• Tentang Kami
Tuesday, July 21, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Arif Fadillah: Dari Tukang Becak hingga Politisi Demokrat, Bahas Dana Otsus dan Revisi UUPA

Mustafa Marwidin by Mustafa Marwidin
June 21, 2025
in Podcast
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Arif Fadillah: Dari Tukang Becak hingga Politisi Demokrat, Bahas Dana Otsus dan Revisi UUPA
Share on FacebookShare on Twitter

SAGOETV | BANDA ACEH – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Aceh, Arif Fadillah, membagikan kisah inspiratif perjalanannya dari kehidupan sederhana hingga menjadi politisi terkemuka dalam sebuah podcast yang ditayangkan SAGOETV, Sabtu (21/6/2025).

Podcast yang dipandu oleh CEO SAGOETV, Dr. Mukhlisuddin Ilyas, M.Pd, juga mengupas sejumlah isu strategis menyangkut masa depan Aceh, seperti kelanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus), sengketa empat pulau di Aceh Singkil, hingga arah revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

BACA JUGA

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan ‘Pageu Gampong’ dan Benteng Keluarga

Dalam dialog tersebut, Arif—yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Demokrat Aceh—menjelaskan beberapa pasal penting yang diajukan untuk direvisi demi memperkuat kewenangan Aceh, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam, dana Otsus, hingga regulasi zakat sebagai pengurang pajak.

“Revisi ini bukan untuk melemahkan UUPA, justru memperkuat posisi Aceh dalam bingkai NKRI,” tegasnya.

Pasal-Pasal Diusul Revisi 

Berikut sembilan poin utama revisi UUPA yang disampaikan Arif Fadillah yaitu, Pasal 7: Hubungan kewenangan antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat. Pasal 11: Penetapan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK), Pasal 160: Pengelolaan sumber daya alam, termasuk migas dan hasil laut.

Selanjutnya. Pasal 165: Kewenangan dalam bidang perdagangan daerah, Pasal 183: Penegasan persentase Dana Otsus (yang akan berakhir 2027). Ada Pasal 192: Zakat sebagai pengurang pajak (penguatan regulatif), Pasal 235: Kekuatan hukum Kanun Aceh dan pembentukan APBA, Pasal 270: Peraturan pelaksana UUPA serta Tambahan Pasal 251A: Pembagian pendapatan wilayah laut 12 mil.

Proses revisi ini melibatkan semua elemen, termasuk melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Focus Group Discussion (FGD) bersama 23 kabupaten/kota di Aceh. Universitas Syiah Kuala turut dilibatkan sebagai mitra akademik dalam menyusun naskah akademik dan daftar isian masalah (DIM). Draf usulan saat ini sudah diajukan ke Kemendagri, Kemenkeu, dan Kemenhan.

Empat Pulau Kembali ke Aceh

Dalam podcast tersebut, Arif juga menyoroti pentingnya tindak lanjut pasca kembalinya empat pulau sengketa—Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Lipan, dan Panjang—ke wilayah Aceh. Ia menilai, langkah pembangunan infrastruktur dasar dan pengembangan zona perbatasan harus segera dilakukan.

“Kalau tidak ditindaklanjuti, masyarakat bisa menganggap ini hanya gimmick politik,” ujarnya.

Arif mengisahkan masa sulit yang pernah dilaluinya, termasuk menjadi tukang becak setelah konflik Aceh. Namun, perjuangan dan konsistensinya mengantarkannya menjadi Ketua DPRK Banda Aceh periode 2014–2019.

Di bawah kepemimpinannya, PAD Banda Aceh meningkat dari Rp49 miliar menjadi Rp297 miliar, serta angka kemiskinan menurun dari 7,6 persen ke 4,8 persen. Ia juga mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).

Arif berharap Gubernur terpilih Mualem – Dek Fadh mampu memimpin Aceh secara inklusif, merangkul semua kalangan—baik dari partai lokal maupun nasional. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun Aceh secara berkelanjutan.

