• Tentang Kami
Sunday, August 2, 2026
SAGOE TV
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
BACA TERAS.ID
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
  • Podcast
  • Bisnis
  • Analisis
  • BENCANA SUMATERA 2025
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Universitas Syiah Kuala Kukuhkan 4 Guru Besar, Prof Sri Wahyuni hingga Prof Cut Soraya

SAGOE TV by SAGOE TV
June 30, 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Universitas Syiah Kuala Kukuhkan 4 Guru Besar, Prof Sri Wahyuni hingga Prof Cut Soraya

Pengukuhan empat guru besar baru di Universitas Syiah Kuala, Senin (30/6/2025). Foto: dok. USK

Share on FacebookShare on Twitter

SAGOE TV | BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala mengukuhkan empat guru besar baru yang merupakan para pakar dari berbagai bidang keilmuan. Pengukuhan ini dipimpin oleh Ketua Senat Akademik Universitas, Prof Abubakar, melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas (SAU) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Senin (30/6/2025).

Keempat guru besar/profesor baru Universitas Syiah Kuala yang dikukuhkan pada hari ini adalah Prof. Dr. drh. Sri Wahyuni, M.Si., (Fakultas Kedokteran Hewan), Prof. Dr. dr. Sulaiman Yusuf, Sp.A. (Fakultas Kedokteran), Prof. Dr. Ners. Marlina, S.Kep., M.Kep, Sp.MB (Fakultas Keperawatan), dan Prof. Dr. drg. Cut Soraya, M.Pd., Sp.KG., (Fakultas Kedokteran Gigi).

BACA JUGA

Wagub Aceh Tegaskan Dayah Jadi Kunci Membangun Generasi Berakhlak di Tengah Tantangan Zaman

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Dorong Kampanye Bahaya HIV/AIDS di Sekolah lewat Program Go to School

“Dalam lima tahun terakhir ini, USK berhasil mengukuhkan rata-rata lebih dari 20 profesor setiap tahunnya. Begitu pula pada tahun 2025 ini, InsyaAllah, USK akan mengukuhkan 37 profesor baru,” kata Rektor USK, Prof Marwan.

Adapun jumlah dosen USK yang sudah lulus Uji Kompetensi Kenaikan Jabatan Akademik Dosen untuk periode Maret-Juni tahun 2025 ini adalah, sebanyak 10 orang Guru Besar dan 17 orang Lektor Kepala.

“Maka saat ini, jumlah total profesor aktif di USK telah mencapai 216 orang. Alhamdulillah, jumlah tersebut telah memenuhi target 10% dari total dosen USK,” sebutnya.

Prof Marwan menyampaikan, pengukuhan guru besar hari ini terasa sangat istimewa. Sebab 3 dari 4 profesor baru ini adalah perempuan. Ia berharap, capaian para Srikandi USK itu bisa menginspirasi dosen USK lainnya khususnya dari kaum perempuan untuk berani bermimpi, pantang menyerah dan terus berjuang. Sehingga mampu meraih gelar profesor seperti mereka pada hari ini.

Kiprah para profesor baru ini, melalui berbagai riset dan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, secara nyata berkontribusi dalam pencapaian berbagai tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk pengentasan kemiskinan, kesehatan dan kesejahteraan yang baik, kesetaraan gender, serta inovasi dan infrastruktur.

Guru besar pertama yang dikukuhkan hari ini adalah Prof Sri Wahyuni yang kepakarannya diharapkan mampu menjawab persoalan produktivitas dan keberlanjutan ternak lokal, terutama Sapi Aceh.

“Melalui pendekatan anatomi reproduksi, Prof. Sri Wahyuni menemukan cara mendeteksi tingkat fertilitas sapi jantan Aceh secara presisi, melalui pengamatan mikroskopis terhadap keutuhan akrosom spermatozoa,” tutur Rektor.

Penelitian Prof. Sri Wahyuni sangat penting karena mengungkap peran strategis struktur mikroskopis pada organ reproduksi dalam memastikan kualitas sperma sapi, sehingga peternak dapat memastikan kualitas dan produktivitas hewan ternak.

Tantangan selanjutnya yang dapat dijawab oleh profesor USK adalah masalah stunting pada anak, yang hingga kini masih menjadi isu kesehatan nasional. Yaitu melalui kepakaran dari Prof Sulaiman Yusuf, yang memfokuskan keilmuannya pada keterkaitan antara diare, stunting, dan mikrobiota usus anak melalui pendekatan mutakhir berbasis pemeriksaan Next Generation Sequencing.

“Penelitian Prof. Sulaiman membuktikan bahwa anak dengan kondisi stunting memiliki keragaman mikrobiota usus yang jauh lebih rendah dibandingkan anak sehat. Ini membuka jalan baru dalam upaya pencegahan dan intervensi stunting bukan hanya dengan perbaikan gizi, tetapi juga melalui pendekatan biologis mikroba yang mendukung penyerapan nutrisi dan imunitas usus,” sebut Marwan.

Kemudian Prof Marlina, dengan kepakaran di bidang Keperawatan Medikal Bedah. Prof. Marlina telah mengabdikan dirinya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien stroke melalui pendekatan inovatif dalam asuhan keperawatan.

Prof. Marlina memperkenalkan sebuah kontribusi penting berupa Model Independensi Perawatan Diri yang berfokus pada peningkatan kemandirian pasien pascastroke. Kontribusi keilmuannya, memberikan arah baru dalam pengembangan ilmu keperawatan, khususnya dalam hal pemberdayaan pasien dan keluarga melalui intervensi edukatif dan berbasis teknologi.

