• Tentang Kami
Saturday, April 18, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Didong dan Tarian Gayo Jadi Terapi Psikososial Anak Pascabencana di Aceh Tengah

SAGOE TV by SAGOE TV
February 6, 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Didong dan Tarian Gayo Jadi Terapi Psikososial Anak Pascabencana di Aceh Tengah

Pendampingan psikososial dilaksanakan GEN-A dan MIT Foundation di sejumlah sekolah terdampak bencana di Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Foto: for Sagoe TV

Share on FacebookShare on Twitter

TAKENGON | SAGOE TV – Lantunan syair Didong dan gerak tarian Gayo menghidupkan kembali ruang kelas SD Negeri 9 Kebayakan, Aceh Tengah. Di tengah proses pemulihan pascabencana, seni budaya lokal dimanfaatkan sebagai terapi psikososial untuk membantu anak-anak mengekspresikan emosi, memulihkan rasa aman, serta menumbuhkan kembali kepercayaan diri.

Suasana yang semula sunyi mendadak hangat ketika siswa-siswi sekolah dasar itu menyambut kedatangan relawan Aksi Kemanusiaan Batch 7 dari Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) dan MIT Foundation pada Rabu (28/1/2026). Sambutan Didong dan tarian Gayo tersebut bukan sekadar pertunjukan, melainkan bagian dari pendampingan psikososial anak dalam rangkaian penyaluran donasi masyarakat Negeri Sabah, Malaysia.

BACA JUGA

Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

Didong dipimpin oleh Fathan, siswa kelas 2 SD, bersama 13 teman sebayanya. Dengan penuh percaya diri, mereka melantunkan syair-syair sederhana tentang kebersamaan dan semangat bangkit. Menariknya, anak-anak mengaku belajar Didong secara mandiri tanpa pelatihan khusus. Sementara itu, tarian Gayo dipersembahkan oleh empat siswi kelas 5 dan 6.

“Kami belajar sendiri, saling mengingatkan. Kalau lupa syair, teman bantu,” ujar Fathan polos, disambut senyum para relawan dan guru.

BACA JUGA: Aceh Tamiang Pascabanjir Bandang: Yang Bertahan dan Bangkit Perlahan

Pendampingan psikososial ini dilaksanakan GEN-A dan MIT Foundation di sejumlah sekolah terdampak bencana di Kecamatan Kebayakan. Pendekatan yang digunakan menempatkan budaya lokal dan ekspresi anak sebagai pintu masuk pemulihan, agar anak-anak kembali merasa aman, didengar, dan dihargai.

Kegiatan difasilitasi oleh dr. Imam Maulana, Trainer GEN-A, bersama Ns. Zafira Nabilah, S.Kep., Edukator GEN-A, serta didukung relawan mahasiswa yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kebayakan. Para mahasiswa turut aktif mendampingi anak-anak dalam aktivitas bermain, bernyanyi, menggambar, dan bergerak bersama.

Baca Juga:  Hari Kesehatan Nasional ke-61, Sekda Aceh Tekankan Pentingnya Generasi Sehat untuk Indonesia Emas 2045

“Anak-anak tidak selalu mampu mengungkapkan perasaan dengan kata-kata. Melalui seni, gerak, dan permainan, mereka menemukan cara bercerita yang aman,” kata Imam Maulana dalam keterangan tertulis kepada Sagoe TV, Ahad (1/2/2026). Menurutnya, Didong dan tarian Gayo bukan sekadar pertunjukan, melainkan bahasa emosi anak.

Ia menambahkan, pendekatan berbasis budaya lokal membuat anak lebih nyaman dan terhubung dengan identitasnya sendiri, sekaligus membantu membangun kembali rasa percaya diri dan kebersamaan di lingkungan sekolah pascabencana.

Senada dengan itu, Zafira Nabilah menekankan pentingnya pendampingan psikososial yang menyenangkan dan tidak mengintimidasi. “Kami ingin anak-anak merasa sekolah kembali menjadi tempat yang aman dan menyenangkan. Dengan bermain dan berekspresi, mereka belajar bahwa perasaan mereka valid dan mereka tidak sendirian,” ujarnya.

Pendampingan psikososial dilakukan melalui metode bermain bersama, saling mengenal, berbagi cerita, serta diskusi ringan tentang cita-cita. Anak-anak diajak menyebutkan mimpi mereka—mulai dari ingin menjadi guru, dokter, tentara, hingga ustaz—lalu berdiskusi sederhana tentang cara mewujudkannya.

Dalam proses itu, konsep doa, ikhtiar, tawakal, dan tawadhu diperkenalkan secara kontekstual. Anak-anak diajak memahami bahwa berdoa memberi ketenangan hati, ikhtiar berarti berusaha sungguh-sungguh, tawakal adalah menyerahkan hasil kepada Allah setelah berusaha, sementara tawadhu mengajarkan rendah hati dan kebersamaan.

Materi disampaikan dengan pendekatan sederhana, komunikatif, dan ramah anak agar mudah dipahami tanpa memberi tekanan. “Ketika anak merasa tenang, didengar, dan dihargai, proses belajar dan tumbuh kembang mereka bisa kembali berjalan,” ujar Imam.

