• Tentang Kami
Friday, September 4, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Ini Pengalaman Relawan Kemanusiaan Masa Konflik dan Tsunami di Aceh

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
May 21, 2025
in Podcast
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ini Pengalaman Relawan Kemanusiaan Masa Konflik dan Tsunami di Aceh

Dr Muna Yastuti Madrah saat podcast di Sagoe TV.

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Dosen Sosiologi Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, Dr. Muna Yastuti Madrah, membagikan pengalaman berharga saat menjadi relawan kemanusiaan di Aceh pada masa konflik dan pascatsunami. Kisah inspiratif ini disampaikan dalam sebuah diskusi istimewa yang ditayangkan oleh Sagoe TV, Selasa (20/5/2025).

Podcast ini dipandu langsung oleh CEO Bandar Publishing, Dr. Mukhlisuddin Ilyas, yang menggali lebih dalam peran, tantangan, dan pembelajaran dari keterlibatan kemanusiaan Muna Yastuti Madrah di Aceh, khususnya dalam konteks trauma sosial dan rekonstruksi pascabencana.

BACA JUGA

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

Muna Madrah pertama kali datang ke Aceh pada tahun 2002, di tengah puncak konflik antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia. Ia datang sebagai bagian dari lembaga NGO internasional, International Catholic Migration Commission (ICMC), untuk menjalankan program bantuan bagi perempuan korban konflik. “Aceh saat itu sangat indah secara alam, tapi suasananya mencekam. Banyak sekali pos pemeriksaan, baik dari TNI maupun GAM,” ungkapnya.

Salah satu pengalaman menegangkannya adalah saat mengawal truk bantuan ke Langsa. Tiba-tiba, sekelompok orang bersenjata menghadang. “Astagfirullahaladzim, sempat terpikir ‘matilah kita di sini’. Tapi setelah tahu kami membawa bantuan, mereka membiarkan kami lewat,” kenangnya.

Meski berada di tengah konflik, Muna mengaku tidak pernah merasakan adanya kebencian dari masyarakat Aceh terhadap dirinya yang berasal dari Jawa. “Secara personal, saya merasa aman-aman saja. Masyarakat menerima dengan baik. Tidak ada rasa dibenci,” katanya.

Setelah konflik, datanglah bencana besar, tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Tujuh hari pascatsunami, Muna kembali ke Aceh sebagai bagian dari tim tanggap darurat Save the Children. Ia terlibat dalam program Family Tracing and Reunification (FTR), yang bertujuan menemukan anak-anak yang terpisah dari keluarganya akibat bencana. Salah satu yang sempat ia tangani adalah Martunis, bocah yang kemudian menjadi simbol kekuatan pascatsunami.

“Saat itu kekacauan luar biasa. Banyak anak-anak terpisah, banyak keluarga tercerai-berai. Tugas kami adalah mendata, mencari, dan menghubungkan kembali mereka dengan keluarganya,” tuturnya.

Ia juga mengenang suasana setelah tsunami yang berbeda dari masa konflik. “Setelah tsunami, suasana lebih terbuka. Banyak relawan dari seluruh dunia datang. Rasanya, secara tidak langsung, masyarakat mulai merasakan ketenangan, dan mungkin dari situlah bibit-bibit damai mulai tumbuh,” katanya.

Muna menyimpulkan bahwa pengalaman kemanusiaannya di Aceh, baik saat konflik maupun pascatsunami, telah memberikan pelajaran hidup yang luar biasa. “Aceh tidak membenci orang Jawa. Masyarakatnya sangat terbuka dan menghargai kehadiran siapa pun yang datang dengan niat baik,” ujarnya. []

Simak lebih lengkap bincang-bincang bersama Dr Muna Yastuti Madrah di video berikut:

Tags: AcehKemanusiaankonflikpodcastRelawanTsunami
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia
Podcast

Jejak Persaudaraan Aceh-Banten, Sejarah Lama yang Menguatkan Persatuan Indonesia

by SAGOE TV
August 3, 2026
Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri
Podcast

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

by SAGOE TV
June 30, 2026
Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan Pageu Gampong dan Benteng Keluarga
Podcast

Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan ‘Pageu Gampong’ dan Benteng Keluarga

by SAGOE TV
June 30, 2026
Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh
Podcast

Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh

by SAGOE TV
June 30, 2026
Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data
Podcast

Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data

by SAGOE TV
June 26, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

Lulus Tanpa Skripsi dan Tesis di USK, Publikasi Jurnal Jadi Jalan hingga Wisuda

August 28, 2026
Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

Kabar Baru untuk Calon Dokter di Aceh, UIN Ar-Raniry Resmi Buka Prodi Kedokteran

September 2, 2026
Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

Bank Aceh Syariah Rombak Direksi, Syahrul Diberhentikan dari Jabatan Direktur Operasional

September 3, 2026
Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

Haji Uma Minta RUU Migas Tak Geser Kewenangan Aceh dalam Pengelolaan Migas

August 31, 2026
9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

9 Ulama Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Ada Rais Syuriyah PWNU Aceh

August 31, 2026
Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

Merdeka Versi Wirausaha Muda, Hubbika House Creative Ajak Pelajar Banda Aceh Belajar Bisnis

August 31, 2026
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Diversifikasi Program lewat SPS Talk #1: Membaca Seni di Ruang Publik

August 31, 2026
Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

Bahasa Aceh Terancam Kehilangan Ruang di Kalangan Generasi Muda, Pemerintah Aceh Perkuat Pelestarian

August 12, 2026
Setelah Dislokasi Epistemik Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK

Setelah Dislokasi Epistemik: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pendidikan Seni USK?

August 31, 2026

EDITOR'S PICK

21 Tahun Damai Refleksi dan Koreksi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Glorifikasi Munafik Ini Dibangun dengan Sengaja: Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan

August 17, 2026
Pesantren Tgk Chiek Oemar Diyan Gelar Apel Tahunan 2024

Pesantren Tgk Chiek Oemar Diyan Gelar Apel Tahunan 2024

February 8, 2026
Ujian SMMPTN-Barat di USK Diikuti 2.397 Peserta

Ujian SMMPTN-Barat di USK Diikuti 2.397 Peserta

June 18, 2025
Pekan Olahraga Mahasiswa Aceh XIX 2025, 761 Atlet Adu Prestasi di UTU

Pekan Olahraga Mahasiswa Aceh XIX 2025, 761 Atlet Adu Prestasi di UTU

June 12, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.