• Tentang Kami
Friday, May 1, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Universitas Syiah Kuala Kukuhkan 4 Guru Besar, Prof Sri Wahyuni hingga Prof Cut Soraya

SAGOE TV by SAGOE TV
June 30, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Universitas Syiah Kuala Kukuhkan 4 Guru Besar, Prof Sri Wahyuni hingga Prof Cut Soraya

Pengukuhan empat guru besar baru di Universitas Syiah Kuala, Senin (30/6/2025). Foto: dok. USK

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala mengukuhkan empat guru besar baru yang merupakan para pakar dari berbagai bidang keilmuan. Pengukuhan ini dipimpin oleh Ketua Senat Akademik Universitas, Prof Abubakar, melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas (SAU) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Senin (30/6/2025).

Keempat guru besar/profesor baru Universitas Syiah Kuala yang dikukuhkan pada hari ini adalah Prof. Dr. drh. Sri Wahyuni, M.Si., (Fakultas Kedokteran Hewan), Prof. Dr. dr. Sulaiman Yusuf, Sp.A. (Fakultas Kedokteran), Prof. Dr. Ners. Marlina, S.Kep., M.Kep, Sp.MB (Fakultas Keperawatan), dan Prof. Dr. drg. Cut Soraya, M.Pd., Sp.KG., (Fakultas Kedokteran Gigi).

BACA JUGA

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

Beasiswa PJJ Dibuka hingga 31 Mei 2026, Guru Pesantren dan LPQ Bisa Kuliah Gratis

“Dalam lima tahun terakhir ini, USK berhasil mengukuhkan rata-rata lebih dari 20 profesor setiap tahunnya. Begitu pula pada tahun 2025 ini, InsyaAllah, USK akan mengukuhkan 37 profesor baru,” kata Rektor USK, Prof Marwan.

Adapun jumlah dosen USK yang sudah lulus Uji Kompetensi Kenaikan Jabatan Akademik Dosen untuk periode Maret-Juni tahun 2025 ini adalah, sebanyak 10 orang Guru Besar dan 17 orang Lektor Kepala.

“Maka saat ini, jumlah total profesor aktif di USK telah mencapai 216 orang. Alhamdulillah, jumlah tersebut telah memenuhi target 10% dari total dosen USK,” sebutnya.

Prof Marwan menyampaikan, pengukuhan guru besar hari ini terasa sangat istimewa. Sebab 3 dari 4 profesor baru ini adalah perempuan. Ia berharap, capaian para Srikandi USK itu bisa menginspirasi dosen USK lainnya khususnya dari kaum perempuan untuk berani bermimpi, pantang menyerah dan terus berjuang. Sehingga mampu meraih gelar profesor seperti mereka pada hari ini.

Baca Juga:  Gubernur Aceh Mualem Bentuk Satgas Rumah Layak Huni untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Kiprah para profesor baru ini, melalui berbagai riset dan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, secara nyata berkontribusi dalam pencapaian berbagai tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk pengentasan kemiskinan, kesehatan dan kesejahteraan yang baik, kesetaraan gender, serta inovasi dan infrastruktur.

Guru besar pertama yang dikukuhkan hari ini adalah Prof Sri Wahyuni yang kepakarannya diharapkan mampu menjawab persoalan produktivitas dan keberlanjutan ternak lokal, terutama Sapi Aceh.

“Melalui pendekatan anatomi reproduksi, Prof. Sri Wahyuni menemukan cara mendeteksi tingkat fertilitas sapi jantan Aceh secara presisi, melalui pengamatan mikroskopis terhadap keutuhan akrosom spermatozoa,” tutur Rektor.

Penelitian Prof. Sri Wahyuni sangat penting karena mengungkap peran strategis struktur mikroskopis pada organ reproduksi dalam memastikan kualitas sperma sapi, sehingga peternak dapat memastikan kualitas dan produktivitas hewan ternak.

Tantangan selanjutnya yang dapat dijawab oleh profesor USK adalah masalah stunting pada anak, yang hingga kini masih menjadi isu kesehatan nasional. Yaitu melalui kepakaran dari Prof Sulaiman Yusuf, yang memfokuskan keilmuannya pada keterkaitan antara diare, stunting, dan mikrobiota usus anak melalui pendekatan mutakhir berbasis pemeriksaan Next Generation Sequencing.

“Penelitian Prof. Sulaiman membuktikan bahwa anak dengan kondisi stunting memiliki keragaman mikrobiota usus yang jauh lebih rendah dibandingkan anak sehat. Ini membuka jalan baru dalam upaya pencegahan dan intervensi stunting bukan hanya dengan perbaikan gizi, tetapi juga melalui pendekatan biologis mikroba yang mendukung penyerapan nutrisi dan imunitas usus,” sebut Marwan.

Kemudian Prof Marlina, dengan kepakaran di bidang Keperawatan Medikal Bedah. Prof. Marlina telah mengabdikan dirinya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien stroke melalui pendekatan inovatif dalam asuhan keperawatan.