“Bagi masyarakat Aceh, inovasi ini menjawab kebutuhan riil akan model asuhan yang adaptif, aplikatif, dan mampu memperkuat ketahanan kesehatan komunitas lokal. Karya Prof. Marlina tidak hanya memperkaya khazanah keperawatan di ranah akademik, tetapi juga hadir sebagai solusi konkret dalam sistem layanan kesehatan masyarakat,” kata Marwan.

Selanjutnya adalah Prof Cut Soraya, yang dengan kepakarannya berupaya menghadirkan inovasi dalam bidang konservasi gigi, melalui pengembangan larutan irigasi saluran akar berbasis daun kelor.

Dengan menggabungkan bahan alami dan teknologi nano seperti karbon quantum dots, Prof. Cut Soraya menciptakan larutan yang efektif melawan bakteri saluran akar, sekaligus ramah lingkungan. Inovasi ini menjawab kebutuhan terapi yang lebih aman, efektif dalam proses perawatan gigi.

“Kontribusi Prof. Soraya bukan hanya penting dalam lingkup klinis, tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan dan kemandirian farmasi lokal. Dengan memanfaatkan kekayaan hayati Aceh dan Indonesia, riset ini menunjukkan bahwa kita dapat membangun terapi kedokteran gigi yang ramah lingkungan, terjangkau, dan berbasis kearifan lokal,” ujar Rektor USK. []

Tags: AcehGuru BesarkampusProfesorUniversitas Syiah KualaUSK
ShareTweetPinSend
Seedbacklink
SAGOE TV

SAGOE TV

SAGOETV.com adalah platform media digital yang memberi sudut pandang mencerahkan di Indonesia, berbasis di Banda Aceh. SAGOETV.com fokus pada berita, video, dan analisis dengan berbagai sudut pandang moderat.

Related Posts

Wagub Aceh Tegaskan Dayah Jadi Kunci Membangun Generasi Berakhlak di Tengah Tantangan Zaman
News

Wagub Aceh Tegaskan Dayah Jadi Kunci Membangun Generasi Berakhlak di Tengah Tantangan Zaman

by SAGOE TV
August 1, 2026
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Dorong Kampanye Bahaya HIV/AIDS di Sekolah Lewat Program Go to School
News

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Dorong Kampanye Bahaya HIV/AIDS di Sekolah lewat Program Go to School

by SAGOE TV
August 1, 2026
Menaker Yassierli Penyandang Disabilitas Berhak Dapat Kesempatan Kerja yang Sama
News

Menaker Yassierli: Penyandang Disabilitas Berhak Dapat Kesempatan Kerja yang Sama

by SAGOE TV
August 1, 2026
Siswi SDN 50 Banda Aceh Raih Gelar Inong Cilik Aceh 2026
News

Siswi SDN 50 Banda Aceh Raih Gelar Inong Cilik Aceh 2026

by SAGOE TV
July 31, 2026
Rektor UIN Ar-Raniry Ingatkan Wisudawan Jaga Shalat
News

Kemenag Resmi Perpanjang Masa Jabatan Prof Mujiburrahman sebagai Rektor UIN Ar-Raniry

by SAGOE TV
July 31, 2026
Load More

POPULAR PEKAN INI

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

Mengapa Semen dan BBM Langka di Aceh? Pemerintah Turun Tangan Telusuri Penyebabnya

July 30, 2026
Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

Memutus Mata Rantai Korupsi dari Hulu Demokrasi

August 1, 2026
LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

LGBT dan Cermin Penegakan Syariat di Aceh

July 29, 2026
Setelah Panggung Dibongkar

Setelah Panggung Dibongkar

July 28, 2026
Calvin Ho

Pariwisata Tanpa Kedaulatan: Skandal Struktural dari Bali dan Pelajaran bagi Aceh

July 30, 2026
Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

Wagub Aceh Siap Tindaklanjuti Sengketa Pulau di Singkil hingga Pungli Rumah Duafa

June 30, 2026
Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

Ajakan Terbuka Menulis untuk Rubrik Seni SagoeTV.com

July 6, 2025
SPS Revival Usung Meutaloe Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

SPS Revival Usung “Meutaloe”: Ketika Bunyi, Manusia, dan Gagasan Saling Menaut

July 31, 2026
Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

Balai Bahasa Aceh Hadirkan Pojok Buku Profesor Sulaiman Tripa, Wujud Pelestarian Karya dan Penguatan Literasi

July 31, 2026

EDITOR'S PICK

Seni sebagai Fondasi Peradaban Mengapa Pendidikan Seni Sama Pentingnya dengan Kedokteran dan Teknik

Seni sebagai Fondasi Peradaban: Mengapa Pendidikan Seni Sama Pentingnya dengan Kedokteran dan Teknik

May 28, 2025
Status Gunung Burni Telong Naik ke Level Siaga, Warga Diminta Tetap Tenang

Status Gunung Burni Telong Naik ke Level Siaga, Warga Diminta Tetap Tenang

December 31, 2025
Lembaga Adat Laot, Visi Poros Maritim Dunia, dan Implementasi Tak Terbantahkan

Lembaga Adat Laot, Visi Poros Maritim Dunia, dan Implementasi Tak Terbantahkan

November 29, 2022
UIN Ar-Raniry Dorong Kolaborasi Pelestarian Warisan Budaya Lewat Digitalisasi Manuskrip

UIN Ar-Raniry Dorong Kolaborasi Pelestarian Warisan Budaya Lewat Digitalisasi Manuskrip

February 8, 2026
Seedbacklink
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Iklan
  • Aset
  • Indeks Artikel

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • News
  • Biografi
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Politik
  • Reportase
  • Resensi
  • Penulis

© 2025 PT Sagoe Media Kreasi - DesingnedBy AfkariDigital.