• Tentang Kami
Wednesday, October 7, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Menakar “Rugi” Teheran: Mengapa Menepikan Indonesia adalah Blunder Geopolitik

SAGOE TV by SAGOE TV
March 31, 2026
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Risman Rachman.

Risman Rachman. Foto: dokumen pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Risman Rachman
CEO aceHBaru Consulting

Di tengah desing rudal dan blokade jalur energi di Selat Hormuz, Teheran baru saja merilis daftar “enam sahabat” yang mendapat karpet merah melintasi urat nadi dunia tersebut.

Nama Indonesia, negara Muslim terbesar dengan sejarah perlawanan yang panjang, absen dari daftar itu.

BACA JUGA

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

Jika alasannya adalah kekakuan protokoler—mungkin karena jeda waktu ucapan belasungkawa atau formalitas suksesi—maka Teheran sedang melakukan perjudian sosiokultural yang berisiko tinggi.

Warisan Soekarno dan Jangkar Ideologis
Teheran seolah lupa bahwa Ayatullah Ali Khamenei sendiri adalah pengagum berat Bung Karno. Semangat “Nasakom” dan “Ganyang Imperialisme” milik Soekarno adalah napas yang sama dengan retorika kemandirian Republik Islam Iran pasca-1979.

Menghapus Indonesia dari daftar sahabat sama saja dengan memutus jembatan historis “Semangat Bandung 1955” yang selalu mereka agungkan sebagai simbol perlawanan Dunia Ketiga.

Bagi Iran, Indonesia bukan sekadar titik koordinat di peta Asia Tenggara. Indonesia adalah benteng ideologis.

Keberadaan ormas raksasa seperti NU dan Muhammadiyah adalah alasan mengapa narasi sektarian Wahabi yang anti-Iran tidak pernah bisa mendominasi panggung utama di Nusantara.

Tanpa dukungan moral dari ormas-ormas moderat ini, Iran akan kehilangan legitimasi di mata umat Islam dunia dan hanya akan terlihat sebagai pemain tunggal yang terisolasi secara mazhab.

Senjata Digital: 250 Juta Pasukan Tanpa Seragam
Namun, ada satu variabel yang lebih mematikan dari sekadar diplomasi meja makan: Kekuatan Netizen Indonesia.

Teheran mungkin merasa cukup aman dengan dukungan militer Rusia atau ekonomi Tiongkok. Namun, di era hybrid warfare, perang tidak hanya dimenangkan oleh hulu ledak, melainkan oleh persepsi.

Jika 250 juta rakyat Indonesia merasa “dikesampingkan” atau kapal-kapal mereka dipersulit di Hormuz, Iran sedang menciptakan musuh digital yang paling militan di planet ini.

Pasukan digital Indonesia telah membuktikan taringnya dalam membela Palestina. Mereka mampu mengguncang narasi global hanya dengan jempol dan layar ponsel.

Jika energi besar ini berbalik arah karena merasa dikhianati oleh Teheran, maka Iran akan kehilangan “perisai opini” di dunia internasional. Dukungan organik dari rakyat Indonesia adalah aset soft power yang tidak bisa dibeli dengan minyak atau barter teknologi militer.

Kesimpulan: Diplomasi yang Melampaui Protokol
Iran tidak boleh terjebak pada ego diplomatik yang kaku. Hubungan antara Teheran dan Jakarta seharusnya melampaui urusan “siapa yang lebih dulu mengucap selamat.”

Menepikan Indonesia adalah kerugian strategis. Teheran membutuhkan Indonesia bukan hanya untuk urusan PTA (Preferential Trade Agreement), tetapi untuk menjaga agar napas perlawanan terhadap ketidakadilan global tetap memiliki suara di Asia.

Jangan sampai karena urusan protokoler yang dingin, Teheran justru memadamkan api persaudaraan yang telah dinyalakan sejak zaman Soekarno.

Sebab, sekali netizen Indonesia “bergerak”, gemuruhnya akan jauh lebih bising daripada ledakan di Teluk Persia. []

Tags: GeopolitikIndonesiaIranperang Iran-IsraelRisman RachmansagoetvSoekarnoTaheran
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Publik dalam Bayang Militerisme Urban
Opini

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

by SAGOE TV
October 5, 2026
Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit
Opini

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

by SAGOE TV
October 4, 2026
Hari Pancasila dan Harapan Rakyat
Opini

Hari Pancasila dan Harapan Rakyat

by SAGOE TV
October 1, 2026
Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan Langkah Berikutnya bagi MACS di USK
Opini

Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan: Langkah Berikutnya bagi MACS di USK

by SAGOE TV
September 30, 2026
Dari Percakapan ke Meja Ngopi Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK
Opini

Dari Percakapan ke Meja Ngopi: Menyiapkan Magister Seni Lintas Disiplin di USK

by SAGOE TV
September 25, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Tuntut Kejelasan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Tuntut Kejelasan Penanganan Dugaan Kekerasan Seksual

October 6, 2026
Mahasiswa UIA Juara 1 Lomba Melukis HUT ke-27 Bireuen

Mahasiswa UIA Juara 1 Lomba Melukis HUT ke-27 Bireuen

October 5, 2026
Publik dalam Bayang Militerisme Urban

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

October 5, 2026
Kisah Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dengan IPK 3,80 dan 3,78

Kisah Cut Sitti Kamila, Lulus dari 2 Kampus dengan IPK 3,80 dan 3,78

October 6, 2026
Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran

Musriadi Dorong Mahasiswa Jadi Mitra Kritis Pemerintah, Awasi Kebijakan dan Anggaran

October 6, 2026
Warga Soroti Rencana Pembebasan Lahan Jalan Syarif Thayeb-Seulanga Banda Aceh

Warga Soroti Rencana Pembebasan Lahan Jalan Syarif Thayeb-Seulanga Banda Aceh

October 2, 2026
Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan Langkah Berikutnya bagi MACS di USK

Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan: Langkah Berikutnya bagi MACS di USK

September 30, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

October 4, 2026

EDITOR'S PICK

Pemerintah Aceh dan Ulama Temui BWI Pusat, Kawal SStatus Wakaf Blang Padang

Pemerintah Aceh dan Ulama Temui BWI Pusat, Kawal Status Wakaf Blang Padang

July 23, 2026
GPS Aceh Angkat Tema Kepemimpinan Muda Muslim

GPS Aceh Angkat Tema Kepemimpinan Muda Muslim

January 10, 2025
Prabowo Umumkan Kebijakan Baru untuk Buruh di May Day 2026 Ini Daftar Lengkapnya

Prabowo Umumkan Kebijakan Baru untuk Buruh di May Day 2026: Ini Daftar Lengkapnya

May 2, 2026
USK Dukung Penuh Program Magang Nasional 2026, Siap Bantu Tekan Pengangguran di Aceh

USK Dukung Penuh Program Magang Nasional 2026, Siap Bantu Tekan Pengangguran di Aceh

July 2, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.