Prof. Marlina memperkenalkan sebuah kontribusi penting berupa Model Independensi Perawatan Diri yang berfokus pada peningkatan kemandirian pasien pascastroke. Kontribusi keilmuannya, memberikan arah baru dalam pengembangan ilmu keperawatan, khususnya dalam hal pemberdayaan pasien dan keluarga melalui intervensi edukatif dan berbasis teknologi.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Resmikan Gedung AMANAH Youth Creative Hub yang Diinisiasi BIN di Aceh

“Bagi masyarakat Aceh, inovasi ini menjawab kebutuhan riil akan model asuhan yang adaptif, aplikatif, dan mampu memperkuat ketahanan kesehatan komunitas lokal. Karya Prof. Marlina tidak hanya memperkaya khazanah keperawatan di ranah akademik, tetapi juga hadir sebagai solusi konkret dalam sistem layanan kesehatan masyarakat,” kata Marwan.

Selanjutnya adalah Prof Cut Soraya, yang dengan kepakarannya berupaya menghadirkan inovasi dalam bidang konservasi gigi, melalui pengembangan larutan irigasi saluran akar berbasis daun kelor.

Dengan menggabungkan bahan alami dan teknologi nano seperti karbon quantum dots, Prof. Cut Soraya menciptakan larutan yang efektif melawan bakteri saluran akar, sekaligus ramah lingkungan. Inovasi ini menjawab kebutuhan terapi yang lebih aman, efektif dalam proses perawatan gigi.

“Kontribusi Prof. Soraya bukan hanya penting dalam lingkup klinis, tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan dan kemandirian farmasi lokal. Dengan memanfaatkan kekayaan hayati Aceh dan Indonesia, riset ini menunjukkan bahwa kita dapat membangun terapi kedokteran gigi yang ramah lingkungan, terjangkau, dan berbasis kearifan lokal,” ujar Rektor USK. []

Tags: acehGuru BesarkampusProfesorUniversitas Syiah KualaUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite
News

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

by SAGOE TV
May 1, 2026
Beasiswa PJJ Dibuka hingga 31 Mei 2026, Guru Pesantren dan LPQ Bisa Kuliah Gratis
News

Beasiswa PJJ Dibuka hingga 31 Mei 2026, Guru Pesantren dan LPQ Bisa Kuliah Gratis

by SAGOE TV
May 1, 2026
Realisasi APBA Capai Rp5,5 Triliun per Agustus 2025, Pemerintah Aceh Optimistis Target Tercapai
News

Rp2,7 Triliun Terserap! Realisasi APBA 2026 Tembus 23,27 Persen hingga April

by SAGOE TV
May 1, 2026
Pasar Kembali Ramai, Ekonomi Aceh Tamiang Bangkit Pascabencana
News

Pasar Kembali Ramai, Ekonomi Aceh Tamiang Bangkit Pascabencana

by SAGOE TV
May 1, 2026
Hardiknas 2026 Universitas Syiah Kuala Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni
News

Hardiknas 2026: USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni

by SAGOE TV
May 1, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

Majelis Pendidikan Aceh: Antara Struktur Elitis dan Aspirasi yang Terabaikan

April 25, 2026
Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

Pendidikan untuk Pasar atau untuk Peradaban?

April 29, 2026
Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh

Apakah JKA Masih Program Prioritas Pemerintah Aceh?

April 26, 2026
Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

64 Pengelola Perpustakaan di Langsa Dilatih Otomasi Berbasis Inlislite

May 1, 2026
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten Mulai 27 April

April 24, 2026
Bunyi Sederhana, Kerja yang Tidak Sederhana

Bunyi Sederhana, Kerja yang Tidak Sederhana

April 25, 2026
Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Tayang di 11 Kota Mulai 8 Mei

Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Tayang di 11 Kota Mulai 8 Mei

April 25, 2026
94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

94 Anak TK/PAUD Ramaikan Lomba Mewarnai di MIN 29 Aceh Besar, Ajang Kreativitas Sejak Dini

April 29, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

May 27, 2025

EDITOR'S PICK

Jatuh Bangun Bangsa Teuleubeh: Struktur, Agensi, dan Momentum yang Terlepas

Jatuh Bangun Bangsa Teuleubeh: Struktur, Agensi, dan Momentum yang Terlepas

February 21, 2025
Kakanwil Kemenag Aceh Resmikan Marssal XI MTsN 1 Banda Aceh

Kakanwil Kemenag Aceh Resmikan Marssal XI MTsN 1 Banda Aceh

February 3, 2025
Dialog Kinerja BDK Aceh 2025 untuk Tingkatkan Kinerja ASN

Dialog Kinerja BDK Aceh 2025 untuk Tingkatkan Kinerja ASN

March 14, 2025
Ethnic Day FKG USK 2025 Rayakan Hari Pahlawan dengan Semangat Kepahlawanan dan Keberagaman Budaya Nusantara

Ethnic Day FKG USK 2025: Rayakan Hari Pahlawan dengan Semangat Kepahlawanan dan Keberagaman Budaya Nusantara

November 11, 2025
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.