Poster edukasi yang digunakan dalam kegiatan ini menekankan pesan bahwa kesedihan dan musibah bukan tanda ditinggalkan, melainkan bagian dari ujian kehidupan. Anak-anak diajak memahami bahwa dalam kesulitan selalu ada kekuatan doa dan kebersamaan.

Baca Juga:  Skema Penentuan Kuota Jemaah Haji Provinsi Akan Dikaji Kembali

“Bukan hanya mengajarkan anak untuk kuat, tetapi juga bahwa merasa sedih itu manusiawi dan meminta bantuan itu boleh,” kata Zafira. Menurutnya, nilai spiritual membantu anak menata emosi tanpa mengabaikan realitas yang mereka alami—pendekatan yang relevan di Aceh, di mana spiritualitas dan budaya lokal menjadi bagian penting kehidupan masyarakat.

Founder MIT Foundation, Teuku Farhan, menilai sambutan siswa SD Negeri 9 Kebayakan sebagai pengingat bahwa pemulihan pascabencana harus berangkat dari martabat dan kekuatan lokal. “Di tengah keterbatasan, mereka menunjukkan daya hidup dan kebanggaan pada budayanya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Reaksi Cepat GEN-A, dr. Intan Qanita, menegaskan bahwa anak-anak merupakan kelompok paling rentan terdampak secara psikologis dalam situasi bencana, meski dampaknya tidak selalu terlihat. “Kegiatan berbasis seni dan budaya kearifan lokal seperti ini sangat efektif karena anak merasa aman dan diapresiasi,” katanya.

Bagi pihak sekolah, kehadiran relawan membawa suasana baru. Guru-guru melihat siswa yang sebelumnya pendiam mulai berani tampil dan berinteraksi. “Anak-anak terlihat lebih berani tampil dan berinteraksi.Mereka bangga bisa menunjukkan budaya Gayo di depan kakak-kakak relawan,” ujar salah seorang guru.

Melalui pendampingan psikososial berbasis budaya ini, GEN-A dan MIT Foundation berharap sekolah kembali menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan pulih bersama. Di Kebayakan, lantunan Didong dan gerak tarian Gayo hari itu menjadi penanda bahwa harapan masih tumbuh dari suara dan langkah anak-anak sendiri. []

Tags: Aceh TengahAnakbencanaDidongGayoGEN-AMakin Tahu IndonesiaPsikososialTarianTerapi
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana
News

Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Kak Na Soroti Peran Arsitek Pascabencana

by SAGOE TV
April 18, 2026
6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan
News

6 Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan

by SAGOE TV
April 17, 2026
UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor 2026-2030
News

UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor 2026-2030

by SAGOE TV
April 17, 2026
Puspresnas rilis Top 100 sekolah terbaik Indonesia 2026. MAN 1 dan MTsN 1 Banda Aceh berhasil masuk daftar nasional berbasis prestasi siswa.
News

MAN 1 dan MTsN 1 Banda Aceh Masuk Top 100 Sekolah Terbaik Indonesia 2026

by SAGOE TV
April 17, 2026
Nazaruddin: Perpustakaan Harus Jadi Ruang Literasi, Bukan Sekadar Gudang Buku
News

Nazaruddin: Perpustakaan Harus Jadi Ruang Literasi, Bukan Sekadar Gudang Buku

by Anna Rizatil
April 17, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

April 16, 2026
Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

Film Hikayatussistance Tayang di CineDocx dan Bakaba Sinema, Ini Jadwal Lengkapnya

April 13, 2026
Skate Park Stage Vol. 3: Melanjutkan Proses, Menata Pemahaman

Skate Park Stage Vol. 2: Ketika Ruang Diuji, Bukan Hanya Diisi

April 11, 2026
Kemunafikan Singapura, Balas Budi Israel, dan Selat Hormuz

Kemunafikan Singapura, Balas Budi Israel, dan Selat Hormuz

April 10, 2026
PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

PSAP Sigli Juara Liga 4 Aceh 2025/2026, Kalahkan Al Farlaky FC 2-0 di Final

April 12, 2026
Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

Mualem Minta Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen di Hadapan Baleg DPR RI, Ini Responsnya

April 17, 2026
Gempa M 5,7 Guncang Barat Daya Sinabang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Barat Daya Sinabang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

April 12, 2026
Persiraja Tantang Pemuncak Adhyaksa FC di Banten, Laga Krusial Penentu Asa Laskar Rencong

Persiraja Tantang Pemuncak Adhyaksa FC di Banten, Laga Krusial Penentu Asa Laskar Rencong

April 12, 2026
Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

Baleg DPR RI Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Berlaku Lagi Setelah 2027?

April 16, 2026

EDITOR'S PICK

Terima Parlemen Bangsa Moro, Pj Gubernur Aceh Bahas Pengelolaan Daerah Otonomi Khusus

Parlemen Bangsa Moro Kunjungi Aceh, Pelajari Pengelolaan Daerah Otonomi Khusus

December 5, 2024
Rumah Penyintas Banjir di Pidie Jaya Belum Bersih dari Lumpur

Rumah Penyintas Banjir di Pidie Jaya Belum Bersih dari Lumpur

April 6, 2026
Fenomena Gen Z dan Tantangan Dakwah di Era Digital

Fenomena Gen Z dan Tantangan Dakwah di Era Digital

March 1, 2025
Magister Sosiologi Unimal Akreditasi Unggul

Magister Sosiologi Unimal Akreditasi Unggul

August 20, 2024
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.