• Tentang Kami
Thursday, August 20, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Malam Puasa 18, Menjaga dari Kerakusan

Sulaiman Tripa by Sulaiman Tripa
March 17, 2025
in Ramadhan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
sulaiman tripa

Dr Sulaiman Tripa

Share on FacebookShare on Twitter

Masuknya bulan Puasa, kampus kami juga berbenah. Maksud saya, ada kegiatan tambahan, yang penting, tapi non-SKS (sistem kredit semester). Penting, karena ia sepertinya memang secara rutin secara khusus wajib ada di bulan suci ini. Ceramah di kalangan dosen, dengan mengundang sejumlah orang yang public speaking-nya bagus. Penceramah, berilmu, dan memiliki cara khas untuk menyampaikannya dengan baik. Anda tahu kan? Tidak semua orang yang memahami kebenaran, tetapi bisa menyampaikan kebenaran itu dengan baik. kebenaran harus diungkap, walau itu pahit.

Agenda menghadirkan penceramah dengan kategori di atas, sepertinya sudah menjadi tradisi. Malah ada satu penceramah yang masih muda, seingat saya, setiap puasa diundang. Setiap Puasa, ada tradisi pada waktu tertentu diundang penceramah untuk menyiram rohani. Pokoknya dalam bulan ini, semua dosen dan pegawai diundang, walau masing-masing sedang ada kegiatan yang berlapis. Ada yang mengambil manfaat kebaikan, ada yang membiarkan berlalu begitu saja.

Pada bulan ini juga, suatu agenda penting pimpinan juga dilaksanakan, yakni turun ke bawah. Sering disingkat dengan turba. Berkunjung ke bawah. Bulan lain juga ada, tetapi tidak menjadi agenda terstruktur, masif, dan bersahaja seperti pada bulan Puasa. Betapa indah sekiranya secara periodik, pimpinan atau wakilnya membagi waktu untuk melihat langsung berbagai hal. Tidak hanya menunggu puasa. Tetapi saya sebagai bawahan pun, rasanya tidak boleh egois. Mungkin pimpinan memiliki agenda dan aktivitas yang sangat padat mengurusi kampus kami.

BACA JUGA

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

Saya ingin kembali kepada isi ceramah. Sebagaimana banyak agenda yang dilakukan pada bulan ini, begitu juga dengan mereka yang mencari pemasukan. Penceramah mengingatkan bahwa umat seharusnya memanfaatkan momentum ini untuk saling berbagi. Dan, yang lebih penting, menjaga diri. Mereka yang berusaha, tidak ada salahnya menggunakan momentum ini untuk mencari rezeki. Justru pada bulan ini, perputaran uang terjadi luar biasa, kondisi ini yang harus dimanfaatkan, agar tidak diambil kesempatan oleh orang lain untuk mengambil manfaat dari momentum ini.

Banyak orang berpikir bahwa rezeki 11 bulan yang lain dihabiskan pada bulan ini. Dengan alasan ibadah. Namun bukankah, memanfaatkan mencari rezeki dalam bulan ini untuk menghidupi keluarga, juga sebagai ibadah? Sehingga mudah-mudahan dengan satu bulan ini, membantu pemasukan bagi kebutuhan 11 bulan yang lain.

Hal yang diingatkan adalah jangan karena momentum perputaran uang, lalu digunakan cara-cara kotor yang tidak selaras dengan ibadah. Hanya karena ingin mendapatkan untung lebih banyak, lantas memilih jalan buruk. Hal demikian jangan dilakukan. Justru momentum ini harus digunakan untuk beraktivitas dengan cara-cara yang diridhai Allah.

Betapa malu kita, dengan temuan yang berulang kali, pengawas makanan menemukan bahan-bahan berbahaya yang digunakan untuk penganan berbuka. Formalin dan boraks yang sangat dominan, terutama untuk makanan-makanan yang sangat memancing selera. Hal lain adalah mempercepat start. Pemerintah sudah membuat jam yang dibolehkan untuk menjual makanan-minuman, ternyata ada yang ingin lebih cepat dari itu.

Apa yang menyebabkan dua hal itu terjadi? Saban tahun, dua hal itu terus ditemukan. Bahan berbahaya dalam makanan dan mempercepat waktu penjualan. Jika ingin menebak-nebak, salah satu jawabannya adalah karena ingin untung lebih besar. Menjangkar peluang untung, namun dengan merugikan orang lain. Hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan.

Dua corak rakus di atas, pada hakikatnya seperti orang tidak percaya akan ketentuan Allah yang sudah menentukan rezeki kita masing-masing. Tidak perlu menipu untuk mendapatkan rezeki bersih. Dengan logika bahwa semua kita sudah memiliki tumpuk masing-masing, maka seharusnya tidak ada yang perlu ditakutkan. Orang-orang yang tidak rakus, memungkinkan tidak menerima apapun selain apa yang menjadi miliknya saja.

Bagi yang rakus yang ingin untung besar, bisa jadi karena takut tumpuknya akan hilang. Sedangkan kita yang punya jabatan, memiliki corak lain. Seharusnya tidak perlu meminta, mengiba, memohon, atau bahkan mengancam agar orang lain memberikan fasilitas untuk diri kita. Berbagai fasilitas itu, pada dasarnya sebagai kompensasi atas apa yang dilakukan oleh orang-orang yang sudah seharusnya melayani kepentingan orang banyak.

