• Tentang Kami
Friday, June 5, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Prof Humam Duta Penting bagi Jutaan Korban Bencana Aceh Sumatra

SAGOE TV by SAGOE TV
December 25, 2025
in Analisis
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Zulfikar Akbar

Zulfikar Akbar. Foto Dokumen pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Zulfikar Akbar.
Konten Kreator, Domisili di Jakarta.

Prof Ahmad Humam Hamid menjadi duta penting bagi jutaan korban banjir bandang di Aceh dan Sumatra. Bukan hanya beropini, tetapi juga melayangkan opininya di media paling tepat di tengah kondisi sekarang, The Jakarta Post.

Beliau tahu, pikirannya sebagai figur senior di tengah kalangan cendekia di Aceh, harus bisa bersua pikiran setara dari berbagai belahan dunia. Niat baik butuh ditopang lebih banyak pikiran baik, untuk menampar pikiran-pikiran bebal yang sibuk dengan citra daripada nyawa rakyat yang masih tersiksa.

BACA JUGA

Soekarno, Hasan Tiro, Ayatullah Khamenei, dan Islam Perlawanan

Apa Pentingnya Cara Pandang Bencana?

Semua yang dikerjakan dalam merespons bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, tak lepas dari pengaruh pikiran. Jika pikiran bebal mereka yang menuhankan kekuasaan dan jabatan dibiarkan, taruhannya adalah nyawa dan masa depan jutaan orang.

Prof Humam sudah menjalankan perannya di saat-saat genting, dengan teramat baik. Artikelnya itu bertengger di tempat terhormat di media sekelas The Jakarta Post. Media ini adalah media yang bisa dipastikan jadi bacaan banyak diplomat, duta besar, hingga banyak mata tokoh dunia.

Ayah empat anak ini cerdik. Di usianya yang kini telah 69 tahun, kegeniusan beliau tak mengendur. Agaknya beliau pun paham sekali, sekadar memarahi pejabat dan penguasa, takkan mengubah apa-apa. Terlebih, sepanjang masanya, penguasa jauh lebih lihai menjual nama rakyat alih-alih betul-betul berkeringat untuk rakyat–apalagi di negara yang tak lebih dari penerus Hindia Belanda dengan segala mentalnya.

Alhasil, beliau bekerja selayaknya seorang cendekia, yang tak suka hanya diam di balik pagar kampus. Beliau masih lantang, agar pemilik kekuasaan negeri ini tak lancang. Jadilah artikel itu, “International aid and the state: Nargis Myanmar vs Senyar Aceh”, rilis di hari Senin, 22 Desember 2025.

Di sini, bahasa beliau memang sangat sopan, dan butuh kepekaan cukup baik untuk pembacanya bisa merasa tertampar. “History shows that the state most at risk of repeating mistakes is not the one unaware of the past, but the one confident, its already know enough…”

Di sini beliau menjewer keras, sebenarnya. Bahwa, berdasarkan sejarah, negara paling riskan bukanlah negara yang tidak sadar akan masa lalunya, tapi justru negara yang terlalu percaya diri bahwa mereka sudah tahu segalanya.

Agaknya, beliau ingin mengarahkan telunjuk ke mata mereka yang berkuasa tapi hanya melihat kekuasaan agar terus bertahan. Ke mata mereka yang hanya tahu berkuasa, tapi mereka pun tidak tahu manfaat keberadaan mereka di tampuk kekuasaan.

Sebagai intelektual, pastinya premis-premis begini tidak lahir telanjang. Melainkan karena beliau juga membaca data dan kalender. Ia melihat langsung sebanyak apa korban yang sudah terbantu setelah nyaris sebulan, dan berapa persen perkembangan selama ini. Masih jauh dari ekspektasi. Lamban. Namun mereka yang berada di kekuasaan sibuk membawa cerita bahwa prajurit mereka menderita, pasukan mereka kurang makanan, polisinya tidur di jalanan. Menjual cerita tentang aparat berpangkat rendah untuk menutup rendahnya kemampuan mereka sendiri di tampuk kekuasaan dalam menjawab masalah yang berkelindan langsung dengan nyawa jutaan penyintas banjir bandang.

