• Tentang Kami
Thursday, October 15, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

SAGOE TV by SAGOE TV
July 16, 2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh

Jejak Lumpur dan Skala Prioritas: Catatan tentang Prioritas Pascabencana Aceh. (Ilustrasi AI)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Fajri
Kepala Sekolah dan Pegiat Literasi

Seperti biasa, pagi itu saya membuka gawai sambil ngopi. Linimasa media sosial Aceh dipenuhi satu perbincangan yang sama. Beranda Facebook, WhatsApp, hingga kolom komentar media lokal ramai membahas rencana rehabilitasi Meuligoe Wali Nanggroe.

Saya membaca satu per satu komentar warga. Ada yang mendukung. Ada yang menganggapnya sebagai bagian dari pelestarian warisan sejarah Aceh. Namun lebih banyak lagi yang bertanya dengan nada sederhana, tanpa kemarahan, tetapi penuh kegelisahan.

BACA JUGA

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

“Bukankah masih banyak yang lebih mendesak?”

Saya menutup layar telepon genggam. Entah mengapa pikiran saya justru kembali pada perjalanan pulang ke kampung halaman beberapa pekan lalu. Sebagai orang Bireuen yang merantau di Banda Aceh, libur sekolah selalu menjadi momen yang saya tunggu. Namun perjalanan pulang kali ini terasa berbeda. Di Jembatan Bailey Kutablang, kendaraan mengular hampir tanpa ujung. Saya menghabiskan hampir tiga jam hanya untuk melewati satu jembatan darurat. Mesin kendaraan dimatikan, ebagian pengendara turun mencari udara segar sambil membeli makanan yang dijajakan oleh pedagang asongan dan menariknya tidak terdengar umpatan kasar dalam kondisi yang sama sekali menyebalkan itu. Orang Aceh memang terkenal sabar. Namun,  kesabaran bukan berarti persoalan telah selesai. Ada emosi yang berkecamuk dibalik antrean itu.

Di tengah antrean itu saya justru berpikir, ternyata bencana tidak berakhir ketika air surut. Ia baru berakhir ketika masyarakat dapat kembali menjalani hidup secara normal.

Sudah delapan bulan banjir besar berlalu. Namun di banyak tempat, jejaknya masih nyata. Lumpur masih mengendap di halaman rumah. Sawah belum seluruhnya kembali produktif. Jalan-jalan rusak masih menunggu perbaikan. Aktivitas ekonomi belum sepenuhnya pulih. Di beberapa titik, masyarakat masih menggantungkan mobilitasnya pada jembatan darurat.

Karena itu saya memahami mengapa berita tentang rehabilitasi Meuligoe memunculkan banyak pertanyaan di ruang publik. Bukan karena masyarakat membenci Meuligoe, bukan pula karena masyarakat tidak menghormati Wali Nanggroe.

Justru sebaliknya. Masyarakat Aceh memahami bahwa Meuligoe memiliki nilai sejarah dan simbolik yang penting. Ia adalah bagian dari identitas Aceh yang memang patut dirawat. Namun setiap kebijakan selalu memiliki bahasa yang lebih kuat, bahasa itu bernama prioritas.

Dalam ilmu kebijakan publik dikenal sebuah prinsip sederhana. Ketika sumber daya terbatas, pemerintah dituntut memilih mana yang paling mendesak untuk diselesaikan terlebih dahulu. Tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi secara bersamaan. Di situlah kebijaksanaan pemangku kebijakan diuji.

Bukankah rumah pertama yang harus dibangun setelah bencana adalah rumah rakyat?, bukankah jembatan pertama yang harus selesai adalah jembatan yang setiap hari dilalui rakyat dengan berbagai hajat dan kepentingannya?, bukankah jalan pertama yang harus dipulihkan adalah jalan yang menghubungkan pasar dengan seluruh ekosistemnya?

Aceh pernah mengajarkan dunia bagaimana bangkit dari tsunami 2004. Saat itu, yang dibangun bukan hanya gedung-gedung pemerintahan. Yang lebih dahulu dipulihkan adalah denyut kehidupan masyarakat. Rumah-rumah dibangun. Jalan dibuka. Sekolah kembali berdiri. Pelabuhan kembali beroperasi. Dunia datang membantu karena yang menjadi pusat perhatian adalah manusia.