Ketika ada orang-orang yang sudah digaji secara layak, lalu dijanjikan akan mendapat tunjangan hari raya dan janji gaji ke-13, tetapi masih terus juga mencoleng —atau bahkan meminta atau menerima sesuatu dari orang yang dilayani, maka orang itu termasuk dalam kategori rakus itu. Sesungguhnya melebihi dari rakus dan tamak. Orang-orang semacam itu justru sudah menjadikan posisinya untuk mendapatkan sesuatu secara tidak sah. Tidak peduli kompensasi itu dinamakan dengan bahasa yang halus semisal administrasi seikhlasnya, atau semacamnya.

Ketika ada orang yang sudah dalam suasana berpuasa, namun belum bisa menahan diri dari godaan ketamakan, maka harus dilakukan refleksi –terutama refleksi batin atas ibadah yang sudah dilakukannya. Harus muncul pertanyaan mengapa ketika melaksanakan ibadah yang penuh berkah, ternyata belum bisa memosisikan seseorang untuk mendapatkan keberkahan itu secara sempurna. Posisi ketamakan dan kerakusan akan berlipat ganda apabila untuk bertanya dan berpikir untuk itu saja tidak ada.

Hal ini bukan hal main-main. Menerima sesuatu yang berasal dari jalur yang tidak lurus, sangat fatal akibatnya, baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia manusia bisa berkelit dari berbagai pihak yang melakukan pengawasan, bisa berdalih dengan berbagai macam alibi. Akan tetapi tunggulah pengawasan suruhan Pencipta yang tidak bisa berkelit dan berdalih. Semuanya akan secara benderang dinampakkan di depan hidung kita, ketika mahkamah itu sudah sampai masanya.

Mudah-mudahan Allah menjauhkan ketamakan dan kerakusan ini dari orang-orang yang sudah beribadah di bulan mulia ini –untuk kemudian menjadi titik penting bagi waktu selanjutnya untuk berubah. Mudah-mudahan pula Allah menjaga semua kita agar memanfaatkan momentum ini dengan kegiatan yang tidak merugikan orang lain, hanya karena ingin untung lebih besar.

Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.

[es-te, Senin, 17 Puasa 1446, 17 Maret 2025]

Tags: ArtikelDr Sulaiman TripaMalamPuasaRamadhan
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa

Sulaiman Tripa adalah analis sosial legal dan kebudayaan. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Related Posts

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari
Ramadhan

Tempat Buka Puasa Gratis di Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Sediakan 2.000 Paket Iftar Setiap Hari

by Husaini
February 24, 2026
Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh
Ramadhan

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga, Pesan Tarawih Perdana Ramadhan di Banda Aceh

by SAGOE TV
February 19, 2026
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 30, Selesaikanlah Urusan dengan Manusia

by Sulaiman Tripa
March 29, 2025
Dr Sulaiman Tripa
Ramadhan

Malam Puasa 29, Apa yang Membekas dari Puasa Kita?

by Sulaiman Tripa
March 28, 2025
sulaiman tripa
Ramadhan

Malam Puasa 28, Belajar Mengelola Nafsu

by Sulaiman Tripa
March 27, 2025
Load More

POPULAR PEKAN INI

Cek Kesehatan Gratis Andalan Menjaga Raga

Cek Kesehatan Gratis Andalan Menjaga Raga

August 17, 2026
21 Tahun Damai Refleksi dan Koreksi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

21 Tahun Damai: Refleksi dan Koreksi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

August 15, 2026
Rita Khathir

Arti Kemerdekaan

August 18, 2026
Sesudah Damai, Apa Lagi Pelajaran Ibnu Khaldun untuk Aceh_Muhammad Akmal

Sesudah Damai, Apa Lagi? Pelajaran Ibnu Khaldun untuk Aceh

August 18, 2026
21 Tahun Damai Refleksi dan Koreksi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Glorifikasi Munafik Ini Dibangun dengan Sengaja: Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan

August 17, 2026
Ari J. Palawi Praktisi dan Akademisi Seni, Aneuk Mukim Kayee Adang, Banda Aceh

Setelah Damai, Siapa yang Membentuk Kita?

August 17, 2026
Siapa yang Kenyang, Siapa yang Masih Lapar? Refleksi 21 Tahun Perdamaian Aceh

Siapa yang Kenyang, Siapa yang Masih Lapar? Refleksi 21 Tahun Perdamaian Aceh

August 15, 2026
SPS Revival: Ketika Praktik Kreatif Mulai Menemukan Bentuknya

SPS Revival: Ketika Praktik Kreatif Mulai Menemukan Bentuknya

August 18, 2026
Kericuhan Hari Damai Aceh Dibahas Forkopimda, Persoalan Bendera Bintang Bulan Dibawa ke Mendagri

Kericuhan Hari Damai Aceh Dibahas Forkopimda, Persoalan Bendera Bintang Bulan Dibawa ke Mendagri

August 16, 2026

EDITOR'S PICK

KKJ Aceh Kecam Penganiayaan Jurnalis di Pidie Jaya

KKJ Aceh Kecam Penganiayaan Jurnalis di Pidie Jaya

January 27, 2025
49 Warga Aceh Terima Bantuan Kaki Palsu

49 Warga Aceh Terima Bantuan Kaki Palsu

February 8, 2026
Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan Rumah Tahan Gempa untuk Warga Glee Jai

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan Rumah Tahan Gempa untuk Warga Glee Jai

March 15, 2025
Presiden Prabowo Disambut WNI di Qatar, Diminta Dukung Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia

Presiden Prabowo Disambut WNI di Qatar, Diminta Dukung Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia

April 13, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.