
December 28, 2025
Sebulan Terputus Akibat Banjir, Akses Jembatan Kuta Blang Bireuen Kini Sudah Bisa Dilalui
BENCANA SUMATERA 2025

Sebulan Terputus Akibat Banjir, Akses Jembatan Kuta Blang Bireuen Kini Sudah Bisa Dilalui

by SAGOE TV
December 27, 2025
Mahathir Mohamad Ajak Malaysia Bantu Aceh
BENCANA SUMATERA 2025

Mahathir Mohamad Ajak Malaysia Bantu Aceh

by SAGOE TV
December 27, 2025
Dayah Insan Qurani Bantu Santri Terdampak Banjir Bagikan Uang Jajan, Gratiskan Asrama hingga Perpanjang Libur
BENCANA SUMATERA 2025

Basarnas Pastikan Operasi SAR di Aceh Terus Berlanjut Secara Aktif

by Zuhri Noviandi
December 26, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Rumah Ayah Melawan Banjir, Kini Menyerah pada Lumpur

Rumah Ayah Melawan Banjir, Kini Menyerah pada Lumpur

January 5, 2026
Pengalaman harus menjadi syarat Kepemimpinan?

Sabar Bukan Diam: Refleksi Etika dan Kebijakan dalam Penanggulangan Bencana Aceh

January 2, 2026
Aceh dan Ujian Kepercayaan Negara: Di Awal Era Prabowo

Aceh dan Ujian Kepercayaan Negara: Di Awal Era Prabowo

January 5, 2026
Pengalaman harus menjadi syarat Kepemimpinan?

Pengalaman Harus Menjadi Syarat Kepemimpinan?

January 5, 2026
Event, Seni, dan Masalah Standar

Event, Seni, dan Masalah Standar

January 5, 2026
Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh

Seruan Provokatif untuk Gen Z Aceh

January 5, 2026
Nada Terakhir Negara di Ruang Ilmu: Membaca 35 Persen Suara Menteri di Universitas Syiah Kuala

Nada Terakhir Negara di Ruang Ilmu: Membaca 35 Persen Suara Menteri di Universitas Syiah Kuala

January 2, 2026
Sekolah Masih Berlumpur, Siswa SMAN 2 Pidie Jaya Belajar Dalam Tenda Darurat

Sekolah Masih Berlumpur, Siswa SMAN 2 Pidie Jaya Belajar Dalam Tenda Darurat

January 5, 2026
Ketika Kepemimpinan Diuji oleh Krisis dan Keterbukaan

Ketika Kepemimpinan Diuji oleh Krisis dan Keterbukaan

December 30, 2025

EDITOR'S PICK

Memahami Kosmik Intelijen dalam Pertahanan dan Keamanan Negara

Memahami Kosmik Intelijen dalam Pertahanan dan Keamanan Negara

March 14, 2025
Satu Kloter Tiga Generasi: Kisah Nenek, Ibu, dan Cucu dari Sabang Menuju Tanah Suci

Satu Kloter Tiga Generasi: Kisah Nenek, Ibu, dan Cucu dari Sabang Menuju Tanah Suci

May 24, 2025
Presiden Jokowi Resmikan 24 Ruas Jalan di Aceh Tingkatkan Konektivitas dan Mobilitas

Presiden Jokowi Tanggapi Kekalahan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia

March 20, 2025
Penyelundupan Narkoba Digagalkan di Aceh Tamiang, 188 Kg Sabu-Sabu Disita

Penyelundupan Narkoba Digagalkan di Aceh Tamiang, 188 Kg Sabu-Sabu Disita

March 6, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.