Hari ini, delapan bulan setelah banjir, semangat itu seharusnya tetap menjadi preferensi pemerintah Aceh dalam pemulihan pascabencana. Suatu pemerintahan akan selalu dikenang bukan karena megahnya bangunan yang berhasil direhabilitasi, melainkan karena kecepatannya mengembalikan kehidupan rakyat.

Bagi masyarakat yang masih teluka oleh dampak bencana banjir tidak penting sama sekali kapan sebuah meuligoe selesai diperbaiki. Yang penting bagi mereka kapan anak-anak kembali berangkat sekolah tanpa harus mengantre berjam-jam di jembatan darurat. Kapan sawah-sawah mereka dibersihkan dari lumpur dan terairi Kembali. Kapan harapan kami benar-benar pulih?

Sebab dalam setiap bencana, yang paling membutuhkan rehabilitasi bukanlah bangunan. Melainkan harapan. Dan harapan itu selalu tumbuh ketika rakyat merasa bahwa mereka adalah prioritas utama.

Baca Juga: Yang Belum Dibawa Arus: Catatan Delapan Bulan Pascabanjir Aceh

Tags: AcehCatatanJejakLumpuropiniPascabencana Aceh
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan
Opini

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

by SAGOE TV
October 14, 2026
Publik dalam Bayang Militerisme Urban
Opini

Bukan Antisains, Prabowo Justru Antisaintis

by SAGOE TV
October 5, 2026
Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit
Opini

Saman dan Ruang Hidup Negeri Seribu Bukit

by SAGOE TV
October 4, 2026
Hari Pancasila dan Harapan Rakyat
Opini

Hari Pancasila dan Harapan Rakyat

by SAGOE TV
October 1, 2026
Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan Langkah Berikutnya bagi MACS di USK
Opini

Dari Percakapan, Respons, ke Ujian Kelembagaan: Langkah Berikutnya bagi MACS di USK

by SAGOE TV
September 30, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

Sagoetv.com Diduga Diretas Usai Terbitkan Berita Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran

October 13, 2026
Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

Nasir Djamil: Warung Kopi di Aceh Bisa Jadi Ruang Diskusi Buku

October 10, 2026
MACS Membuka Pintu, Membangun Jalan

MACS: Membuka Pintu, Membangun Jalan

October 14, 2026
Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

Dari Simbiosis Fotografi ke Ekosistem Seni: Membaca Kembali Cultural Nuances

October 11, 2026
Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

Dek Fadh Hadiri Peusijuek 3 Putra Aceh yang Mengemban Amanah di Tingkat Nasional

October 11, 2026
Persiraja vs Semen Padang Nama Besar Kabau Sirah Tak Bikin Laskar Rencong Gentar

Total Denda Rp100 Juta, Persiraja dan Faris Adit Disanksi Usai Laga Kontra Sumsel United

October 14, 2026
Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara

Pameran Seni Internasional di USK Hadirkan Karya Seniman dari Belasan Negara

October 10, 2026
LPS bayar klaim nasabah BPRS Aceh

LPS Bayar Rp46,80 Miliar Klaim Nasabah 4 BPRS di Aceh

October 8, 2026
Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

Brigjen Latif Usman Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

October 11, 2026

EDITOR'S PICK

Eks Panglima GAM Sabang Harap Tengku Jamaica Wakili Aceh di Kementerian

Eks Panglima GAM Sabang Harap Tengku Jamaica Wakili Aceh di Kementerian

February 8, 2026
Muzakir Manaf dan Fadhlullah Beri Arahan Jajaran Pemerintah Aceh

Muzakir Manaf dan Fadhlullah Beri Arahan Jajaran Pemerintah Aceh

April 8, 2025
Karisma Event Nusantara 2025, Aceh Sumbang Dua Event Unggulan

Aceh Ramadhan Festival 2025 Digelar di Pelataran Masjid Raya Baiturrahman

March 6, 2025
Konektivitas Aceh-Malaysia, Mualem Tinjau Pelabuhan Krueng Geukueh untuk Jalur Pelayaran ke Penang

Konektivitas Aceh-Malaysia, Mualem Tinjau Pelabuhan Krueng Geukueh untuk Jalur Pelayaran ke Penang

August 23, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.