Senin, 8 Desember 2025, menjadi hari panjang sekaligus penuh haru bagi tim Sagoe TV. Sejak pagi, rombongan bergerak membawa amanah berupa donasi dari para dermawan yang mempercayakan bantuan melalui Sagoe TV, Yayasan Hurriah, Yayasan Geutanyoe, Natural Aceh, serta Universitas Serambi Mekkah.
Misi kemanusiaan ini menjangkau sejumlah titik yang terdampak bencana. Di Kabupaten Pidie Jaya, bantuan disalurkan ke Kecamatan Pante Raja, Kecamatan Ulim, dan Kecamatan Meureudu. Sementara itu, di Kabupaten Bireuen, tim menyisir tiga titik di Kecamatan Samalanga. Di semua lokasi ini, warga masih berjuang memulihkan kehidupan setelah banjir yang melanda wilayah tersebut.
Rencananya, seluruh bantuan akan diangkut menggunakan mobil pribadi. Namun kondisi lapangan yang dipenuhi lumpur membuat tim harus berpikir ulang. Di tengah kebingungan itu, sebuah kemudahan datang.
Sesaat sebelum keberangkatan, salah satu anggota tim tiba-tiba teringat kepada seorang sahabat bernama Khairil Razali, pencinta otomotif sekaligus dosen Bahasa Inggris di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Khairil memiliki sebuah mobil double cabin Isuzu, kendaraan yang jauh lebih siap menghadapi medan ekstrem.
Dukungan itu menjadi kunci keberhasilan perjalanan kemanusiaan tersebut. Berkat kendaraan yang lebih tangguh, seluruh bantuan dapat diantarkan hingga ke titik yang sulit dijangkau akibat tumpukan lumpur.
Paket bantuan yang dibawa beragam, mulai dari beras, mi instan, minyak goreng, susu, dan makanan siap konsumsi, hingga kebutuhan khusus seperti popok bayi, pembalut perempuan, sabun mandi, sikat gigi, dan balsem.
“Ini amanah dari para dermawan. Kami hanya penyampai,” ujar Mukhlisuddin Ilyas, founder Sagoe TV.
Video perjalanan lengkap dapat disaksikan melalui tautan berikut:




















