• Tentang Kami
Saturday, September 26, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Di Tengah Stigma Intoleran, Banda Aceh Ternyata Miliki Dua Desa Sadar Kerukunan

SAGOE TV by SAGOE TV
June 25, 2026
in Podcast
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Di Tengah Stigma Intoleran, Banda Aceh Ternyata Miliki Dua Desa Sadar Kerukunan

Foto: Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | SAGOETV — Di tengah berbagai label dan stigma sebagai kota yang dinilai kurang toleran, Banda Aceh justru menyimpan fakta sosial yang berbeda. Di ibu kota Provinsi Aceh ini, kehidupan antarumat beragama berlangsung harmonis dan bahkan telah melahirkan dua wilayah yang ditetapkan sebagai Desa Sadar Kerukunan.

Fakta tersebut terungkap dalam Podcast Sagoetv bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banda Aceh, Dr. Abdul Syukur, M.Ag, yang dipandu Dr. Mukhlisuddin Ilyas.

BACA JUGA

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

Dalam perbincangan itu, Abdul Syukur menjelaskan bahwa dua kawasan yang menjadi simbol kerukunan tersebut adalah Kampung Mulia dan Peunayong.

“Di Kota Banda Aceh, ada dua desa yang kita sebut sebagai Desa Sadar Kerukunan, yakni Kampung Mulia dan Kampung Peunayong,” ujarnya.

Di Kampung Mulia, sekitar 95 persen penduduknya beragama Islam. Meski demikian, kawasan ini tidak hanya memiliki dua masjid, tetapi juga berdiri tujuh rumah ibadah non-muslim, terdiri dari tiga gereja dan empat vihara. Kondisi ini dinilai menjadi gambaran nyata bagaimana ruang hidup bersama dibangun di atas saling menghormati.

Sementara itu, situasi berbeda terlihat di Peunayong. Kawasan yang dikenal sebagai pusat perdagangan lama di Banda Aceh ini didominasi sekitar 90 persen warga non-muslim. Meski demikian, relasi sosial antara masyarakat lintas agama terjalin erat dan berlangsung tanpa gesekan berarti.

Menurut Abdul Syukur, salah satu pemandangan yang paling menggambarkan harmonisasi itu adalah kebiasaan warga muslim yang usai menunaikan salat subuh, kemudian menikmati kopi dan sarapan di warung-warung milik warga non-muslim.

Kerukunan di Banda Aceh juga tampak dalam tradisi gotong royong. Saat masyarakat muslim di Kampung Mulia menggelar peringatan Maulid Nabi, warga non-muslim kerap dilibatkan, mulai dari membantu pemasangan tenda, persiapan memasak, hingga ikut menikmati hidangan bersama.

Tidak hanya itu, Abdul Syukur juga mengungkap pengalaman unik terkait penerimaan warga non-muslim terhadap pelaksanaan syariat Islam di Aceh. Ia menceritakan seorang penganut Buddha yang tersandung kasus minuman keras dan memilih menjalani hukuman cambuk berdasarkan qanun syariat, dibandingkan menjalani hukuman penjara.

Keputusan tersebut, menurutnya, didasari pertimbangan praktis agar proses hukum lebih singkat sehingga yang bersangkutan bisa segera kembali bekerja dan menafkahi keluarganya.

Abdul Syukur menilai keberhasilan menjaga kerukunan di Banda Aceh tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari FKUB, Pemerintah Kota, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), hingga aparat keamanan.

Melalui dialog rutin lintas agama, komunikasi terbuka, dan penyelesaian cepat terhadap potensi konflik, Banda Aceh dinilai berhasil merawat keberagaman dalam bingkai damai.

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial di era digital, Banda Aceh menunjukkan bahwa toleransi tidak selalu lahir dari panggung besar, tetapi tumbuh dari kebiasaan sederhana: saling menghormati, berbagi ruang, dan menjaga kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Tags: Banda AcehDesaDesa Sadar KerukunanFKUBpodcastStigma Intolerantoleransi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia
Podcast

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

by SAGOE TV
August 3, 2026
Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri
Podcast

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

by SAGOE TV
June 30, 2026
Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan Pageu Gampong dan Benteng Keluarga
Podcast

Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan ‘Pageu Gampong’ dan Benteng Keluarga

by SAGOE TV
June 30, 2026
Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh
Podcast

Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh

by SAGOE TV
June 30, 2026
Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data
Podcast

Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data

by SAGOE TV
June 26, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

UIN Ar-Raniry Kukuhkan 9 Guru Besar, Jumlah Profesor Kini 65 Orang

September 23, 2026
Pesan Rektor UIN Ar-Raniry kepada Kaprodi Layani Mahasiswa, Jangan Persulit

Pesan Rektor UIN Ar-Raniry kepada Kaprodi: Layani Mahasiswa, Jangan Persulit

September 25, 2026
Sjamsul Kahar Berpulang, Pendiri Serambi Indonesia dan Tokoh Pers Aceh Tutup Usia 80 Tahun

Sjamsul Kahar Berpulang, Pendiri Serambi Indonesia dan Tokoh Pers Aceh Tutup Usia 80 Tahun

September 24, 2026
150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

150 Peserta Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Aceh Singkil, Ini Kemampuan yang Dilatih

September 23, 2026
Momentum Baru bagi Universitas Syiah Kuala: Menata Kembali Tempat Seni dalam Ekosistem Akademik

Literasi dan Apresiasi Seni: Menghidupkan yang Nyaris Terbiasa Dilupakan

March 27, 2026
FH USK Edukasi Hukum Pornografi bagi Siswa

FH USK Edukasi Hukum Pornografi bagi Siswa

September 23, 2026
Dari Percakapan ke Meja Ngopi Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

Dari Percakapan ke Meja Ngopi: Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

September 25, 2026
Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

Aceh dan Krisis Jarak; Ketika Nilai Besar Semakin Jauh dari Kehidupan Sehari-hari

September 15, 2026
Aceh Raih Peringkat Keempat MTQ Nasional 2026, Dek Fadh Beri Bonus Rp200 Juta untuk Kafilah

Aceh Tembus 4 Besar MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Lengkap Para Juara

September 23, 2026

EDITOR'S PICK

Dulu Jalan Kaki 10 Km ke Sekolah, Kini Andriy Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

Dulu Jalan Kaki 10 Km ke Sekolah, Kini Andriy Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

September 24, 2026
Beasiswa Peduli Orangutan, 12 Mahasiswa Gen Z Aceh-Sumut Disiapkan Jadi Pemimpin Konservasi

Beasiswa Peduli Orangutan, 12 Mahasiswa Gen Z Aceh-Sumut Disiapkan Jadi Pemimpin Konservasi

July 10, 2025
Hari Pajak 2025, DJP Targetkan Penerimaan Rp2.189 Triliun dan Tax Ratio 11%

Hari Pajak 2025, DJP Targetkan Penerimaan Rp2.189 Triliun dan Tax Ratio 11%

July 14, 2025
Update Terkini Bencana Aceh: 91.962 Warga Masih Mengungsi, Aceh Utara Terbanyak

Aceh Resmi Masuki Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Selama 90 Hari

February 8, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.