“Aceh tidak bisa dibangun oleh satu kelompok saja. Harus bersama,” katanya.Menutup perbincangan, Arif menyampaikan pesan damai untuk seluruh masyarakat Aceh:

“Sudah 20 tahun kita hidup dalam damai. Jangan saling curiga lagi. Bangun Aceh dengan niat baik dan kebersamaan.” []

Lebih lanjutkan simak link berikut ini : 

ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Mustafa Marwidin

Mustafa Marwidin

Sarjana Komunikasi UIN Ar-Raniry dan Jurnalis sagoetv.com

Related Posts

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri
Podcast

Krisis Identitas Generasi Muda Aceh, Terjebak Algoritma dan Kian Asing dengan Budaya Sendiri

by SAGOE TV
June 30, 2026
Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan Pageu Gampong dan Benteng Keluarga
Podcast

Dunia Digital Kian Ruwet, Ulama dan Pakar Adat Aceh Serukan Penguatan ‘Pageu Gampong’ dan Benteng Keluarga

by SAGOE TV
June 30, 2026
Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh
Podcast

Darurat Predator Digital dan Lonjakan HIV di Banda Aceh

by SAGOE TV
June 30, 2026
Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data
Podcast

Jangan Asal Pamer KTP dan Paspor! Diskominfotik Banda Aceh Ingatkan Ancaman Pencurian Data

by SAGOE TV
June 26, 2026
Di Tengah Stigma Intoleran, Banda Aceh Ternyata Miliki Dua Desa Sadar Kerukunan
Podcast

Di Tengah Stigma Intoleran, Banda Aceh Ternyata Miliki Dua Desa Sadar Kerukunan

by SAGOE TV
June 25, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

IPI Aceh Resmi Terima SK Kepengurusan Baru, Ini Agenda yang Akan Dilaksanakan Selanjutnya

July 21, 2026
Ruang Perjumpaan #001 SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

Ruang Perjumpaan #001: SPS Revival dan Darud Dunia Merawat Ruang Perjumpaan sebagai Ekosistem

July 15, 2026
Ramadhan Bulan Istimewa: Saatnya Tingkatkan Taqwa dan Produktivitas

Ketika Meu-en Batee menjadi Olahraga

February 6, 2026
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

July 16, 2026
Merajut Persaudaraan Kutaraja Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

Merajut Persaudaraan Kutaraja: Membangun Banda Aceh yang Bersatu melalui Semangat Sportivitas

July 18, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Dari Meja yang Sama. Ari Palawi

Tentang Media dan Perhatian Publik

July 14, 2026
ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

ACTION Dukung Pergantian 9 Nama Jalan di Blangpidie, Minta Penulisan Nama Tokoh Diluruskan

July 20, 2026
Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial oleh Sufri Eka Bhakti

Membaca Ulang “Kota Petrodollar” dari Perspektif Dekolonial

July 13, 2026

EDITOR'S PICK

Sejarah Baru Transportasi Ekspor Nilam dari Aceh ke Paris

Sejarah Baru Transportasi Ekspor Nilam dari Aceh ke Paris

April 14, 2025
Aiyub Abbas Ditunjuk Jadi Sekjen Partai Aceh, Ini Harapan Tgk Muharuddin

Aiyub Abbas Ditunjuk Jadi Sekjen Partai Aceh, Ini Harapan Tgk Muharuddin

April 16, 2025
Bandar Publishing Terbitkan Buku Wakil Ketua DPRK Banda Aceh

Bandar Publishing Terbitkan Buku Wakil Ketua DPRK Banda Aceh

February 19, 2026
Pasca Banjir dan Longsor, Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung, Jalur Bireuen–Bener Meriah Pulih

Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung, Jalur Bireuen-Bener Meriah Pulih

December 14, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.