Inilah yang juga disentil oleh Prof. Humam. Setidaknya terbaca dalam kata-kata khas intelek beliau yang halus, “When disaster responses becomes more about controlling the narrative than enabling access, when coordination devolves into restriction, the gap between learning from history and repeating it narrow dangerously…”

Di situ beliau membidik betapa penguasa lebih sibuk mengontrol narasi alih-alih menggunakan isi kepala mereka untuk membuka akses. Mereka menjadikan koordinasi hanya sekadar untuk membatasi banyak hal–yang mereka takuti. Jadinya, ada jarak antara kemampuan belajar dari sejarah dengan mengulangi keburukan yang sudah menyejarah justru semakin dekat.

Ada kegusaran mendalam dari intelektual disegani di Aceh ini. Beliau meluapkan itu tak lagi hanya melalui talk show di TV, tetapi juga melalui media yang menjangkau lebih banyak mata dan pikiran tokoh dunia. Kegusaran ini tentu saja adalah ejawantah dari keresahan jutaan perasaan rakyat di Aceh, selain juga dua provinsi tetangga.

Beliau menangkap resah itu, menjadi keresahannya, agar keberadaan pemerintah jangan sampai justru kian meresahkan. []

Tags: Ahmad Humam HamidBencana AcehBencana Aceh dan SumatraBencana Sumatera 2025Zulfikar Akbar
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Hasan Tiro: Islam sebagai Identitas Perlawanan Bangsa
Analisis

Soekarno, Hasan Tiro, Ayatullah Khamenei, dan Islam Perlawanan

by SAGOE TV
March 8, 2026
Sulaiman Tripa
Analisis

Apa Pentingnya Cara Pandang Bencana?

by Anna Rizatil
February 2, 2026
Nada Terakhir Negara di Ruang Ilmu: Membaca 35 Persen Suara Menteri di Universitas Syiah Kuala
Analisis

Nada Terakhir Negara di Ruang Ilmu: Membaca 35 Persen Suara Menteri di Universitas Syiah Kuala

by Anna Rizatil
January 2, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas
Analisis

Sabar Bukan Diam: Refleksi Etika dan Kebijakan dalam Penanggulangan Bencana Aceh

by Anna Rizatil
January 2, 2026
Ketika Kepemimpinan Diuji oleh Krisis dan Keterbukaan
Analisis

Ketika Kepemimpinan Diuji oleh Krisis dan Keterbukaan

by Anna Rizatil
December 30, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (1)

June 3, 2026
Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

Bahasa dan Jiwa Pancasila di Aceh: Empat Paradoks Kebudayaan yang Terabaikan

June 3, 2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Book Fair di Konkernas

June 4, 2026
Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup

Kraton Darussalam: Ketika Kampus Berbiaya Triliunan Hanya Menjadi Istana Tertutup (2)

June 3, 2026
Dari Meja yang Sama

Dari Meja yang Sama

June 3, 2026
Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

Muniru (Kehangatan dan Keakraban) Masyarakat Gayo

September 12, 2025
3.811 Peserta UTBK SNBT 2025 Lolos di USK, Jalur Mandiri Masih Dibuka

Jalur Mandiri USK 2026 Dibuka hingga 11 Juni, Ini Kesempatan Terakhir Masuk PTN

May 5, 2026
Skate Park Stage Volume 1-8 Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

Skate Park Stage Volume 1-8: Tentang Kampus, Seni, dan Ruang Bertemu

May 25, 2026
12.648 Peserta UTBK SNBT 2026 Ikuti Ujian di USK, Rektor Ingatkan Jangan Salah Lokasi

3.886 Peserta Lulus SNBT 2026 di USK, Ini Daftar Prodi Paling Diminati

May 26, 2026

EDITOR'S PICK

No King No Trump perubahan rezim Amerika Serikat

No King, No Trump, Perubahan Rezim di Amerika

March 30, 2026
Pendidikan Aceh Setelah Banjir Bandang: Antara Lumpur dan Harapan

Pendidikan Aceh Setelah Banjir Bandang: Antara Lumpur dan Harapan

February 24, 2026
Malaysia Rayakan Hari Kebangsaan dan Hari Malaysia 2025 di Medan

Malaysia Rayakan Hari Kebangsaan dan Hari Malaysia 2025 di Medan

September 25, 2025
USK Lepas Delegasi IMT-GT Varsity Carnival dan Peksiminas

USK Lepas Delegasi IMT-GT Varsity Carnival dan Peksiminas

March 14, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.